Mengenali Kelainan Tulang Belakang Yang Bernama Skoliosis

0
150
senivpetro

Pernah gak sih ngerasa ada yang berbeda dengan tulang belakang kalian. Terutama nih ya, kalo kalian sering banget ngerasa gak pede atau bahkan sampai nyeri yang terus-terusan di tulang belakang kalian. Mungkin, kalian mengalami apa itu yang namanya kelainan tulang belakang?

Eits, jangan bergidik merinding dulu, kelainan tulang belakang merupakan kelainan yang lumayan sering ditemukan di manusia, di Indonesia sendiri sekitar 5% penduduknya mengalami kelainan tulang belakang. Ada tiga jenis kelainan tulang belakang yang sering ditemukan yaitu, lordosis, kifosis, dan scoliosis. Tentu familiar kan dengan nama-nama tersebut? At least, pasti kalian pernah mendengar namanya sejak kalian duduk di bangku sekolah dasar.

Baca juga: Bahaya Terlalu Banyak Air Putih Untuk Kesehatan

Penyebab kelainan tulang belakang pun cenderung bermacam-macam. Mulai dari bawaan genetic dari orang tua, dorongan dari penyakit tertentu, hingga kesalahan postur tubuh. Sama juga halnya dengan scoliosis, yaitu saat tulang belakang kalian cenderung lebih condong ke kanan maupun ke kiri. Tulang belakang yang seharusnya selaras dan lurus menjadi melengkung abnormal, bahkan dalam kasus yang terparah bisa sampai menganggu penderitanya.

Untuk melihat apakah tulang belakang kalian termasuk tulang punggung yang normal bisa melakukan beberapa tes sendiri yang mudah untuk dilakukan. Caranya adalah dengan kalian membungkuk untuk menyejajarkan proporsi punggung kalian. Lalu, kalian bisa meminta tolong teman kalian untuk melihat apa ada lengkungan yang abnormal di punggung kalian. Cukup segitu saja pun kalian sudah bisa mengetahui apakah tulang belakang kalian termasuk normal atau tidak.

Nantinya, apabila lengkungan tulang belakang kalian sudah mengarah di atas 20 derajat, ada baiknya untuk segera berkunjung ke dokter maupun fisioterapi agar bisa ditangani lebih lanjut. Para dokter maupun fisioterapis akan membantu kalian untuk mengurangi resiko skoliosis. Ada berbagai treatment yang biasa digunakan untuk penderita scoliosis, mulai dari pemakaian brace, operasi, dan pilihan yang paling aman tanpa efek samping negative adalah dengan Bio Living Cell.

Skoliosis yang tidak ditangani nantinya akan berkembang menjadi sakit punggung yang berkepanjangan terutama apabila kalian menginjak umur di atas 30 tahun. Skoliosis akan menjadi lebih baik saat bisa ditangani sedini mungkin. Jenis kelainan tulang belakang ini akan lebih mudah untuk dideteksi pada anak-anak umur 10 hingga 15 tahun, terutama pada anak perempuan.

Baca juga: Lampu Motor Mati? Ini Penyebabnya!

Yuk, mulai peduli dengan diri sendiri, terutama pada kesehatan tulang belakang kalian.

loading...