Review Scary Stories To Tell In The Dark: Ekspektasi dan Realita Berbeda

0
78
scary stories to tell in the dark

Mendengar nama Guillermo del Toro pasti yang dipikirkan pertama kali adalah karya-karya luarbiasanya seperti Pan’s Labyrinth (2006), Hellboy (2004), dan The Shape Of Water (2017). Di film ini Guillermo del Toro juga mengambil kesempatan untuk menciptakan monster dan hantu mengerikan. Selain itu Pada film Scary Stories To Tell In The Dark ini André Øvredal yang pernah membuat The Autopsy of Jane Doe (2016) akan bertugas sebagai sutradara.

Scary Stories To Tell In The Dark dibuat berdasarkan buku anak-anak yang pernah terbit pada 1980-an. Buku itu ditulis oleh Alvin Schwartz dan di ilustrasikan oleh Stephen Gammell yang sering membuat buku-buku dengan gambar menggemaskan untuk anak-anak pada masa itu.

Baca Juga : Gala Premier Film Perburuan Membawa Antusias

Sinopsis Scary Stories To Tell In The Dark :

Di bintangi Zoe Margaret Colleti (Stella Nicholls), Michael Garza (Ramón Morales), serta aktor aktris muda berbakat lainnya ini berkisah tentang para remaja di sebuah kota kecil di Amerika Serikat pada tahun 1968. Beberapa remaja di malam Halloween memberanikan diri mereka memasuki rumah angker dan kemudian menemukan sebuah buku tua milik seorang perempuan yang pernah tinggal disana. Setelah menemukan buku tersebut kejadian-kejadian mengerikan mulai terjadi pada mereka dan kisah kelam kota tersebut mulai terbongkar.

Baca Juga : Kuliner Khas Korea Selatan yang Wajib untuk Dicoba!

Review Scary Stories To Tell In The Dark :

Monster-monster yang ditampilkan dalam film ini tampak sangat real dan mengganggu. Di tambah lagi beberapa adegan gore dengan rating 17+ yang disajikan berhasil membuat jijik para penonton yang menyaksikan film ini.

Salah satu yang kurang dalam film ini adalah ketegangannya, di awal penonton di buat seakan film ini akan sangat menegangkan hingga akhir. Sayangnya di pertengahan film Scary Stories To Tell In The Dark tidak berhasil menjaga ketegangan tersebut tetap stabil. Disini rasa takut penonton akan apa yang terjadi selanjutnya seakan di buat naik turun tidak tentu dan pada akhirnya akan berakhir dengan sangat datar.

Salah satu adegan dalam film ada yang tampaknya berhasil membuat penonton gemas, ketakutan, dan penasaran dengan apa yang akan terjadi. Itu adalah salah satu adegan yang kurang lebih sangat baik dalam membuat rasa takut penonton berkecamuk sepanjang adegan tersebut. Sejauh ini itu adalah adegan paling menegangkan dalam film Scary Stories To Tell In The Dark.

Sebenarnya André Øvredal menempatkan tiap adegan dengan sangat baik walau memang terkesan sangat klise layaknya film horor pada umumnya. Namun hebatnya penempatan jump scare dalam film ini berhasil membuat semua orang terkejut dan menutup mata.

Baca Juga : Bisnis Komunitas, Bisnis Wanita Masa Kini

loading...