Inilah Teknik-Teknik Membatik yang Harus Sahabat Ketahui!

Batik memang warisan budaya yang telah menjadi kebanggaan kita sejak lama. Tak hanya modis, tapi juga memiliki ragam motif yang bermacam-macam dengan makna tersendiri. Namun, tahukah Sahabat Pagi kalau teknik membatik juga bermacam-macam? Agar sahabat tahu proses kreatif dan kesabaran para seniman batik ini, inilah teknik-teknik membatik yang harus Sahabat ketahui!

 

 

Teknik Canting Tulis

Inilah Teknik-Teknik Membatik yang Harus Sahabat Ketahui!
Teknik canting tulis. Sumber : infobatik.id

Teknik ini merupakan teknik yang sering dipakai untuk membuat batik. Canting merupakan alat yang digunakan untuk membatik khas pulau Jawa. Prosesnya diawali dengan mengisi cairan malam di dalam canting. Lalu, mirip dengan kuas untuk melukis, canting ini digunakan untuk “menuliskan” motif batik diatas kain mori. Yang membuat hasil Batik ini mahal adalah tak hanya butuh keterampilan tinggi sang seniman untuk membuat Batik, tapi juga motif Batik yang telah “dituliskan” dalam Batik ini tidak akan luntur. Keren ya?

 

Baca juga : Gajah Oling, si Motif Batik Tertua di Banyuwangi

 

Teknik Celup Ikat

Inilah Teknik-Teknik Membatik yang Harus Sahabat Ketahui!
Teknik batik ikat celup. Sumber : infobatik.id

Teknik ini merupakan teknik yang sering Sahabat sering pelajari di sekolah, nih. Masih ingatkah teknik pembuatan batik dengan cara mengikat sebagian kain lalu dicelupkan ke dalam cairan pewarna? Inilah yang disebut teknik celup ikat. Teknik tie dye ini juga biasa dikenal dengan nama jumputan, tritik, sasirangan, ataupun pelangi.

 

Baca juga : Nikmati Pesona Banyuwangi di Banyuwangi Batik Festival

 

Teknik printing

Inilah Teknik-Teknik Membatik yang Harus Sahabat Ketahui!
sumber : IlmudanInfo.com

Selain Canting Tulis, teknik ini juga sangat populer dalam pembuatan Batik. Dari kedua cara manual tersebut, teknik ini merupakan teknik pembuatan dengan alat. Proses pewarnaan pada batik ini menggunakan alat printing pada satu sisi kain saja. Tentu saja pembuatan batik ini lebih cepat serta efisien. Bagaimana tidak, proses printing ini hanya memakan waktu sekitar 5 menit saja, loh! Tak hanya itu, motif yang dihasilkan juga sangat detil. Wih!

 

Baca juga : Ragam Motif Batik Banyuwangi  

 

Teknik Cap

Inilah Teknik-Teknik Membatik yang Harus Sahabat Ketahui!
Teknik cap. Sumber : kratonpedia.com

Mirip seperti stempel, teknik pembuatan batik ini menggunakan pelat bersisi gambar timbul yang hanya perlu di capkan ke kain. Jadi, proses pembuatan batik ini adalah dengan memasukkan canting cap ke dalam cairan malam. Lalu, canting ini dicapkan pada kain mori dan langsung deh, jadi motif dari cap tersebut. Kelebihan dari teknik cap ini adalah pemalamannya lebih cepat.

Begitu beragam sekali teknik membatik ini, kan? Yang mana favorit Sahabat?

 

Cara Menambah Teman di WA Bakal Seperti BBM?

0
Layanan pesan instan WA dikabarkan sedang menguji coba fitur penambahan kontak via kode QR. Fitur ini sebelumnya telah populer di kalangan pengguna BBM sejak 2010 lalu. QR Code disebut memudahkan pengguna untuk berbagi informasi kontak mereka dengan mudah dan aman. Kabar ini berasal dari WABetainfo, pembocor terpercaya terkait informasi fitur-fitur yang akan datang di WA.
Fitur ini memungkinkan pengguna untuk menghasilkan kode QR dengan rincian kontak WA mereka, seperti informasi nomor, status, nama, dan foto profil. Terlihat di gambar, pengguna akan menemukan sebuah tombol “Share My Code”. Tombol ini berfungsi untuk menghasilkan kode QR yang bisa dibagikan kepada pengguna lain.
Nantinya, setelah mengklik tombol itu, pengguna akan diantar ke halaman yang menampilkan informasi QR Code dengan kehadiran tombol lain yaitu “Scan Code”. Halaman ini memungkinkan pengguna untuk menambahkan seseorang ke daftar kontak dengan memindai kode QR lewat kamera ponselnya. Pengguna juga dapat memindai kode pengguna lain dengan menekan tombol “Scan Code”, lalu mengarahkan kamera ponsel ke QR code di ponsel lain.

