Mengajari Anak untuk Bekata Jujur

0
208

Pernahkan anak Anda berbohong? Apakah Anda mulai khawatir dengan kebiasaan tersebut? Jika iya, inilah saatnya Anda mulai mengajari anak untuk berkata jujur.

Apa sih pentingnya kejujuran? Bagi anak kejujuran membuat mereka mudah di percaya orang lain. Kejujuran membuat anak lebih percaya diri karena tidak ada yang perlu ia sembunyikan dari siapapun.

Mungkinkah untuk mengajarkan pada anak yang sudah sering berbohong? Tentu saja. Tidak ada kata terlambat untuk berusaha. Mengajari anak untuk berkata jujur tidaklah sulit asal para orangtua sabar melakukannya.

Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan orangtua mengajari anak untuk berkata jujur:

  1. Orangtua harus belajar menepati janji

Terkadang untuk menghibur anak yang merengek meminta mainan di mall, orangtua kerap berkata “nanti akan dibelikan.” Anak percaya dan berhenti menangis. Tapi sayangnya, orangtua tidak kunjung membelikan mainan yang telah dijanjikan. Dari situ anak belajar bahwa kebohongan sah saja dilakukan karena orangtua melakukannya juga.

  1. Beri tahu anak pentingnya nilai kejujuran dalam keluarga

Terkadang anak-anak belum paham apa sih pentingnya berkata jujur pada orang lain khususnya orangtua. Disitulah peran orangtua memberi tahu apa saja manfaat berkata jujur kepada orangtua, saudara, kakek nenek dan sanak keluarga. Orangtua bisa memberikan contoh cerita bahaya berkata bohong.

  1. Jangan menghukum anak yang mengakui kesalahannya

Untuk berkata jujur memerlukan keberanian dan ketulusan. Ketika anak Anda mengakui kesalahannya, sebaiknya orangtua tidak malah menghukum. Pemberian hukuman membuat anak trauma dan menganggap tidak ada untungnya bagi mereka mengakui perbuatannya.

  1. Bangun komunikasi antara orangtua dan anak

Jika setiap hari orangtua mengajak berkomunikasi, tentu anak akan merasa aman, dihargai dan percaya. Rasa inilah yang akan membawa anak terbuka menceritakan isi hati, perbuatan dan perkataan mereka.

Kunci sukses mengajari anak untuk berkata jujur sebenarnya ada di tangan orangtua. Mengapa? Karena pada dasarnya anak meniru apa yang dilakukan orang terdekat mereka. Ingat, anak menjadikan orangtuanya sebagai role model. Orangtua yang membiasakan diri jujur baik dari perkataan maupun perbuatan pasti akan memiliki anak yang jujur.

Baca juga:

4 Trik Mudah Agar Anak Gemar Membaca
Kenali Penyebab Munculnya Uban pada Anak
Pahami 3 Tipe Belajar Sang Buah Hati
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.