Extreme Job: Jiwa Korsa, Penuh Canda Tawa

0
195
extreme job

Sahabat Pagi sudah nonton film minggu ini? Kalau belum, Sahabat Pagi bisa pilih film Extreme Job untuk ditonton. Film bergenre komedi ini patut ditonton bagi yang ingin menghilangkan stres. Film yang menggambarkan jiwa korsa dan juga penuh canda tawa ini sayang untuk tidak ditonton.

Box Office No. 1 di Korea Selatan

Extreme Job menceritakan tentang tim detektif yang menjalankan tugasnya untuk menguak kasus gembong narkoba di Korea Selatan. Meski terkesan membosankan dan penuh adegan ekstrim, namun nyatanya tidak. Sesuai dengan genrenya, yaitu komedi, film Extreme Job sukses membuat gelak tawa di setiap adegannya. Extreme Job tayang di Indonesia pada 20 Februari 2019 dan telah menjadi no. 1 box office di Korea Selatan. Jumlah penontonya sudah menembus angka 15,94 juta pada Sabtu (2/3) lalu. Angka tersebut akan terus bertambah.

Tentang Extreme Job

Film Extreme Job berdurasi 111 menit dan pertama kali rilis di negara asalnya, Korea Selatan, pada 23 Januari lalu. Disutradari oleh Lee Byeong-heon, sukses menampilkan lima pemeran tim detektif yang berhasil menguak kasus gembong narkoba di kota Seoul. Ryu Seung Ryong sebagai Kapten Go, pemeran anggota detektif oleh Lee Hanee sebagai Jang, Lee Dong Hwi sebagai Young-ho, Jin Seon Kyu sebagai Ma, dan Gong Myung sebagai detektif muda Jae-hoon.

Baca juga: Kesalahan yang Membuat Ruangan Tampak Sempit

Pada hari ketiga setelah dirilis, Film Extreme Job berhasil memperoleh satu juta penonton. Hal ini menjadi Film Extreme Job menjadi film bergenre komedi pertama di Korea Selatan yang tercepat memperoleh penonton. Berbicara mengenai pendapatan, per tanggal 1 Maret lalu film Extreme Job berhasil menembus angka keuntungan sebesar USD 120,53 juta. Pencapaian ini melebihi pendapatan yang diperoleh film  The Admiral: Roaring Currents pada tahun 2014 lalu.

Jiwa Korsa yang Penuh Canda Tawa

Kisah bermula ketika tim Kapten Go tidak membuahkan hasil dalam mengungkap kasus gembong narkoba yang ada di kota Seoul. Detektif Choi yang diperankan oleh Song Young Kyu siap mengambil alih investigasi terhadap kasus gembong narkoba. Kinerja tim kapten Go dianggap lalai dan tidak segera mendapatkan hasil yang diharapkan. Bahkan untuk tim investigasi kasus narkotika akan dibubarkan. Mulai dari situ, kapten Go merasa demotivasi dan tidak berharap melanjutkan karirnya sebagai kapten detektif.

Baca juga: Yuk Ketahui Penyebab dari Kantung Mata

Adanya jiwa korsa dan kekeluargaan yang rekat, anggota tim lainnya tidak terima ketika kapten Go harus digantikan dengan Detektif Choi yang merupakan junior kapten Go. Seluruh anggota tim berjuang untuk bisa memecahkan kasus gembong narkoba di Kota Seoul. Aksi-aksi konyol tidak terelakkan pada setiap scene dalam film. Para penonton diajak untuk tidak tegang dengan jalan cerita detektif dan segala bentuk aksi militan lainnya.

Lokasi pengintaian yang dilakukan berada pada sebuah restoran ayam goreng. Tepat didepan restoran tersebut merupakan tempat tinggal para gembong narkoba yang selama ini diinvestigasi oleh kapten Go dan tim. Hari demi hari berlalu, prestasi tim kapten Go tidak menghasilkan prestasi juga. Hingga sang pemilik restoran ayam goreng memutuskan untuk menjual restorannya karena sudah tidak ada lagi pembeli.

Tak menyianyiakan kesempatan itu, kapten Go yang sudah demotivasi memutuskan untuk membelinya. Kapten Go tidak sendirian dalam pendanaan, karena para anggotanya membantunya. Singkatnya, mereka mendadak menjadi tim sukses usaha ayam goreng. Jumlah pembeli semakin meningkat, semenjak kapten Go mengambil alih restoran tersebut. Aksi-aksi jiwa korsa, penuh canda tawa tercermin pada setiap adegan.

Baca juga: Inspirasi Desain Area Foyer dalam Rumah

Film Extreme Job layak untuk ditonton dan memiliki makna positif. Jiwa korsa dan pantang menyerah serta mencintai pekerjaan dengan tulus membawa keberhasilan. Selain itu pelajaran yang dapat diambil dari film berbahasa Korea tersebut adalah menumpas kejahatan dan menjunjung tinggi kebaikan dengan berbalut rasa kekeluargaan.

loading...