Baca juga: Nuril, Korban Pelecehan Seksual Yang Dikriminalisasi

Uniknya, QR code ini bisa langsung ‘dimusnahkan’ dengan memilih opsi “Revoke Code” agar tidak disalahgunakan. Tambah teman tanpa lewat contacts. Tidak hanya itu, WABetainfo juga menyebut satu perubahan lain terkait kontak, yaitu penambahan kontak WhatsApp melalui nomor telepon, langsung dari dalam aplikasi.

Sebelumnya, pengguna diharuskan menyimpan nomor kontak melalui aplikasi contacts di ponsel, agar terbaca di daftar kontak WhatsApp. Nantinya, jika telah diluncurkan, pada opsi ‘Add new contact’ yang diperbarui ini, pengguna WhatsApp bakal bisa memasukkan nomor telepon beserta kode negara yang terdaftar di akun.

Jika nomor telepon terkait tidak memiliki akun WhatsApp, maka akan muncul pesan “Not on WhatsApp” yang berarti pengguna tidak bisa menambahnya di daftae kontak. Terkait QR Code, fitur ini sebenarnya mirip dengan apa yang ditawarkan BlackBerry Messenger (BBM), Instagram, dan Snapchat. Pada Instagram, pengguna dapat saling follow dengan memindai QR Code melalui fitur Nametag, sama halnya dengan Snapchat dengan fitur Snapcodenya.

Baca juga: Bakteri Jahat Menumpuk Di Keyboard Komputer!

whatsApp juga sebenarnya sudah mengimplementasikan pemindaian kode QR di aplikasinya, namun diketahui hanya untuk sinkronisasi WhatsApp versi web atau PC.

Kendati sudah ada gambar bocorannya, kedua fitur ini disebut masih dalam pengembangan. Pihak WhatsApp pun belum memberikan informasi apa-apa terkait kapan pembaruan ini akan disebar ke pengguna secara massal. Perangkat iOs disebut akan lebih dulu meneerima ‘update’ kode QR ini ketimbang perangkat Android.

Semoga bermanfaat ^^

Baca juga: Stone Town Di Zanibar Wajib Dimasukkan List Holiday

Gajah Oling, si Motif Batik Tertua di Banyuwangi

0

Saat belanja Batik di Banyuwangi, pasti hal pertama yang Sahabat Pagi temukan adalah batik berbentuk tanda tanya dan para penjual pasti akan merekomendasikan motif tersebut untuk dibeli seraya bilang, “ini motif Gajah Oling”. Sering, kan? Nah, Gajah Oling memang merupakan motif batik yang paling terkenal di Banyuwangi. Namun, apakah itu Gajah Oling? Yuk berkenalan dengan si motif batik tertua di Banyuwangi ini!

 

Baca juga : Sejarah Terciptanya Batik Banyuwangi

 

Gajah Oling sudah merupakan ciri khas batik asal Banyuwangi. Motif ini merupakan motif batik tertua di Banyuwangi diantara duapuluh dua motif batik khas Banyuwangi. Motif ini berbentuk seperti tanda tanya “?”, dan menyerupai belalai gajah. Di sisi lain, banyak orang menglaim bahwa motif Gajah Oling ini menyerupai seekor “uling”, bahasa Jawa dari ikan belut.

Gajah Oling, si Motif Batik Tertua di Banyuwangi
sumber : innagroup.co.id

Gajah Oling ini merupakan sebuah simbol dari sifat heroik masyarakat Blambangan agar tidak terjajah oleh Mataram ataupun Bali. Inilah mengapa Gajah Oling merupakan batik Banyuwangi yang tidak memiliki sedikit pengaruh apapun dari batik Yogyakarta, Solo, ataupun Bali.

 

Baca juga : Ragam Motif Batik Banyuwangi  

 

Selain itu, Azhar Prasetyo dalam bukunya Batik Banyuwangi (2007) menyatakan bahwa pemaknaan Gajah Oling juga terkait dengan karakter masyarakat Banyuwangi yang sangat religius. Inilah sebabnya arti Gajah Oling dari kata “Gajah” atau hewan yang melambangkan “kebesaran dari yang Sang Pencipta”, sedangkan “Uling” atau “Eling”, bahasa Jawa dari kata “Ingat”. Jika digabung, berarti “ingat yang Maha Besar”. Mengingat Sang Pencipta merupakan dasar hidup dari masyarakat Banyuwangi.

