Inspirasi Desain Area Foyer dalam Rumah

 

Berasal dari bahasa Perancis, foyer merupakan area rumah yang tak banyak ditemui di Indonesia. Mungkin sebagian dari Anda masih asing jika mendengar istilah tersebut. Foyer merupakan bagian rumah yang berfungsi sebagai ruangan penghubung. Biasanya ruangan ini ditemukan pada ruang tunggu dokter dan lobbu hotel sebagai ruang tunggu sebelum masuk ke ruangan utama.

Lambat laun foyer mulai diaplikasikan pada area rumah untuk dijadikan ruang transisi. Foyer memang berasal dari karakteristik rumah negara barat, karena foyer berfungsi untuk meletakkan topi, sepatu boot, mantel dan juga payung. Sebab cuaca dingin di negara Barat membuat orang-orang membutuhkan banyak perangkat untuk keluar rumah. Selain itu, foyer juga merupakan siasat untuk pemisah antara lingkungan luar rumah dengan dalam rumah. Sehingga pemisah ini dapat menghindari udara dingin maupun panas dari luar agar tidak menembus langsung ke dalam ruangan utama pada rumah.

Saat ini foyer diadaptasi pada beberapa perumahan di Indonesia. Umumnya foyer digunakan pada perumahan kelas menengah atas, karena memiliki lahan dan ruangan yang luas. Untuk rumah yang cukup minimalis, foyer bukan menjadi hal utama. Fungsi foyer cukup digantikan dengan ruang tamu utama ataupun teras.

Semakin berkembangnya jaman, pengaplikasian foyer juga dititikberatkan pada ruangan yang memilik nilai estetika yang tinggi. Hal ini dilakukan untuk menambahkan prestise sang pemilik rumah. Maka dari itu, untuk mendekorasi foyer perlu pertimbangan dan pemikiran yang matang. Anda perlu merencanakan sejak awal agar foyer sesuai dengan kebutuhan dan manfaat yang Anda inginkan. Berikut adalah berbagai macam inspirasi desain foyer:

Foyer ala Jepang

Genkan merupakan istilah yang digunakan warga Jepang untuk menyebut foyer. Gaya ini karakteristiknya sangat khas rumah Jepang yang simpel dan tidak banyak perabotan berukuran besar. Pada umumnya, foyer ala Jepang terdapat kursi minimalis dan rak sepatu dengan dinding bermaterial kayu. Penggunaan foyer di Jepang umumnya digunakan sebagai tempat untuk penyimpanan sepatu dan menggantung mantel.

Foyer British Style

Gaya ini sering memanfaatkan banyak jendela untuk mendapatkan cahaya yang maksimal dan alami. Penggunaan warna dinding dari gaya british biasanya adalah serba putih. Aplikasikan furniture bermaterial kayu jati. Tambahkan dekorasi seperti cermin dan lampu agar memberikan kesan ruangan yang luas.

Foyer ala Southern California

Gaya California sering dikenal dengan gaya yang rustic. Gunakan material kayu untuk memberikan kesan yang alami. Tambahkan karpet panjang dengan motif untuk menambahkan kesan southern california. Tambahkan elemen dekorasi berupa tanaman, pernak pernik mungil, serta ottoman atau dipan.

Foyer bergaya Klasik

Rumah klasik umumnya menonjolkan kemewahan disetiap sudutnya. Oleh karena itu, foyer ala klasik sering memanfaatkan warna warna elegan layaknya emas, putih, silver dan merah bata. Dinding yang digunakan pun berupa wallpaper bermotif yang warnanya disesuaikan dengan ruangan. Sofa merupakan kursi yang digunakan dalam foyer bergaya klasik.

Share this:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here