Microsoft Resmi Tutup Layanan Groove Music

0
86

Salah satu aplikasi streaming musik menutup layanannya pada awal tahun 2018 ini. Groove Music, aplikasi besutan raksasa teknologi Microsoft, resmi menghentikan pelayanan mereka pada 2 Januari lalu. Bagi pecinta musik, Groove Music terdengar asing dan kalah pamor jika dibandingkan dengan pesaing mereka seperti Spotify ataupun Joox. Namun, nyatanya layanan berbasis online itu telah ada sejak Juli 2015 bersamaan dengan hadirnya Windows 10.

Setelah lebih dari dua tahun mengelola layanan musik online tersebut, Microsoft akhirnya membuat keputusan untuk “membunuh” Groove Music. Pengumuman dimatikannya layanan Groove Music sejatinya telah disuarakan oleh perusahaan yang bermarkas di Redmond, Amerika Serikat, tersebut sejak 2 Oktober 2017. Melalui situs resmi mereka, Microsoft mulai memberlakukan penonaktifan layanan pada 1 Januari 2018. Sebagai gantinya, pelanggan Music Groove diarahkan untuk menikmati layanan streaming milik pesaing mereka, yakni Spotify.

Dipilihnya Spotify sebagai opsi bagi pelanggan bukan tanpa sebab. Microsoft telah menjalin kerjasama dengan layanan musik online itu sejak tahun lalu. Hal ini juga sekaligus menjawab masukan dari pengguna untuk mendapatkan layanan yang lebih baik. Dikutip dari CNNIndonesia.com (3/1), Alasan disudahinya masa hidup Groove Music diduga karena kalah bersaing dengan layanan musik sejenis, termasuk Spotify. Padahal, Groove Music memiliki beberapa fitur yang digadang – gadang dapat menarik minat lebih banyak pecinta musik.

Selain fitur mendengarkan maupun mendownload lagu dengan cara membeli, Groove Music juga memungkinkan pengguna untuk memutar video musik musisi favorit. Dikutip dari Windows Central, fitur – fitur lain seperti Radio, Explore dan Recommended juga dihilangkan. Tetapi, bagi pengguna layanan tersebut masih dapat menikmati fitur pemutaran musik secara lokal melalui akun OneDrive serta lagu – lagu yang disimpan pada PC maupun perangkat lain.

Selain menyarankan untuk bermigrasi ke Spotify, Microsoft juga menfasilitasi penggunanya untuk berlangganan Spotify Premium selama 60 hari serta memberikan akses untuk memindahkan playlist dan koleksi lagu. Tak hanya itu, Microsoft juga mengembalikan biaya berlangganan kepada pengguna langsung ke rekening kartu kredit atau debit milik pengguna atau memberikan gift card yang dapat digunakan untuk bertransaksi di Microsoft Store.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here