 

Gajah Oling, si Motif Batik Tertua di Banyuwangi

Di sisi lain, budayawan asal Banyuwangi, Aekanu Hariyono, memaparkan bahwa Gajah Oling merupakan simbol dari perputaran hidup manusia dalam Cokro Manggilingan; sebuah filosofi Jawa akan keyakinan bahwa roda kehidupan terus berputar namun kekuasaan kita pun masih terbatas dan menyerupai senjata raja Dwarawati dalam dunia pewayangan.

Baca juga : Nikmati Pesona Banyuwangi di Banyuwangi Batik Festival

Gajah Oling, yang merupakan motif Batik populer di Banyuwangi; tak hanya populer dalam kalangan fashion tapi menyimpan makna yang sangat dalam dan filosofis. Begitu kaya warisan budaya kita, bukan?

 

Sejarah Terciptanya Batik Banyuwangi

0

Siapa yang tak bangga memakai Batik? Batik telah menjadi ciri khas budaya Indonesia dan telah ditetapkan menjadi Intagible Cultural Heritage oleh UNESCO pada tanggal 2 Oktober 2009. Semua provinsi di Indonesia tentunya memiliki ciri khas motif Batik tersendiri, termasuk Banyuwangi. Namun, apakah sahabat Pagi tahu sejarah dibalik Batik Banyuwangi? Inilah sejarah terciptanya Batik Banyuwangi!

Sejarah Terciptanya Batik Banyuwangi
Motif Kopi Pecah.

Kabupaten di ujung Timur Jawa Timur ini memiliki motif yang berbeda dengan batik-batik di wilayah lain, seperti Yogyakarta dan Solo. Namun, terciptanya batik Banyuwangi masih berkaitan dengan asal-usul Yogyakarta maupun Solo, yakni kesultanan Mataram.

 

Baca juga : Ragam Motif Batik Banyuwangi

 

Kesultanan Mataram, di bawah kuasa Sultan Agung, menyerang wilayah timur untuk memperluas daerah kekuasaan mereka. Wilayah yang mereka serang merupakan Blambangan, Panarukan, dan Blitar pada tahun 1633. Awalnya, dalam menyerang kerajaan Blambangan, Kesultanan Mataram gagal. Namun, karena kegigihan mereka, upaya kedua pun dilaksanakan pada tahun 1636-1639 Masehi. Akhirnya, kerajaan Blambangan pun direbut oleh Kesultanan Mataram.

 

Baca juga : 4 Film Syuting di Banyuwangi, Pemandangannya Bagus!

 

Lalu, rakyat-rakyat dari Blambangan ini dibawa ke pusat pemerintahan Mataram di Plered, Kotagede, Yogyakarta. Batik yang telah menjadi tradisi turun-temurun keraton Jawa sejak abad ke-15, akhirnya pun mempengaruhi rakyat Blambangan tersebut untuk memelajari Batik. Saat rakyat Blambangan kembali ke tanah kelahiran mereka, mereka menyebarkan pengetahuan mereka tentang Batik.

 

Sejarah Terciptanya Batik Banyuwangi
Gajah Oling

 

Namun, pada batik Banyuwangi, tidak terlalu terlihat pengaruh Mataram sama sekali jika dibandingkan dengan motif pada batik Madura, Ponorogo, Pacitan, dan Trenggalek (Azhar Prasetyo, 2007). Contohnya, motif batik Gajah Oling yang populer, tak tampak pengaruh Mataram ataupun Bali sama sekali.

 

Baca juga : 6 Tempat yang Harus Dikunjungi di Banyuwangi 

 

Darisinilah Batik Banyuwangi terus berkembang hingga mencapai dua puluh dua ragam motif Batik Banyuwangi yang tersimpan di Museum Budaya Banyuwangi. Dua puluh dua ragam motif Batik ini juga sering menjadi tema Banyuwangi Batik Festival, sebuah festival Batik yang sangat ekslusif dan populer di Banyuwangi.

 

Perjalanan Batik yang sangat panjang inilah merupakan bukti bahwa Batik bukanlah sekedar fashion, tapi juga merupakan produk budaya. Makin bangga dengan Batik, kan? Yuk, pakai Batik kamu!

