Data Antemortem dan Postmortem, Berikut Pengertiannya.

0
5493
data antemortem dan postmortem

Data Antemortem dan Postmortem, Berikut Pengertiannya – Beberapa waktu lalu kita dikejutkan dengan adanya peristiwa kecelakaan pesawat Lion Air yang jatuh di perairan Karawang. Saat ditemukannya beberapa korban dari peristiwa tersebut, kita sering kali mendengar kata data Antemortem dan Postmortem pada pemberitaan televisi maupun media lain.

Beberapa dari kita mungkin belum mengetahui apa pengertian dari Antemortem dan Postmortem. Kedua kata tersebut saling berkaitan dalam proses identifikasi korban.

Antemortem merupakan data-data fisik khas korban sebelum meninggal. Mulai dari pakaian atau aksesoris yang terakhir kali dikenakan, barang bawaan, tanda lahir, tato, bekas luka, cacat tubuh, foto diri, berat dan tinggi badan, serta sampel DNA.

Data-data tersebut biasanya diperoleh dari keluarga, kerabat dekat, maupun instansi yang terkait dengan korban semasa hidup.

Misalkan pihak keluarga memberikan data fisik korban, menyebutkan usia, warna kulit, ciri fisik seperti sidik jari, tanda lahir atau susunan gigi berdasarkan data dari dokter gigi jika yang bersangkutan pernah melakukan pemeriksaan gigi dan lain-lain.

Lalu tahap berikutnya data-data tersebut akan dibandingkan dengan data Postmortem. Apa itu data Postmortem?

Postmortem merupakan data-data fisik yang diperoleh melalui identifikasi pada korban yang ditemukan. Seperti sidik jari, golongan darah, konstruksi gigi dan foto diri korban pada saat ditemukan lengkap dengan barang-barang yang melekat di tubuhnya dan sekitarnya, bahkan termasuk isi kantong pakaiannya.

Selain foto diri yang detail, juga ada foto rontgen. Ini untuk mengetahui apakah ada ciri khusus berupa pen penyambung tulang serta susunan gigi geligi korban. Ciri fisik yang spesifik akan sangat membantu identifikasi korban.

Apabila data yang dibandingkan ternyata tidak cocok maka identifikasi dianggap negatif dan data Postmortem jenazah tetap disimpan sampai ditemukan data Antemortem yang sesuai.

Namun, apabila data terbukti cocok maka identifikasi dikatakan positif dan jenazah korban dapat diserahkan kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan.

Itulah pengertian dari data Antemortem dan Postmortem.

Baca Juga Artikel Inspiratif Lainnya :

 

loading...