Berbagi Cerita Melalui #ThingsPeopleHaveSaidAboutMyMentalIllness

0
128
Sad woman hug her knee,nobody

 

Beberapa hari yang lalu, di media sosial Twitter ramai akan penggunaan tagar #ThingsPeopleHaveSaidAboutMyMentalIllness. Tagar tersebut telah digunakan beribu-ribu orang untuk menyampaikan bagaimana anggapan orang-orang di sekitar mereka mengenai penyakit kejiwaan mereka. Berangkat dari tagar ini, banyak diskusi serta opini-opini yang berkenaan tentang kesadaran mengenai penyakit kejiwaan.

Tagar ini dimulai oleh Hattie Gladwell, seorang reporter lifestyle dari Metro UK. #ThingsPeopleHaveSaidAboutMyMentalIllness diawali dengan tweet dari Hattie, yang berisi “Kamu tidak membutuhkan obat, hanya membutuhkan motivasi yang lebih kuat untuk sembuh.” Hal ini pun dirasakan oleh orang-orang yang mengikuti tagar tersebut.

Penyakit kejiwaan sering dianggap sebelah mata, tidak hanya di Indonesia namun juga di dunia. Padahal, kesehatan dari kejiwaan kita sama pentingnya dengan kesehatan fisik kita. Sayangnya, sebagian orang masih menganggap bahwa penyakit kejiwaan merupakan sesuatu yang tabu dan memalukan.

Cerita Dalam Tagar #ThingsPeopleHaveSaidAboutMyMentalIllness

#ThingsPeopleHaveSaidAboutMyMentalIllness bercerita tentang banyak pengalaman orang-orang yang menderita penyakit kejiwaan. Beberapa hal yang sering diucapkan adalah, it’s all in your head, be more positive, more people have it worse, you should be more religious, dan lain-lain. Terkadang orang-orang yang tidak pernah mengalami penyakit kejiwaan terkesan menghakimi, padahal mungkin maksud dari mereka baik namun terkadang malah semakin menjatuhkan para penderitanya.

Di jaman sekarang, tentu bertemu dengan penderita penyakit kejiwaan seperti depresi, anxiety, bipolar, dan lain-lain tentu tidak jarang. Terkadang para penderita tidak ingin berbagi mengenai apa yang dirasakan, bahkan yang parah terkadang mereka sendiri tidak mengetahui bahwa mereka butuh pertolongan.

Padahal, untuk mencari pertolongan yang berhubungan dengan penyakit kejiwaan sudah sangat banyak. Pemerintah pun tidak menutup mata terhadap bahaya dari penyakit kejiwaan tersebut, karena asuransi kesehatan BPJS juga memberikan bantuan untuk konsultasi ke psikolog. Tidak hanya itu, bahkan kalian juga bisa mencari pertolongan secara online di akun Instagram saveyourself.id.

Untuk itu, bagi kalian yang merasakan adanya gejala-gejala penyakit kejiwaan, jangan lagi enggan untuk mencari pertolongan. Apabila terlambat, tentu apa yang kalian rasakan akan bermuara pada pikiran-pikiran yang semakin buruk seperti bunuh diri atau bahkan merambat pada penyakit fisik lainnya.

Always remember that you matter to this world to the existent around you even thought you might feel you are not.

 

Baca artikel inspiratif lainnya:

Persiapkan Barang-Barang Berikut Untuk Perjalanan Umrohmu

Mantapkan Berhijrah Dengan Tattoo Removal Dari Hayyu

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.