Memiliki gigi yang putih dan bersih tentu menjadi dambaan bagi setiap orang. Namun, seiring dengan aktivitas makan dan minum yang kita lakukan setiap hari, tanpa sadar warna gigi akan mengalami perubahan menjadi lebih keruh. Bagi sebagian orang, perubahan warna gigi ini menjadi masalah tersendiri. Karena gigi yang tidak sehat terawat dapat mengurangi rasa percaya diri saat berhadapan dengan orang lain.

Diantara berbagai perawatan estetika gigi yang ditawarkan, kini bleaching gigi menjadi salah satu teknik memutihkan gigi yang sedang naik daun. Bleaching dipercaya sebagai alternatif pilihan yang lebih praktis untuk mencerahkan sekaligus memutihkan gigi. Tak heran, banyak kalang artis yang memilih perawatan ini untuk mendapatkan penampilan yang maksimal. Bagi Anda yang tertarik untuk melakukan bleaching gigi, ada baiknya Anda menyimak informasi yang telah inspirasipagi rangkum berikut ini.

Apa Sebenarnya Bleaching Gigi itu?

Bleaching sendiri diartikan sebagai teknik untuk melakukan pemutihan. Bila bleaching dilakukan pada gigi atau disebut bleaching gigi, maka artinya adalah proses atau teknik yang dilakukan secara kimiawi untuk melakukan pemutihan pada gigi agar mendekati warna gigi asli. Proses bleaching dilakukan dengan menggunakan bahan tertentu agar warna gigi menjadi lebih putih dan cerah. Pemutihan ini dilakukan pada bagian email gigi dan dilakukan dengan memberi hidrogen peroksida sebagai bahan kimia untuk memutihkan email gigi.

Biasanya daya tahan bleaching bersifat temporary alias berjangka, antara 3 sampai 6 bulan saja. Artinya, perawatan ini tidak permanen karena nantinya warna gigi bisa kembali seperti semula. Terlebih jika Anda mengonsumsi berbagai makanan atau minuman yang dapat mempengaruhi warna gigi, seperti kopi, teh, soda, makanan manis, dan makanan yang mengandung asam. Hal lain yang perlu Anda ingat yakni bleaching hanya boleh dilakukan oleh orang-orang yang memiliki gigi sempurna. Dalam artian ini, tidak ada gigi retak, berlubang dan juga terkikis.

Bagaimana Prosedur Bleaching Gigi?

Terdapat 2 jenis metode atau prosedur untuk melakukan bleaching pada gigi. Metode atau jenis yang dipilih disesuaikan dengan jenis gigi yang akan di bleaching. Masing-masing metode memiliki ukuran waktu bleaching yang berbeda. Karena itu Anda harus mengetahui terlebih dahulu apakah gigi yang akan dibleaching merupakan gigi yang vital atau non vital. Lantas, apa yang dimaksud gigi vital dan non vital itu?

Gigi vital merupakan gigi yang masih berfungsi dengan baik. Sedangkan gigi non vital merupakan gigi yang sudah mati, misalnya karena patah atau karena proses karies sehingga dapat berubah warna karena kematian jaringan pulpa. Bleaching gigi vital dapat dilakukan di rumah (home bleaching), maupun di dokter gigi (office bleaching). Namun, untuk bleaching gigi non vital, maka perawatannya harus dilakukan langsung di klinik karena butuh obat-obatan tertentu. Karena obat yang digunakan harus sesuai dengan yang anjuran dokter gigi sebagai ahli.

Meskipun bleaching gigi vital dapat dilakukan di rumah, produk bleaching-nya harus tetap dari Dokter Gigi. Pasalnya, tak sedikit orang memilih untuk membeli produk bleaching yang dijual di pasaran. Namun demi keamanan pasien, biasanya dokter gigi akan menyarankan perawatan ini tetap dilakukan di klinik gigi atau office bleaching yang dapat ditangani langsung oleh dokter gigi.

Metode office bleaching ini disebut metode yang paling cocok jika Anda menginginkan hasil yang cepat. Namun secara biaya tentu akan lebih mahal. Untuk melakukan office bleaching ini bahan yang digunakan adalah hidrogen peroksida 35% yang biasa dibantu dengan penyinaran atau dengan bantuan sinar laser.

Jenis hidrogen peroksida ini lebih aktif dan efektif daripada bahan karbamid peroksida yang biasa digunakan untuk jenis in home bleaching. Namun penggunaannya harus ditangani langsung oleh dokter gigi karena sensitifitasnya bisa menimbulkan iritasi pada jaringan lunak di sekitar gigi.

Adanya bantuan penyinaran atau laser membuat proses oksidasi menjadi lebih cepat. Oleh sebab itu proses penyelesaian bleaching dengan cara ini hanya membutuhkan waktu sekitar 2-3 jam dalam perawatannya. Sehingga hasil bleaching gigi bisa dirasakan secara langsung.

Berapa Biaya yang Diperlukan untuk Bleaching Gigi?

Harga perawatan untuk bleaching gigi sangat variatif, tergantung jenis metode yang digunakan serta hasil seperti apa yang diinginkan. Untuk harga perawatan paling murah sekitar Rp 300.000 – 400.000 Pada office bleaching, biasanya harga perawatan regular sekitar Rp 2.500.000 – Rp 3.000.000. Namun bila membutuhkan penyinaran atau penggunaan laser, biaya akan bertambah hingga mencapai Rp 4.000.000 dalam satu kali perawatan.

Baca juga informasi menarik lain:

Share this:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here