Ragam Motif Batik Banyuwangi  

0

Kalau Sahabat Pagi suka menggunakan batik, apakah Sahabat Pagi sudah pernah memakai Batik khas Banyuwangi? Atau malah justru belum tahu Batik khas Banyuwangi yang mana? Yuk ketahui ragam motif batik Banyuwangi berikut ini!

 

Kini, terdapat 22 motif batik yang tercatat dan tersimpan di Museum Budaya Banyuwangi. Masing-masing motif memiliki makna serta ciri khas tersendiri. Inilah keenam dari 22 motif batik yang tersimpan dalam Museum tersebut, serta yang merupakan tema untuk festival Batik terbesar di Banyuwangi, Banyuwangi Batik Festival dari tahun 2013.

 

Baca juga : Nikmati Pesona Banyuwangi di Banyuwangi Batik Festival

 

  1. Gajah Oling
Ragam Motif Batik Banyuwangi
Sumber : infobatik.id

Gajah Oling (atau “Gajah Uling”) merupakan motif batik tertua dan paling terkenal di Banyuwangi. Motif Gajah Oling menyerupai tanda tanya. “Gajah Oling” sendiri berarti dari Gajah yang bertubuh besar, atau “yang maha agung”, serta Oling artinya “eling” atau bahasa Jawa dari “ingat”. Maka dari itu, makna dari Gajah Oling merupakan “selalu mengingat yang maha Agung”. Motif ini pernah menjadi tema untuk Banyuwangi Batik Festival di tahun 2013.

 

  1. Kangkung Setingkes
Ragam Motif Batik Banyuwangi
Sumber : infobatik.id

Kangkung Setingkes, yang merupakan motif batik bergambar sayuran kangkung yang terikat oleh sebuah tali. Kangkung Setingkes berarti “seikat kangkung”. Seikat kangkung ini merupakan simbolisme dari kerukunan dalam hidup berumah tangga. Setelah dari motif Gajah Oling, Kangkung Setingkes menjadi tema besar batik dalam acara bergengsi Banyuwangi Batik Festival (BBF) di tahun 2014.

 

 Baca juga : 6 Tempat yang Harus Dikunjungi di Banyuwangi

 

  1. Paras Gempal
Ragam Motif Batik Banyuwangi
sumber : infobatik.id

Dalam bahasa Jawa, “Paras” berarti “Batu Padas” sedangkan “Gempal” berarti “Runtuh”. “Paras Gempal”, secara filosofi berarti manusia yang cenderung keras hati, sekeras apapun hatinya akan luluh juga dengan sebuah kelembutan. Motif ini merupakan batik pilihan yang menjadi tema dalam acara BBF di tahun 2015.

 

Baca juga : 4 Film Syuting di Banyuwangi, Pemandangannya Bagus!

 

  1. Sekar Jagad Blambangan
Ragam Motif Batik Banyuwangi
sumber : fimela

Motif yang menjadi tema BBF tahun 2016 ini merupakan dari kata “Sekar” atau “Bunga” dari bahasa Jawa; serta “Jagad” yang berarti “Dunia”. Batik ini berarti keindahan dan keanekaragaman bunga di seluruh dunia. Motif batik ini memiliki motif geometris dari sekumpulan motif-motif Batik khas Banyuwangi.

 

  1. Kopi Pecah
Ragam Motif Batik Banyuwangi
sumber : infobatik.id

Motif ini merupakan motif paling klasik dan unik favorit semua orang. Motif yang dijadikan tema BBF tahun lalu ini merupakan motif batik dari pecahan biji kopi yang tersebar dalam kotak. Fancy, right?

 

  1. Gedegan
Ragam Motif Batik Banyuwangi
sumber : pariwisatabanyuwangi.com

Nah, inilah yang akan menjadi tema BBF tahun ini. Sahabat Pagi yang berkunjung ke BBF tahun ini akan disambut dengan variasi batik ini, Gedegan! Gedegan berasal dari kata “Gedeg”, yakni anyaman bambu yang digunakan untuk dinding rumah. Bagus, kan?

 

Apakah Sahabat sudah tak sabar untuk melihat variasi mode dari batik Gedegan? Jangan lupa datang ke Batik Banyuwangi Festival ya!

Merawat Motor Di Musim Hujan, Simak Beberapa Tipsnya

0

Merawat Motor Di Musim Hujan, Simak Beberapa Tipsnya – Disaat musim hujan tiba sering kali terjadi masalah pada kendaraan bermotor terutama sepeda motor. sepeda motor bisa saja menjadi sering mogok atau mengalami masalah lain karena sering diguyur air hujan. Namun, ada beberapa tips merawat motor di musim hujan agar sepeda motor tidak sering mengalami masalah. Berikut beberapa tipsnya.

