Rambut yang beruban sering diidentikan dengan masalah penuaan. Munculnya uban pada umumnya disebabkan oleh penurunan produksi melanocytes yang berfungsi untuk pembentukan pigmen warna rambut. Namun ternyata uban tidak hanya tumbuh pada orang dewasa, tapi juga pada anak kecil. Kenapa bisa terjadi ya?
Berikut, inspirasipagi merangkum faktor-faktor yang menyebabkan munculnya uban pada rambut anak-anak.
1.Anak mengalami stres

Meski stres secara psikologis belum terbukti bisa menimbulkan uban pada anak, tapi kulit kepala anak yang stres akan terpapar sinar dan radiasi yang bisa menimbulkan uban. Adanya tekanan pada otak yang membuat pikiran jadi kacau juga bisa menimbulkan uban pada anak, karena otot-otot di kepala akan tegang.
2. Adanya kelainan genetik
Jika ibu atau ayah memang memiliki rambut beruban sejak muda, maka gen ibu maupun ayah dapat terbawa pada anak. Jadi jangan panik atau langsung menyimpulkan bahwa anak terserang penyakit ya, Moms.
3. Kurang vitamin B12

Peneliti menyimpulkan bahwa kekurangan vitamin B12 di tubuh anak sering memicu timbulnya uban pada rambut anak. Anak-anak yang terlalu mengikuti diet ketat juga biasanya lebih sering memiliki rambut beruban dibandingkan dengan anak yang tidak melakukan diet ketat. Selain itu, anak yang baru saja selesai menjalani operasi pada perut (usus buntu) juga biasanya kekurangan vitamin B12 yang pada akhirnya bisa menyebabkan rambut jadi beruban.
4. Gangguan medis
Kelainan masa kecil tertentu seperti neurofibromatosis, vitiligo, sindrom dan sklerosis tuberous rupanya menyebabkan hilangnya pigmentasi rambut. Vitiligo adalah kondisi kulit yang mengganggu kemampuan kulit untuk menghasilkan melanin. Sedangkan Sklerosis Tuberous atau Tuberous sclerosis adalah kondisi di mana tumor kecil berkembang di banyak anggota tubuh, seperti kulit (salah satunya kulit kepala), ginjal, otak, jantung, mata, dan paru-paru.
 
5. Salah memilih shampo
penggunaan shampo yang salah atau tidak cocok untuk anak. Bila mencurigai hal ini, segera ganti shamponya. Jika kondisi ini masih berlanjut, coba konsultasikan dengan dokter untuk pengobatannya.
Share this:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here