Review Film: 3 Pesan Menarik dari Pieces of a Woman

0
137
Piece of A Woman

Netflix menghadirkan satu film drama keluarga baru lagi di awal tahun 2021 ini yang berjudul Pieces of a Woman. Di bintangi oleh Vanessa Kirby sebagai Martha dan Shia LeBaouf sebagai Sean serta Ellen Burstyn sebagai Elizabeth, film ini menceritakan fokus ketiganya secara bergantian selama 2 jam.

Premis cerita ini sederhana, bagaimana seorang wanita menghadapi kematian anak yang ia idamkan? Siapakah yang patut disalahkan dari peristiwa malang ini?

Baca Juga: Review Film Captain Marvel : Seorang Woman yang Tanpa Wonder

Cerita dibuka langsung oleh proses persalinan yang dialami Martha. Ia dan Sean suaminya sepakat untuk melakukan proses persalinan di rumah. Padahal ada resiko besar untuk melahirkan bayi di rumah. Tidak dijelaskan alasan Martha memilih persalinan di rumah tapi dari ketegangan yang terjadi sepanjang 25 menit awal menunjukkan keseriusan Martha dengan pilihannya.

Martha dibantu oleh Eva (Molly Parker) seorang bidan yang datang ke rumahnya untuk menjalani prosesi persalinan. Semua tampak berjalan lancar hingga sang bayi lahir. Namun tak lama kemudian bayi yang bernama Yvette itu mengalami komplikasi dan meninggal dunia dalam pelukan Martha.

Berikut ini tiga hal yang menarik dalam film Pieces of A Woman yang dapat menjadi inspirasi untuk Sahabat Pagi tonton:

Depresi Pasca Kelahiran

Kematian sang bayi menimbulkan trauma mendalam bagi Martha. Sepanjang film, Martha tampak menahan emosinya dan berusaha terlihat normal dengan kembali bekerja. Di sini kualitas akting Vanessa Kirby teruji mumpuni. Mata sang aktris yang selalu berkaca-kaca dan tatapannya yang kosong menyorotkan cerita pada penonton tentang cara Martha menjalani hidupnya pasca persalinan. Martha sampai tidak menyadari ada banyak yang berubah di sekitarnya. Seperti halnya kepada ibunya Elizabeth dan suaminya Sean. Elizabeth berusaha ikut campur dengan melayangkan gugatan pada Eva. Sean menjadi lebih sering marah pada Martha. Semua anggota keluarga Martha mengalami fase sulit setelah kehilangan cucu dan anak mereka. Di sini bukan hanya Martha yang harus menghadapi depresi, naun seluruh bagian dari keluarganya juga.  Hanya saja tiap anggota keluarga memiliki cara yang berbeda.

Baca Juga: Review Film Aquaman Fantasi Relung Terdalam Atlantis Yang Nyaris Sempurna

Pengorbanan dalam Hidup

Film ini mengajarkan arti pengorbanan dalam hidup manusia terutama dalam keluarga. Martha harus mengorbankan banyak hal. Hubungannya dengan sang suami menjadi tidak harmonis. Apalagi Sean semakin sering memaksa Martha untuk menuruti keinginannya.

Sean sendiri merasa diabaikan oleh Martha sehingga ia mulai berbohong. Martha yang mengetahui bahwa Sean mulai sering minum menjadi semakin jauh dari suaminya. Puncaknya, Sean pergi ke Seattle seorang diri padahal sebelumnya sudah berjanji akan mengajak Martha ikut serta. Kandasnya hubungan suami istri ini terjadi karena masing-masing dari diri mereka merasa diabaikan.

Belajar Ikhlas Pada Takdir

Pieces of a Woman juga mengajarkan arti keikhlasan. Kepergian suaminya membuat Martha mulai menata hidupnya kembali. Ia membersihkan seluruh rumah, kembali dekat dengan ibunya, dan bercocok tanam kembali. Martha juga membatalkan tuntutannya kepada Eva. Ia tahu bahwa kejadian tersebut bukan salah sang bidan. Tidak ada orang yang ingin hidup dengan menyimpan luka. Martha akhirnya berbaikan dengan dirinya sendiri.

Siap menonton, Sahabat Pagi?

loading...