Danish Red, Sapi Perah Penghasil Protein Susu yang Tinggi

0
215
Danish Red Cattle

Sering kita dengar jika jenis Friesian Holstein asal Belanda yang menghasilkan produksi susu terbanyak, namun jenis sapi perah Danish Red juga memiliki protein susu yang lebih tinggi. Jenis sapi ini berasal dari benua Eropa, yakni Denmark. Eropa sendiri banyak mengembangbiakkan sapi serta mamalia lain seperti domba, babi, dan lembu.

Danish Red atau sering disebut dengan Red Dane, adalah sapi yang berasal serta dikembangbiakkan di wilayah Eropa bagian utara. Sekitar 45.000 lebih ekor sapi perah nantinya akan diambil dagingnya saat sudah melewati masa laktasi atau sudah tidak bisa menghasilkan susu.

Baca Juga: Mengunjungi Berbagai Cafe Hewan Peliharaan Di Kota Tokyo

Red Dane kini sudah banyak diekspor ke beragai negara karena kualitasnya yang baik. Selain itu, untuk meningkatkan kualitas sapi lokal yakni melalui sistem kawin silang. Banyak jenis sapi perah hasil persilangan Red Dane ini di antaranya adalah Estonian Red, Latvian Red, Russian Red, dan banyak lainnya dengan memakai nama lokal asal negara sapi perah.

© AgriFarming : Sapi jenis Red Shindi

Warna merah yang Danish Red ini membuat semakin dikenal dan dikawinsilangkan dengan beberapa jenis sapi lokal di wilayah iklim tropis. Red Sindhi dan Butana merupakan contoh jenis sapi hasi persilangan Red Dane dengan sapi lokal iklim tropis. Sapi-sapi tersebut  telah dikenal dengan sapi perah penghasil susu dengan jumlah terbanyak. Baik dalam kandungan lemak atau protein susu yang tinggi. Pastinya lebih tinggi ketimbang lemak dan protein susu yang dihasilkan oleh sapi Friesian Holstein.

Apakah Danish Red lebih unggul dari Friesien Holstein?

Baik Red Dane dan Friesien Holstein sama-sama jenis sapi perah dengan khasnya masing-masing. Terdapat beberapa keunggulan Red Dane yang tak dijumpai pada jenis sapi perah lain. Apa saja?

Usia lebih panjang

Red Dane memiliki usia serta harapan hidup lebih panjang ketimbang jenis sapi perah jenis lain. Ini juga akan membantu menaikkan jumalah produkse susu yang dihasilkan.

Tinggi Protein dan Lemak

Sapi Danish Red ini mampu menghasilkan susu dengan protein dan lemak mentega yang lebih tinggi dari sapi jenis lain.

Kebal dari penyakit

Sistem kekebalan tubuh Red Dane ini juga lebih baik dari jenis sapi lain, sehingga tidak mudah terserang penyakit.

Fertilitas Tinggi

Tak hanya produksi susu yang berlimpah, Red Dane memiliki tingkat fertilitas atau kesuburan yang tinggi sehingga tak memerlukan waktu yang lama untuk beranak dan melewati masa-masa laktasi. Kondisi ini biasanya kurang dari 13 bulan.

Berat tubuh yang besar

Seekor sapi Red Dane betina bisa mencapai 660 kg, sedangkan untuk sapi jantan bisa mencapai 1 ton. Hal ini juga mempengaruhi bobot anak sapi. Berat sapi Red Dane saat dilahirkan biasanya antara 36 kg sampai 40 kg dengan kenaikan berat badan rata-rata tiap harinya sekitar 1,4 kg.

Semoga informasi sapi perah Red Dane asal Denmark ini menambah wawasan Sahabat Pagi ya. Kalau dapat susu dari Red Dane ini enak dimasak apa nih, Sahabat Pagi?

loading...