Rhesus Darah, Yuk Segera kenali Golongan Darahmu

0
27
rhesus darah
Source : https://google.co.id/

Rhesus Darah, Yuk Segera kenali Golongan Darahmu – Pada umumnya golongan darah biasa dikenal dengan sistem ABO. Namun, jarang sekali orang yang mengenal golongan darah Rhesus positif dan negatif. Pada sistem golongan darah ABO, golongan darah terbagi menjadi empat macam : A, B, AB, dan O, sedangkan dalam sistem Rhesus, golongan darah terbagi menjadi dua yaitu Rhesus positif dan negatif. Kedua sistem penggolongan darah tersebuh berbeda satu sama lain. Lalu, sebenarnya apa sih Rhesus darah itu? Simak penjelasannya.

Apa itu Rhesus Darah?

Rhesus merupakan protein (antigen) yang terdapat dapa permukaan sel darah merah. Sistem penggolongan berdasarkan Rhesus ini ditemukan oleh Landsteiner dan Wiener pada tahun 1940. Nama Rhesus diambil dari salah satu nama spesies kera yang banyak dijumpai di India dan Cina. Landsteiner dan Wiener melakukan riset menggunakan darah kera Rhesus (Macaca mulatta).

Mengenali rhesus khususnya rhesus negatif menjadi begitu penting karena di dunia ini hanya sedikit orang yang memiliki rhesus negatif. Menurut data Biro Pusat Statistik 2010, hanya kurang dari satu persen penduduk Indonesia, atau sekitar 1,2 juta orang yang memiliki rhesus negatif. Dan presentase jumlah pemilik rhesus negatif berbeda-beda antar kelompok ras. Pada ras bule (seperti warga Eropa, Amerika, dan Australia), jumlah pemilik rhesus negatif sekitar 15 – 18%. Sedangkan pada ras Asia, persentase pemilik rhesus negatif jauh lebih kecil. Karena terbilang langka, maka jumlah pendonor pun juga ikut langka apabila memerlukan donor darah.

Pada sistem Rhesus terdapat aturan khusus dalam urusan sumbang-terima darah. Pemilik rhesus negatif tidak boleh ditransfusi dengan darah rhesus positif. Hal ini dikarenakan sistem pertahanan tubuh dari reseptor (penerima donor) akan menganggap darah (rhesus positif) dari pendonor itu sebagai “benda asing” yang perlu dilawan seperti virus atau bakteri. Jika hal ini terjadi maka akan berakibat fatal karena antirhesus ini akan menyerang dan memecah sel-sel darah merah dari donor, sehingga ginjal harus bekerja keras mengeluarkan sisa pemecahan sel-sel darah merah itu. Kondisi ini justru akan membuat kondisi reseptor menjadi lebih parah.

Itulah penjelasan mengenai Rhesus darah. Jadi apa Rhesus darahmu? Segera kenali dengan melakukan pemeriksaan pada laboratorium atau Unit Transfusi Darah PMI setempat. Semoga bermanfaat.

Baca juga artikel inspiratif lainnya:

loading...