Api Tak Kunjung Padam nan Melegenda

0
126

Api Tak Kunjung Padam terletak di Dusun Asem manis II, Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Madura. Banyak wisatawan mengunjungi tempat ini untuk memastikan api ini sungguh menyala setiap waktu. Tak sedikit juga pengunjung yang mencari berkah dan ilmu disini karena legenda yang tersohor di penduduk sekitar.

Baca Juga: Fujifilm Hadirkan Instax Mini LiPlay yang Bisa Menambahkan Suara


Legenda Api Tak Kunjung Padam


Dhangka merupakan nama lain dari api tak kunjung padam yang memiliki arti rumah, tempat kediaman atau istana yang kemudian hilang. Konon, lokasi ini muncul akibat pernikahan ajaib Ki Moko. Beliau adalah seorang pengelana penyebar agama Islam yang memiliki kesaktian dahsyat dan memiliki nama asli, yakni R. Wignyo Kenongo. Selain menyebarkan agama Islam, sehari-harinya beliau juga mencari ikan.

Baca Juga: Resep American Brownies yang Mudah dan Lezat


Singkat cerita, Ki Moko yang bertempat tinggal di hutan tandus mendengar kabar bahwa putri raja dari Kerajaan Palembang mengalami sakit. Sayangnya, tidak ada seorangpun yang mampu menyembuhkan. Ki Moko lalu mempersembahkan bumbung-bumbung bambu yang berisi penuh dengan berbagai mata ikan kepada Sang raja melalui utusannya. Ajaibnya, bumbung ini lantas berubah menjadi Permata, Intan, dan Berlian. Dan setelah menerima kiriman itu, sang putri sehat kembali.


Sebagai rasa terimakasih, sang Raja kemudian mengirimkan hadiah berupa peti pada Ki Moko. Rupanya, peti tersebut bukan peti biasa karena setelah dibuka yang muncul adalah jelmaan seorang putri cantik. Putri yang elok parasnya tersebut dikenal sebagai Siti Juminten, putri dari kerajaan Palembang. Siti Juminten dianugerahkan pada Ki Moko untuk dijadikan istri.

Baca Juga: Mengenal Asal Mula Brownies


Karena merasa kurang berkecukupan, Ki Moko kebingungan untuk menyelenggarakan pernikahan. Akhirnya, Ki Moko melakukan pertapaan untuk memohon pertolongan dari Yang Mahakuasa. Setelah bersemedi, beliau menancapkan tongkat saktinya. Lalu, muncullah istana megah yang nantinya akan sirna ketika acara pernikahan selesai diselenggarakan.

Tak hanya itu, munculah sebuah sumber mata air dan menjadi sebuah telaga serta pancaran kobaran api yang senantiasa menyala dan akan berguna untuk kebutuhan manusia. Kobaran api tersebut yang akhirnya masih tersisa hingga saat ini.


Wisata alam memiliki cerita yang menarik untuk disimak. Contohnya, api tak kunjung padam yang lahir dari sebuah legenda Ki Moko dari tanah Pamekasan, Madura.

loading...