Merawat Motor Di Musim Hujan

Tips Merawat Motor Di Musim Hujan

Mencuci sepeda motor

Air hujan memiliki kandungan zat asam yang dapat menyebabkan kerusakan pada sepeda motor terutama pada bagian berbahan logam karena akan menyebabkan karat. Oleh sebab itu sangat disarankan untuk mencuci sepeda motor agar tidak terjadi karat pada sepeda motor terutama pada bagian gear dan rantai sepeda motor.

Busi Motor

Merawat Motor Di Musim Hujan

Pada musim hujan sering kali kita menemui genangan air bahkan banjir disaat perjalaan. Pada saat melewati genangan air bisa jadi ada air yang masuk pada bagian busi sehingga membuat busi motor menjadi basah dan motor menjadi mogok. oleh sebab itu disarankan untuk berhati-hati ketika melewati genangan air serta gunakan penutup busi kedap air agar air hujan tidak mudah masuk pada bagian busi.

Knalpot

Ketika hujan atau melewati jalanan yang banjir, pastikan tidak ada air yang masuk kedalam lubang knalpot. Hal ini dapat menyebabkan mesin motor menjadi mogok karena air yang masuk mengganggu proses pembakaran bahan bakar dalam mesin. Jika hal ini terjadi sangat parah, bisa jadi anda harus membongkar mesin motor untuk mengeluarkan seluruh air yang masuk.

Rantai motor

Merawat Motor Di Musim Hujan

Selalu beri pelumas pada rantai motor anda agar tidak mudah berkarat akibat terkena air hujan. Beri pelumas secara rutin setiap kali rantai motor dirasa kering atau pelumasnya mulai hilang.

Itulah beberapa tips merawat motor di musim hujan. Selain merawat motor, menggunakan spareparts motor yang berkualitas juga akan menunjang performa sepeda motor anda. Salah satu solusi spareparts motor berkualitas adalah Baransu. Selain kualitas yang tak diragukan lagi, anda juga dapat memesan produk spareparts Baransu melalui situs resmi Baransuparts.com atau langsung menghubungi kontak WA dan LINE resmi milik Baransu.

Baca Juga Artikel Inspiratif Lainnya :

Nuril, Korban Pelecehan Seksual Yang Dikriminalisasi

0
Setelah peristiwa UGM beberapa hari yang lalu, kini mencuat lagi satu kasus pelecehan seksual secara verbal. Pelecehan seksual ini agak sedikit berbeda karena penyintas atau korban, dijatuhi hukuman 6 bulan penjara dan denda 500 juta.  Bagaimana bisa? Mari kita simak bersama.
Ibu Nuril merupakan korban pelecehan seksual secara verbal oleh kepala sekolah SMA Negeri 7 Kota Mataram berinisial M ketika bersemuka ataupun melalui panggilan telepon. Ibu tiga anak ini akhirnya memutuskan untuk merekam perbincangan mereka sebagai bukti pelecehan seksual itu memang nyata dan bukan rekayasa.
M sering mengajak ibu Nuril dan L (rekan kerja ibu Nuril) untuk bekerja lembur. Hampir setiap hari M menelpon ibu Nuril. Dalam percakapan telepon itu, M sering membicarakan mengenai hal-hal yang mengarah pada pelanggaran kesusilaan. M beberapa kali mengajak ibu Nuril menginap di hotel. Namun, ajakan M ini selalu di tolak oleh ibu Nuril.

Baca juga: Mahasiswa Tuntut UGM Selesaikan Kasus Kekerasan Seksual

Meski mengaku risih dengan tingkah laku atasannya, tetapi ibu Nuril tidak berani mengadu karena takut dipecat dari jabatannya sebagai staf bendahara. Keberadaan rekaman itu diketahui oleh orang lain, Imam Mudawin selaku teman korban. Imam inilah yang menyebarkan rekaman tersebut kepada Dinas Pendidikan Kota Mataram dan lainnya. M pun dimutasi dari jabatannya sebagai kepala sekolah karena kejadian ini.

Merasa tidak terima, kemudian M malah melaporkan Nuril, bukan Imam, ke polisi atas dasar pelanggaran Pasal 27 ayat (1) UU ITE. Padahal sedari awal, Nuril tidak menyebarkan rekaman tersebut. Laporan ini kemudian berlanjut hingga ke persidangan.

