Ragam Kebaya di Indonesia

0
114

Sahabat Pagi tentunya suka mengenakan kebaya untuk ke acara-acara formal. Tak hanya karena tampak anggun saat dikenakan dengan batik, juga tampak terlihat klasik serta tradisional, Kebaya merupakan harta karun Indonesia. Kebaya memang terlihat identik dengan bahan brokat, namun tahukah Sahabat Pagi bahwa terdapat banyak macam Kebaya? Berikut adalah ragam kebaya di Indonesia!

 

Kebaya sebenarnya melewati sejarah yang sangat panjang. Tak hanya itu, kebaya juga memiliki filosofi tersendiri.

 

Kebaya Kartini

ragam kebaya
Kebaya Kartini. Sumber : Damn! I Love Indonesia

Seperti namanya, kebaya ini menjadi populer karena pahlawan kita, ibu R.A. Kartini tampak sering mengenakan kebaya jenis ini. Kebaya ini memiliki ciri khas dengan kerah setali hingga ke bawah, dan bagian bawah dari depan hingga ke belakang memiliki panjang yang sama, atau rata. Kebaya ini biasanya dihiasi dengan karpatu mulai dari bagian leher melalui dada hingga tepi bagian bawah.

 

Baca juga : Kebaya dan Batik: Hati-Hati, Ada Pakemnya, loh!

 

Kebaya Nyonya

ragam kebaya

Berawal dari istilah “Nyonya” yang berarti wanita Malaysia yang menikah dengan laki-laki berdarah Cina di Malaysia. Biasanya, kebaya ini dipakai oleh mereka. Kebaya ini awalnya merupakan baju panjang yang berasal dari Sumatera lalu berkembang karena terpengaruh oleh kebaya Jawa, kebaya ini berubah dengan kerah setali berbentuk garis leher V. Kebaya ini berlengan panjang dan tidak terlalu lebar di bagian pergelangan tangan.

 

Baca juga: Avengers 4 Trailer : Siap-siap buat Kehilangan dan Ketemu Karakter Ini!

 

 

Kebaya Kutubaru

ragam kebaya
Kebaya Kutubaru modern. Sumber : Zalora

Kebaya yang kini tengah populer ini sebenarnya berasal dari zaman Kerajaan Majapahit. Kebaya ini memiliki ciri khas dengan tambahan kain di bagian tengah sebagai penghubung sisi kiri dan kanan bagian dada kebaya kebaya.

 

Kebaya Bandung

Sesuai dengan namanya, kebaya berasal dari kota Bandung. Desain kebaya ini sangat pendek, panjangnya hanya sampai pinggang atau beberapa cm dibawah pinggang sehingga terlihat menggantung. Ciri khas kebaya ini adalah dengan kerah setali yang lipatannya sampai dada, lalu pada bagian belakang kebaya lebih pendek dan sisi depannya lebih panjang. Kebaya Bandung biasanya menggunakan kerah setali yang membentuk garis leher V, menggunakan bahan brokat yang dipasangkan dengan kain panjang batik.

 

Baca juga : Start Up Series : Chocolate Pallete, Cokelat itu Bisa Jadi Apapun!

 

Kebaya Keraton

Ragam Kebaya
Sumber : Tribun

Kebaya ini panjangnya sampai dibawah panggul ataupun hingga lutut. Kebaya yang berasal dari kalangan Kraton atau bangsawan ini memiliki ciri khas yang menggunakan bahan dari kain beludru hitam dengan pinggiran pita emas dari tepi jahitan. Namun, sekrang, kebaya ini sering digunakan sebagai busana pengantin wanita di Jawa.

 

Kebaya Bali

ragam kebaya

Kebaya Bali memiliki ciri khas yang sama dengan kebaya Jawa. Namun, kebaya Bali lebih memiliki selendang sejenis obi tipis yang diikatkan pada pinggang wanita agar pemakainya terlihat lebih langsing.

 

loading...