Review Novel Dilan 1990

0
230

Novel Dilan 1990 menjadi populer sejak kemunculannya tahun 2014. Berkat novel ini nama Pidi Baiq sebagai penulis menjadi populer. Keberhasilan novel ini membawanya diangkat ke layar lebar.

Bagi sebagian orang yang belum membaca novel Dilan 1990 mungkin menganggap ini sebagai novel remaja yang mengutamakan cerita romansa. Oleh karena itu, penulis akan mengulas novel tersebut untuk kalian yang belum sempat membaca.

Novel Dilan 1990 berkisah kilas balik Milea di tahun 1990. Pada saat itu Milea hanyalah remaja SMA pindahan dari Jakarta ke Bandung. Milea memiliki kehidupan layaknya anak SMA. Semuanya berubah ketika seorang remaja pria bernama Dilan mengajaknya berkenalan di suatu siang ketika jam pulang sekolah.

Kisah pun bergulir. Milea mulai menemukan keseruan berkenalan dengan Dilan yang penuh kejutan dan punya segala cara untuk membahagiakan dirinya. Dari perkenalannya inilah Milea dapat melihat sosok Dilan dari sisi yang berbeda―bukan Dilan sebagai biang onar di sekolahnya. Milea juga mendapat kesempatan berkenalan dengan keluarga Dilan yang unik dan mengenal Bunda Dilan lebih dekat.

Ide cerita yang disuguhkan novel ini terbilang sederhana yakni kisah cinta anak SMA. Namun yang menarik adalah bagaimana Pidi Baid merajut kisah tersebut dengan percakapan humoris dan romantis. Pembaca akan masuk ke dalam cara pandang Milea melihat sosok Dilan yang usil, pemberani dan setia kawan.

Sayangnya novel Dilan 1990 kurang menyajikan klimaks. Pembaca menjadi bertanya-tanya dimana letak konflik dan klimaks cerita tersebut. Alur ceritanya cenderung datar dan tidak membuat pembaca tegang.

Jika Anda penyuka kisah cinta SMA tempo dulu, tentu novel Dilan 1990 akan menjadi bacaan yang tepat. Ceritanya yang sederhana dan alurnya yang flashback membuat pembaca tidak kesulitan memahami. Ditambah unsur humor dalam setiap percakapannya akan membuat Anda terhibur dan tidak bosan.

Judul                           : “Dilan: Dia adalah Dilanku Tahun 1990”

Penulis                         : Pidi Baiq

Jumlah Halaman         : 332 halaman

Penerbit                       : Pastel Books (Mizan Group)

Tahun Terbit               : 2014

Baca juga

Review Novel Perahu Kertas
Review Buku Dunia Sophie Jostein Gaarder
4 Trik Mudah Agar Anak Gemar Membaca
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.