Setelah kurang lebih dua tahun sejak laporan itu diproses polisi, PN kota Mataram memutuskan Nuril tidak bersalah dan membebaskannya dari status tahanan kota. Nuril dianggap tidak memenuhi unsur “mendistribusikan dan atau mentransmisikan dan atau membuat dapat diaksesnya informasi” yang mengandung kesusilaan.

Baca juga: Tonic Immobility Sebagai Reaksi Kelumpuhan Sementara

Namun, Jaksa Penuntut Umum langsung mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung tanpa melalui banding di Pengadilan Tinggi. Pada 26 September 2018 lalu, majelis hakim menyatakan Nuril bersalah dan menjatuhkan vonis 6 bulan penjara dan denda 500 juta.

Ketidakadilan yang menimpa Nuril kemudian menggerakkan publik untuk melakukan penggalangan dana sebesar 500 juta. Penggalangan dana diinisiasi oleh Anindya Joediono yang mengaku juga merupakan korban dari penerapan UU ITE pasal 27.

pelecehan seksual
https://kitabisa.com/saveibunuril?utm_source=search_page&utm_medium=campaign_card&utm_campaign=donation_campaign

Anindya menuliskan bahwa ini adalah cerminan dari institusi hukum negara kita yang lagi-lagi gagal melindungi perempuan yang menjadi korban pelecehan seksual. Seharusnya wanita dilindungi, namun malah dijadikan pelaku tindak kriminalitas. Nominal yang masuk untuk membantu ibu Nuril kini telah menyentuh angka 33,8 juta. Nominal itu diprediksi akan terus bergerak hingga 90 hari kedepan. Anindya menargetkan akan mengumpulkan donasi hingga 550 juta rupiah.

Bantu Ibu Nuril Membayar Denda Rp 500 Juta

Semoga bermanfaat ^^

Stone Town Di Zanibar Wajib Dimasukkan List Holiday

0
Penggemar band asal Inggris, Queen atau kalian yang sudah menonton Bohemian Rhapsody, tentu familiar dengan nama Zanibar. Meski tak diceritakan tentang tempat tersebut, namun Zanibar disebut sebagai tanah kelahiran sang vokalis legendaris Queen, Freddie Mercury.
Stone Town, Zanibar, Afrika ialah tempat kelahiran Freddie. Kota yang dalam bahasa setempat disebut Mji Mkongwe ini sarat dengan nilai sejarah. Termasuk rumay tempat Freddie lahir dan menikmati masa kecilnya yang kini dikenal sebagai Freddie Mercury House.

zanibar

Rumah tersebut memiliki pintu kecil berwarna coklat tua dan foto-foto freddie yang dipajang disamping pintu. Meski bangunan ini tak dibuka untuk umum, namun para turis bisa melihat kisah dan sejarah Freddie melalui informasi yang ada didinding luar rumah.

Baca juga: 6 Tempat yang Harus Dikunjungi di Banyuwangi

Hon. Mahmud selaku Menteri Informasi, Pariwisata, dan Warisan Dunia Zanibar mengatakan bahwa Freddie Mercury lahir di Zanibar, pengunjung bisa melihat tempat bersejarah dimana ia tinggal dulu. Ada Mercury House dan juga Mercury’s Restaurant yang didedikasikan untuknya.

Selain rumah Freddie Mercury, turis juga bisa mengeksplorasi lebih jauh kota Stone Town yang telah dijadikan sebagai situs warisan dunia UNESCO sejak tahun 2000. Ada pula Palace Museum yang dahulu merupakan Istana Sultan.

zanibar

Selain itu, Stone Town juga menjadi saksi bisu sebagai tempat penyiksaan dan perdagangan budak sekitar tahun 1800-an. Dahulu, ribuan budak dikumpulkan dalam tempat yang kecil itu sebelum dikirim ke luar negeri. Tur menelusuri perdagangan budak tersebut akan berakhir di sebuah gua yang berada di balik pantai indah di Mangapwani.

Tak hanya nilai sejarahnya yang menarik perhatian, Stone Town juga menawarkan suasana yang tak asing untuk wisatawan dari Indonesia. Pasalnya, 98 persen warganya beragama Islam, sehingga budaya mereka tak berbeda jauh dengan Indonesia. Kebudayaan Stone Town juga dipengaruhi oleh Arab, India, dan Afrika.

zanibar

Baca juga: 4 Film Syuting di Banyuwangi, Pemandangannya Bagus!

