Jerome Polin, Inspirasi Anak Muda

0
105
Instagram @jeromepolin
Instagram @jeromepolin

Jerome Polin pemilik Chanel YouTube Nihongo Mantappu menarik perhatian milenial dengan prestasi yang diraihnya.

Kebanyakan kontennya menyajikan aktivitas menarik seperti kehidupan akademis dan sosial seorang mahasiswa menuntut ilmu di negeri sakura. Dia merupakan mahasiswa Universitas Waseda jurusan Matematika Terapan. Pria kelahiran Surabaya ini melanjutkan pendidikan dengan mendapatkan beasiswa penuh dari Mitsui Bussan.

Baca juga: Mencoba Thrift Shop, Cara Lain Belanja Pakaian Tanpa Boros

Akun “Nihongo Mantappu” mempunyai 1.800.000 subcriber sejak bergabung satu tahun lalu. Melalui unggahan di akun Instagramnya, Jerome mengatakan kalau dia menyukai matematika. Kecerdasan dalam memahami dan mengurai soal-soal sulit matematika kerap membawanya memenangkan Olimpiade Matematika sejak SMA. Kemampuan di bidang matematika sudah terbukti dengan beragam penghargaan yang didapatkan.

Setelah menamatkan studi di SMA 5 Surabaya, Jerome Polin sebenarnya sudah diterima di Universitas Teknologi Nanyang Singapura, yang sudah lama menjadi targetnya. Tapi harapannya pupus setelah mengetahui tidak menerima beasiswa penuh dari kampus tersebut. Jerome berusaha mencari informasi beasiswa penuh untuk mahasiswa Indonesia. Akhirnya, dia menempuh pendidikan S1 Matematika Terapan di Universitas Waseda Jepang.

Selain pintar di bidang akademik, Jerome berbakat di bidang lainnya. Misal main basket, sepak bola, bermain musik, bahkan menyanyi. Pria berkelahiran Surabaya mampu menarik perhatian remaja melalui unggahannya di instagram @jeromepolin. Sebelum membuat konten di YouTube, Jerome dan kakaknya lebih sering membagikan pengetahuannya melalui Offcial Line Account disebut QnA. Popularitasnya semakin meningkat berkat interaktif yang sering dilakukan di media sosial.

Baca juga: Begini Celebration Para YouTuber Ketika Mendapatkan 1 Juta Subscriber!

Di balik kesuksesannya, dia ingin menerapkan sistem pendidikan Jepang di Indonesia. Menurutnya pendidikan di Indonesia dan Jepang berbeda jauh, terutama dari sumber dayanya. Oleh karena itu, dia ingin mengubah dan memajukan sistem pendidikan di Indonesia agar sumber dayanya juga lebih berkualitas. 

Bulan Agustus kemarin Jerome sukses meluncurkan buku Mantappu Jiwa. “Mantappu Jiwa” terjual sebanyak 2.000 eksemplar selama 7 menit masa penjualan pre order. Sebanyak 1.000 kopi terjual selama 5 menit, sisanya di 2 menit berikutnya. Buku ini tidak hanya menceritakan perjalanan hidup, Jerome juga menyelipkan soal-soal matematika untuk dikerjakan pembacanya. “Manttapu Jiwa “ lebih menarik dengan kalimat-kalimat inspiratif agar pembaca tergugah untuk mengejar mimpi mereka.

loading...