Morgan’s Wonderland : Terinspirasi dari Anaknya, Seorang Ayah Bangun Sebuah Taman Bermain

0
162

Morgan’s Wonderland – Siapa anak-anak yang tidak senang apabila diajak bermain di sebuah taman bermain? Pastinya mereka akan merasa sedang berada di surga dunia. Tapi bagaimana jika mereka merasa sedih ketika sedang bermain? Hal itulah yang dirasakan oleh Morgan, seorang anak penyandang disabilitas dari Texas, Amerika Serikat.

Gordon Hartman, Ayah Morgan, bercerita tentang Morgan ketika masih berusia 12 tahun. Pada liburan keluarga waktu itu, Morgan bermain di sebuah kolam renang. Morgan mencoba untuk bermain bersama anak-anak lainnya, tapi sayangnya bukannya bermain mereka malah menjauhi Morgan dan keluar dari kolam renang. Melihat kejadian tersebut, tentu saja Gordon merasa sedih. Tetapi Gordon berpikir bahwa mungkin anak-anak itu tidak tahu bagaimana harus berinteraksi dengan Morgan. Hal itu dikarenakan Morgan memiliki pemahaman kognitif seperti anak berusia lima tahun dan menyandang autisme.

Gordon tidak mau melihat kejadian menyedihkan itu lagi. Belajar dari pengalaman tersebut, Gordon bersama istrinya bertanya kepada orang tua lain dimana mereka harus membawa Morgan agar dapat berinteraksi dengan nyaman. Akan tetapi mereka belum pernah menemukan tempat seperti itu.

Hal itulah kemudian yang memotivasi Gordon untuk membuat sebuah taman bermain pada tahun 2007. Gordon menjual bisnis propertinya pada tahun 2005 untuk mendirikan The Gordon Hartman Family Foundation, sebuah organisasi yang tidak mengambil keuntungan untuk membantu para penyandang cacat. Kemudian dia membangun sebuah taman bermain yang setiap orang dengan atau tanpa kebutuhan khusus dapat bermain dan melakukan apa saja disana.

Dalam membangun taman bermain tersebut, Gordon melibatkan dokter, terapis, arsitek, orang tua, dan orang lain dengan atau tanpa kebutuhan khusus untuk berkonsultasi tentang fasilitas yang ada dalam taman bermain nantinya. Taman bermain tersebut dibangun di atas lahan bekas penambangan seluas 25 hektare di San Antonio, Texas. Pembangunan taman bermain, yang diberi nama Morgan’s Wonderland itu menghabiskan biaya sebesar $34 juta atau Rp. 452 miliar dan resmi dibuka pada tahun 2010.

Wahana-wahana yang ada di Morgan’s Wonderland pun tentu saja dirancang khusus agar anak-anak difabel dapat bermain dengan nyaman disana. Seperti kincir bianglala, komedi putar, juga ada ayunan yang bisa dinaiki oleh kursi roda. Tahun ini (2017, red.) Morgan’s Wonderland diperluas karena dibuka sebuah taman rekreasi air yang diberi nama Inspiration Island. Hal itu dikarenakan selama bulan Juli, pengunjung mengalami penurunan karena kursi-kursi di wahana kepanasan, sehingga dibuatlah taman rekreasi air di sebelahnya. Taman rekreasi air ini dilengkapi dengan pemandian air hangat yang dapat membantu pengunjung dengan masalah otot, dan ada juga kursi-kursi motor tahan air, serta perahu yang meluncur di sungai.

Saat ini Morgan sudah berumur 23 tahun, walaupun begitu dirinya masih suka datang ke taman bermain. Ketika berada di taman bermain, Morgan sangat senang bermain ayunan dan bermain di pasir. Dengan diadakannya taman bermain ini, tentu saja anak-anak dengan atau tanpa disabilitas, selain dapat bermain dengan nyaman, mereka pun setidaknya juga dapat belajar memahami bagaimana harus berinteraksi satu sama lain. Walaupun mungkin Morgan tidak menyadarinya, tetapi dengan adanya Morgan’s Wonderland ini, dirinya sudah memberikan inspirasi bagi orang lain.

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.