Hon. Mahmoud juga menjelaskan bahwa saat Ramadan tiba, kalian bisa mendengar satu masjid ke masjid lain membaca Al-Qur’an. Setiap masjid membaca satu juz setiap malam. Wah, keren ya sahabat pagi.

zanibar

Setelah puas menikmati keindahan kota yang penuh dengan sejarah, kamu juga bisa berbelanja di pasar yang menjual rempah-rempah. Seperti yang diketahui, Zanibar memang dikenal akan hasil rempah-rempahnya.

Nah bagaimana? Apakah sahabat pagi tertarik untuk Zanibar masuk dalam bucket list liburan tahun ini? Sepertinya tidak perlu berpikir dua kali. Pasti tidak susah juga untuk menemukan makanan yang halal.

Semoga bermanfaat ^^

Bakteri Jahat Menumpuk Di Keyboard Komputer!

0
Bagi banyak orang, bersentuhan dengan laptop atau komputer setiap harinya sudah menjadi rutinitas. Tak heran jika keyboard komputer adalah piranti yang paling sering disentuh oleh pengguna. Namun, siapa sangka keyboard komputer bisa berkembang menjadi sarang berbagai macam kuman jahat.
Peter Watson, konsultan ahli mikrobiologi dari University College London Hospitals (UCLH) Inggris pernah meneliti keyboard komputer di kantornya pada tahun 2005. Hasilnya, dari 33 sampel permukaan keyboard, empat diantaranya disebut-sebut sangat membahayakan kesehatan. Salah satunya bahkan mengandung kuman lima kali lipat dari jumlah kuman di toilet duduk kantor.

Baca juga: Rustic, Tema Resepsi Pernikahan Yang Wajib Dicoba

Penelitian tersebut menunjukkan bahwa keyboard komputer yang dipakai bersama-sama di sebuah lab medis sangat potensial terkontaminasi mikroba. Beberapa diantaranya sangat berperan vital dalam transmisi infeksi nosokomial antara mahasiswa kedokteran dan pasien di rumah sakit. Infeksi nosokomial ialah infeksi yang penyebarannya di dalam lingkungan rumah sakit atau fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.

Para peneliti sepakat bahwa cara efektif untuk mengenyahkan bakteri jahat di keyboard adalah dengan cara membersihkannya. Salah satu penyebab kotor dan jadi sarang bakteri menurut Peter Watson, ialah karena perilaku penggunanya. Misalnya menyantap makan siang atau kue sambil menggunakan komputer. Remah-remah dan noda makanan yang jatuh di keyboard akan melekat dan menumbuhkan berbagai macam bakteri.

keyboard komputer

Keyboard harus dibersihkan dari debu dan remah-remah makanan, dilap dengan kain lembut tak berbulu yang sedikit basah. Kalau perlu, keyboard juga dibersihkan dengan disinfektan seperti tisu beralkohol. Kebersihan lain pengguna seperti tidak mencuci tangan setelah ke toilet bisa juga menyebabkan bakteri berkembang biak di keyboard.

Baca juga: Membuat Pizza Dengan Ilmu Fisika? Bagaimana Bisa?

Bagaimana dengan komputer pribadi?

Keyboard komputer pribadi cenderung lebih sedikit menyimpan tumpukan bakteri. Peneliti menemukan bahwa jumlah bakteri yang ada di keyboard komputer pribadi cenderung lebih rendah dibandingkan keyboard komputer yang dipakai bersama.

Bakteri yang ditemukan oleh peniliti ialah bakteri yang cenderung hidup pada tubuh manusia. Biasanya dikulit, mulut dan saluran hidung. Jadi, kemungkinan sebagian besar bakteri berasal dari tangan kita sendiri.

keyboard komputer

Beragam bakteri jahat ini sebenarnya tidak akan dengan mudah menyakiti manusia, kecuali sistem kekebalan tubuh sedang lemah karena terserang penyakit atau memiliki luka terbuka. Maka, tak ada salahnya untuk menjaga kebersihan permukaan keyboard komputer, entah itu milik pribadi maupun umum.

Baca juga: Mabuk Air Rebusan Pembalut Wanita Tren Dikalangan Remaja

Semoga bermanfaat ^^

Rustic, Tema Resepsi Pernikahan Yang Wajib Dicoba

0
Mempersiapkan resepsi pernikahan memang persoalan yang menguras pikiran, tenaga, dan tentu saja menguras kantong. Resepsi pernikahan impian setiap pasangan pasti berbeda-beda, bergantung bagaimana mereka memaknai resepsi pernikahan itu sendiri. Ada yang ingin resepsi pernikahannya bertabur kemewahan, ada juga yang ingin sederhana dengan suasana yang intim dan hangat.
Salah satu wedding theme yang sedang tren dan masih sangat fresh adalah tema rustic. Tema resepsi pernikahan ini disebut sebagai tema yang unik dengan kreativitas yang tinggi. Asiknya lagi, tema rustic ini cenderung irit budget. Menurut kalian seperti apa tema rustic ini? bagaimana tips untuk menggunakan tema ini?

