Bhutan, Negeri Naga Guntur di Asia Selatan

0
204

Negeri Naga Guntur? Apakah Sahabat Pagi pernah mendengarnya? Yes, itu arti dari negara Bhutan. Dikenal dengan negara paling bahagia di Asia, Bhutan memilih kebahagiaan sebagai tolak ukur kenyamanan tinggal. Hal ini juga dipengaruhi beberapa aspek juga.

Negara kecil di sebelah timur Himalaya ini, memiliki banyak rahasia unik yang sebenarnya menyedot minat wisatawan asing untuk berkunjung. Meski begitu, Bhutan nyatanya sangat ketat dalam menerima kunjungan wisatawan dari mancanegara. Hal ini disebabkan oleh upaya besar pemerintah setempat untuk menjaga budaya Bhutan agar tetap asli dan lestari.

Kenyataan di atas bukan cuma satu dari keunikan yang ada di Bhutan. Ada beberapa hal misterius dan menarik lainnya. Penasaran dengan Negeri Naga Guntur ini?

Negara dengan sistem Monarki Demokrasi

Dulunya Bhutan mengadaptasi pemerintahan monarki absolut dimana raja memegang kendali sepenuhnya atas negara. Hal ini kemudian berubah. Diawali dengan keputusan pengunduran diri dari Raja Jigme Singye Wangchuck pada 2005. Sang raja yang menyatakan akan turun takhta ingin mewujudkan keinginan lamanya. Ia ingin merevolusi sistem Monarki Absolut diganti dengan Monarki Demokrasi. Keinginan raja ini dieksekusi sangat baik oleh Raja Bhutan saat ini yaitu Jigme Khesar Namgyel Wangchuck. Beliau bertugas mengemban amanah dari sang ayah untuk mengawasi dan memastikan keberhasilan sistem baru ini.

Baca Juga: Makan Gratis di Restoran Mirai Shokudo

Hewan bebas dari kekhawatiran akan dibunuh

Ada hukum ketat di Bhutan yang tidak memperbolehkan pembunuhan hewan dalam bentuk apapun. Ini erat hubungannya dengan masyarakat Bhutan yang mayoritas beragama Buddha. Walaupun vegetarian banyak digalakkan di Bhutan, masyarakat di sana masih gemar mengonsumsi daging dan makanan laut. Tapi mereka mendapatkan makanan tersebut dari India. Jadi, hukum untuk tidak membunuh hewan masih tetap terjaga dengan baik.

Gunung yang tidak bisa dijangkau

Gunung-gunung di Bhutan berpredikat unclimbed mountains alias tidak bisa didaki. Salah satu gunung terkenal dengan predikat ini adalah Gangkhar Puensum. Masyarakat Bhutan percaya bahwa tingginya gunung-gunung di Bhutan memiliki kekuatan mistis. Saat seseorang berusaha untuk menaklukan gunung tersebut dengan pendakian, dipercaya bisa mendatangkan malapetaka karena membuat murka Tuhan. Oleh karena itu, pendakian di Bhutan hanya diizinkan maksimal dengan ketinggian 6000 meter.

Negara tunggal dengan kadar karbon dioksida negatif

Terdapat sekitar 60-70% pohon atau menguasai lebih dari dua per tiga wilayah negara. Bhutan juga berusaha keras untuk menjaga wilayah hutan memiliki persentase tidak dibawah 60%. Ini secuil dari sekian banyak sebab mengapa Bhutan bisa menyandang gelar negara dengan karbon dioksida negatif. Dinyatakan juga bahwa Bhutan lebih banyak mengkonsumsi karbon dioksida dibanding menghasilkannya. Waduh, keren nggak tuh, Sahabat Pagi?

Gimana dengan beberapa hal unik tentang Bhutan di atas? Mulai dari tatanan negara, makanan, budaya, hingga norma sehari-hari seakan tidak ada habis-habisnya untuk dibahas. Bhutan yang tetap kukuh dalam menjaga kealamian negaranya memang patut diacungi jempol oleh kita. Jadi, Sahabat Pagi siap melancong ke Bhutan?

loading...