3 Fakta Menarik dari Drama Korea Move to Heaven

0
170
Move to Heaven

Drama Korea Move to Heaven hangat diperbincangkan sejak kemunculannya Mei lalu. Menariknya, drama Move to Heaven ini dapat Sahabat Pagi tonton secara maraton hingga akhir. Terdiri dari sepuluh episode, tiap episodenya berhasil membuat penonton mewek.

Drama korea Netflix ini dibintangi oleh Lee Je Hoon. Demi memerankan karakternya, ia rela memanjangkan rambut. Tak hanya itu ia juga mempelajari tugasnya sebagai pembersih trauma serta sindrom Asperger.

Drama Move to Heaven ini mengisahkan seorang pemuda berumur 20 tahun bernama Geu Roo. Ia menderita sindrom Asperger. Ia bersama ayahnya menjalankan bisnis pembersih trauma yang dinamai “Move to Heaven”

Akan tapi, takdir berkata lain. Ayahnya terkena serangan jantung dan meninggal. Geu roo yang sulit menerima perubahan yang mendadak tersebut harus beradaptasi dengan pamannya, Sang Gu.

Sang Gu yang dipilih langsung oleh mendiang ayah Geu Roo untuk menjadi wali ini memiliki karakter yang cukup berantakan. Namun, akhirnya ia dapat beradaptasi dengan keadaan.

Dibalik kesuksesannya, drama yang berhasil bikin mewek penonton ini memiliki fakta menarik lho. Apa saja?

Terinspirasi dari Buku Terkenal

© IMdb Move to Heaven by Netflix

Drama seri yang digarap oleh Kim Sung Ho dan ditulis oleh Yoon Ji Ryeon ini diadaptasi dari sebuah buku terkenal berjudul Things Left Behind. Buku ini ditulis oleh Kim Sae Byul.

Yoon Ji Ryeon mengungkapkan bahwa ia terharu dan sedih saat menggarap proyek ini. Ia  membayangkan kehidupan orang-orang yang meninggal dan bagaimana kehidupannya jika mereka masih hidup. Yoon Ji Ryeon juga ingin mengajak penonton untuk mengikuti kisah Geu Roo dan pamannya untuk membantu klien dalam ‘pindah rumah’ secara permanen dari dunia.

Baca Juga: I Care A Lot: 3 Hal Menarik Adu Licik Penipu vs Penipu

Kim Sae Byul dan Jasa Penghapus Trauma

© biohazard newstar kim Youtube Channel

Kim Sae Byul merupakan sosok nyata di dunia dalam menjalani profesi sebagai penghapus trauma. Ia merupakan pendiri perusahaan penghapus trauma pertama di Korea Selatan, Bio Hazard. Perusahaan ini menawarkan jasa kebersihan rumah seperti setelah adanya pembunuhan, bunuh diri, atau kematian tanpa pengawasan yakni  kasus kematian yang baru ditemukan dalam hitungan minggu atau bulan.

Sindrom Aspreger

© IMdb Move to Heaven by Netflix

Berbeda dengan autisme, sindrom Asperger adalah subkelompok dalam spektrum autisme yang menunjukkan keterlambatan dan ketrampilan motorik yang signifikan. Mereka yang mengalami sindrom Asperger ini akan menunjukkan gejala seperti mengalami kesulitan dengan interaksi sosial, terlibat dalam perlikau berulang, dan fokus pada aturan serta rutinitas.

Terdapat tokoh-tokoh di dunia yang memiliki sindrom ini seperti Bill Gates, Valmindir Putin, Mozart, hingga Abraham Lincoln.

Setelah membaca tiga fakta menarik di atas, semakin tertarik untuk nonton drama ini kan, Sahabat Pagi?

loading...