Baca juga: Membuat Pizza Dengan Ilmu Fisika? Bagaimana Bisa?

  1. Rustic : kreativitas irit budget.
resepsi pernikahan
Budget adalah salah satu hal yang membuat pasangan kerepotan ketika mempersiapkan resepsi pernikahan. Nah, dengan tema rustic kita gak perlu lagi kawatir karena modal utama dari tema ini adalah kreativitas. Secara istilah, ‘rustic’ merujuk pada pedesaan, informal, dan sederhana. Begitu pula dengan konsep yang diusung oleh tema rustic, yaitu nuansa pedesaan yang sederhana dan hangat. Tidak perlu merogoh kantong terlalu dalam, dengan kreativitas tingkat tinggi, konsep rustic bisa kita wujudkan dalam resepsi pernikahan.
  1. Menggunakan dekorasi berbahan kayu.
resepsi pernikahan
Seperti pengertiannya yang merujuk pada konsep pedesaan, dekorasi dari tema rustic ini banyak menggunakan material kayu. Istimewanya, kayu yang terlihat ‘tua’ untuk menimbulkan kesan ‘usang’. Kayu tua yang dimaksud bukan berarti menggunakan kayu yang sudah dihinggapi rayap, namun bisa menggunakan kayu yang tidak di finishing dan tentunya masih kuat. Kayu yang dipakai bisa kayu yang sedemikian rupa sehigga terlihat tua, atau kayu yang memang sudah tua. Warna kayu pun tidak harus selalu coklat, seringkali putih juga digunakan.
  1. Warna pastel atau warna tidak kontras menjadi andalan.

resepsi pernikahan

Ciri khas lain dari rustic ialah warna-warna dalam dekorasinya. Warna yang digunakan ialah pastel atau warna yang pucat dan tidak kontras. Walaupun menggunakan warna-warna pucat bukan berarti hanya menggunakan warna putih, abu-abu atau coklat. Warna lain seperti biru, hijau, dan kuning pun bisa digunakan untuk tema rustic, namun dalm versi pastel. Dekorasi dengan warna pastel ini akan memberi kesan cantik, tenang dan hangat.

Baca juga: Mabuk Air Rebusan Pembalut Wanita Tren Dikalangan Remaja

  1. Pakai barang bekas? Kenapa tidak.

Siapa bilang untuk resepsi pernikahan semuanya harus serba baru? Kamu bisa juga kok memanfaatkan barang-barang yang sudah tidak terpakai dan menyulapnya lagi menjadi barang dekorasi yang artsy. Barang-barang seperti tangga kayu, ember besi, dan lain-lain bisa berubah menjadi barang dekorasi dengan sentuhan kreativitas dan imajinasimu. Google dan Pinterest bisa dijadikan sumber inspirasi lho. Manfaatkan kreativitasmu demi budget pernikahan yang lebih irit.

  1. Sederhana, hangat dan akrab.
resepsi pernikahan

Beberapa tema pernikahan mengusung kesan mewah, rapi, dan kompleks. Berbeda dengan tema rustic yang justru sebaliknya. Kesan yang ingin ditampilkan dalam tema rustic ialah alami, tidak berlebihan, dan sederhana. Suasana yang diharapkan dari tema rustic ialah suasana yang hangat. Diharapkan para tamu akan menikmati acaranya dengan atmosfer keakraban dan kehangatan yang kuat.

Baca juga: Tonic Immobility Sebagai Reaksi Kelumpuhan Sementara

Unik dan artsy banget ya tema rustic ini. suasananya juga tampak sangat hangat dan akrab. Bisa nih jadi salah satu referensi buat kalian yang lagi cari-cari ide dekorasi resepsi pernikahan nanti. Hal penting yang diingat ketika menyiapkan resepsi pernikahan ialah, jangan maksa! Jangan sampai kamu banting tulang cari uang, apalagi sampai berhutang, hanya untuk menggelar resepsi yang diharapkan tidak menjadi bahan perbincangan para tetangga. Tetap bijak ya sahabat pagi.

Semoga bermanfaat ^^