Review : ‘Ant-Man and The Wasp’ Bawa Film Keluarga ke Level Baru

0
198
Review : 'Ant-Man and The Wasp' Bawa Film Keluarga ke Level Baru

Ant-Man and The Wasp serempak rilis di seluruh bioskop Indonesia kemarin (4/6). Masih dengan “hangover” setelah film Avengers : Infinity War bulan April lalu, penonton dibuat penasaran tentang kemana perginya Ant-Man. Baiklah, tanpa perlu basa basi lagi, inilah review dari ‘Ant-Man and The Wasp‘ bawa film keluarga ke level baru.

Review : 'Ant-Man and The Wasp' Bawa Film Keluarga ke Level Baru
poster teatrikal Ant-Man. Sumber : Disney/Marvel

Kalian masih ingat film Captain America : Civil War yang tayang di bulan April 2016 lalu? Nah, cerita film ini akan bersambung dari sana. Scott Lang (Paul Rudd) atau si Ant-Man menjadi tahanan rumah selama dua tahun karena bergabung dengan Captain America dalam kubu yang menolak campur tangan pemerintah untuk mengurus para Avengers dalam menyelamatkan dunia.

Review : 'Ant-Man and The Wasp' Bawa Film Keluarga ke Level Baru
Ant-man. Sumber : Marvel/Disney

Selain itu, rahasia teknologi Hank Pym (Michael Douglas) sudah terkuak oleh pemerintah dan membuat ia serta anaknya, Hope Van Dyne atau Wasp (Evangeline Lilly), harus sembunyi untuk tetap merahasiakan semuanya; termasuk proyek baru mereka untuk menyelamatkan sang ibu, Janet Van Dyne (Michelle Pfeiffer) dari Quantum Realm. Scott harus membayar apa yang telah ia lakukan dengan berperang di Jerman bersama Captain America tanpa sepengetahuan Pym dan Hope : ia harus ikut membantu Hope dalam proyek menyelamatkan Janet Van Dyne. Petualangan Scott untuk ikut proyek tersebut secara sembunyi-sembunyi telah dimulai. Namun, ia harus tetap berhadapan dengan Ghost (Hannah John-Kamen) yang ingin merebut lab dari tangan mereka agar mengembalikannya ke kuantum normal.

Review : 'Ant-Man and The Wasp' Bawa Film Keluarga ke Level Baru
Hope Van Dyne serta bapaknya, Hank Pym. Sumber : Marvel/Disney

Terdengar cukup simpel, memang. Namun, film ini pas sekali untuk ditonton bersama keluarga. Film ini mengingatkan kita saat semasa kecil dulu yang sangat menyukai superhero dari komik dan bermain dengan sang Ayah, seperti Cassie Lang dan Scott Lang. Film ini dibuka dari petualangan mereka di rumah yang begitu seru.

Review : 'Ant-Man and The Wasp' Bawa Film Keluarga ke Level Baru
Cassie Lang, anak Scott Lang yang sangat mengidolakan bapaknya sebagai Ant-Man. Sumber : Marvel/Disney

Tak hanya itu, film ini juga menyuguhkan keberdayaan perempuan. Lagi. Setelah film Black Panther dimana para perempuan mampu bertarung namun porsi tampil masih kurang, di film ini, Hope Van Dyne memiliki porsi tampil yang banyak. Malahan, kalau tidak ada dia, semua misi Hank Pym tidak berjalan lancar. Hope memiliki otak yang sangat cerdas dan mampu bertarung dengan seragam Wasp-nya. Film ini menjadi jawaban untuk anak-anak serta para perempuan yang merindukan pahlawan wanita.

Kehadiran Janet Van Dyne juga ikut mewarnai keberdayaan perempuan di film ini. Janet, tak hanya bertugas untuk menjadi seorang ibu, ia juga membantu menyelamatkan dunia, dan memberikan jawaban untuk proyek penyelamatan untuk dirinya.

Review : 'Ant-Man and The Wasp' Bawa Film Keluarga ke Level Baru
Ghost, villain dari perspektif baru. Sumber : Marvel/Disney

Villain perempuan, Ghost, juga memberikan perspektif baru. Malah menurut saya, Ghost, atau Ava, tidak bisa dibilang Villain. Ia menuntut haknya untuk mengembalikannya menjadi normal. Bahkan, dengan adanya Bill Foster (Laurence Fishburne) yang awalnya merupakan partner lab Hank Pym, Ghost menjadi sangat-sangat grounded dan down to earth – menggeser stereotipe villain yang terus mengejar apa yang mereka inginkan tanpa mendengarkan saran orang lain.

Nilai plus untuk film ini juga diberikan pada efek-efek film dimana size doesn’t matter, in literally speaking – segala hal yang kita anggap remeh. Setiap frame film, baik menjadi besar atau menyusut menjadi kecil, efek tersebut sangat-sangat detil dan sukses memberikan experience bahwa kita tengah membaca komik di layar lebar.

Review : 'Ant-Man and The Wasp' Bawa Film Keluarga ke Level Baru
Ant-Man dan The Wasp. Sumber : Marvel/Disney

Humor yang ditawarkan oleh kehadiran teman-teman lama Scott, Luis (Michael Peña) dan pegawai barunya yang tengah membangun perusahaan peralatan keamanan baru bersama Scott, sangatlah segar. Film ini memberikan momen yang pas untuk film keluarga, menyingkirkan sejenak film young adult yang terlalu banyak dan menawarkan cerita cinta dari berbagai bentuk.

Nah, bagaimana menurut kamu? Film ini pas banget kalau kamu perlu “weekend getaway”, seperti menemani Scott berpetualang di luar rumah, loh!

Oh ya, jangan pulang dulu setelah film selesai – ada satu surprise yang “nyambung” sama film Avengers : Infinity War, dan bisa jadi jawaban kamu kenapa Ant-Man tidak ada saat peperangan tersebut. Setelah credit selesai, mending kamu pulang aja, deh. Dijamin nyesel nungguin lama-lama demi itu hehehe. Selamat menonton!

 

Baca juga :

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.