Kopi Manual Brew, kian diminati penikmat kopi

0
297
Kopi Manual Brew
Pour Over Source : https://google.co.id/

Kopi Manual Brew, kian dimininati penikmat kopi – Semakin meningkatnya peminat kopi manual brew bukanlah tanpa alasan. Selain banyaknya ragam biji kopi dan teknik penyeduhannya, rasanya pun juga terbilang lebih nikmat dibandingkan dengan kopi sachet. Semakin meningkatnya peminat dari kopi manual brew membuat coffeeshop atau kedai kopi menjadi ramai pengunjung meski harga secangkir kopinya yang lebih mahal dibandingkan dengan harga kopi sachet di warung kopi. Lalu, apa alasan kopi manual brew kian banyak peminat? Berikut penjelasannya.

Konsep coffeeshop / kedai kopi yang unik

Kopi Manual Brew
Coffeeshop
Source :
https://google.co.id/

Selain menyajikan rasa kopi yang nikmat, pelaku usaha coffeeshop tentu memperhatikan konsep dari tempat ngopi tersebut. biasanya coffeeshop mengambil tema vintage pada dekorasi ruangannya, itulah mengapa banyak pengunjung datang yang ingin menikmati rasa kopi dan dekorasi unik pada coffeeshop tersebut.

Ragam biji kopi

Kopi Manual Brew
Biji Kopi
Source :
https://google.co.id/

Kopi manual brew identik dengan ragam biji kopi serta teknik penyeduhannya. Mulai dari biji kopi lokal hingga impor masing-masing memiliki karakter rasa yang berbeda. Seperti biji kopi arabika bali kintamani yang identik dengan rasa asam dan biji kopi dampit yang memiliki karakter rasa pahit yang kuat. Masing-masing penikmat kopi tentu memiliki biji kopi idolanya.

Teknik penyeduhan

Kopi Manual Brew
Pour Over
Source :
https://google.co.id/

Selain biji kopi yang beragam, teknik penyeduhan pada kopi manual brew juga sangat beragam. Penikmat kopi bisa memilih teknik penyeduhan apa yang akan digunakan oleh barista. Tentunya masing-masing teknik penyeduhan dibutuhkan keahlian serta memiliki keunggulan tersendiri. Seperti teknik Pour over yang terdiri dari Flat bottom, Vietnam drip, V60, Chemex dan lain-lain. Sebagai contoh rasa kopi yang dihasilkan Flat bottom cenderung lebih pekat dan tidak ada ampas karena menggunakan filter. Namun, hal tersebut juga tergantung pada suhu air yang digunakan dan keahlian dari barista.

Itulah beberapa alasan mengapa kopi manual brew kian banyak peminatnya. Bagi peminat kopi manual brew tentu punya tempat ngopi, biji kopi serta teknik penyeduhan favoritnya. Anda berminat untuk mencobanya?

Baca juga artikel inspiratif lainnya:

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.