Pentingnya Masker Wajah Untuk Pria

0

Mayoritas orang menganggap hanya wanita saja yang butuh perawatan wajah secara lengkap. Padahal pria juga tak kalah membutuhkannya loh.

Namun pria memang cenderung terlalu cuek dengan penampilannya. Mereka merasa malas membersihkan muka secara teratur apalagi melakukan aneka perawatan wajah.

Baca Juga : Inspirasi Gaya Rambut Untuk Tahun Depan

Kebanyakan pria lebih banyak menghabiskan waktunya diluar ruangan. Sehingga dalam kehidupan sehari-hari wajah pria lebih banyak terpapar debu dan juga kotoran. Ini artinya wajah pria juga butuh perawatan ekstra agar terhindar dari bakteri penyebab komedo serta jerawat.

Jika komedo dibiarkan saja pada kulit wajah, tentunya ini akan memperburuk kesehatan kulit wajah kamu yang cenderung menjadi wajah berjerawat. Selain berjerawat, jika komedo dibiarkan saja akan menumpuk sel kulit mati di area kulit wajah.

Nah, untuk menghindari masalah masalah tersebut penggunaan masker black mask adalah salah satu solusinya. Black mask menjadi salah satu andalan untuk atasi masalah komedo pada wajah.

Black mask mampu mengangkat komedo, sel kulit mati, debu, minyak dan sisa sisa kotoran yang menempel pada wajah. Hasilnya akan membersihkan pori pori dan mencegah jerawat.

Baca Juga : Kini Ada Aplikasi Keuangan Online Loh!

Bukan saatnya lagi cuek dengan kesehatan wajahmu, bro! Dapatkan layanan masker wajah black mask dengan mudah, tanpa ribet, kamu hanya perlu klik tangtingbarberhome.com lalu tentukan lokasi dan waktu sesukamu! Di tempat ternyamanmu, tim Tangting Barberhome siap melayani mu.

Bingung Gaya Rambut Apa yang Pas Buat Kamu di Tahun Depan? Inilah Prediksinya!

Bingung Gaya Rambut Apa yang Pas Buat Kamu di Tahun Depan – Hai, BroGan dan Sismoet! Sudah persiapkan budget makeover rambut tahun depan? Pasti sudah, dong! Nah, untuk gaya rambut yang pas? Jangan khawatir, inilah prediksi gaya rambut yang pas buat kamu di tahun depan!

Untuk BroGan, hairstyle yang bakalan trend tahun depan, jika diprediksi dari Men’s Fashion Week Fall/Winter 2019-2020 adalah gaya rambut ala 1990. Dari rambut gondrong sebahu hingga bowl cut seperti di bawah ini.

gaya rambut
Bowl cut dengan warna ala Celine show. © Peter White/Getty Images
gaya rambut
Square bob gondrong sebahu terlihat di MSGM Fall/Winter 2019-2020. © Gioconda & August

Sudah siap gondrong lagi atau potongan mangkuk? Eh, tapi jangan sampai potong rambut sendiri pakai mangkuk, loh! Maunya gaya, eh nanti malah mati gaya, deh!

Baca juga : 6 Tips dan Trik Memiliki Rambut Indah

Untuk Sismoet, hairstyle yang bakalan trend tahun depan menurut hairstylist selebriti A-list asal Prancis, Frédéric Fekkai, adalah ala 1990 juga. Untuk gaya rambut yang bakal trend (lagi) tahun depan adalah jagged edge bob. Rambut bob yang bercahaya memang lagi jaman banget, namun ujungnya akan terlihat bergerigi – jagged – dan berantakan. Lebih beda dari rambut bob yang biasanya, kan? Tampak bold dan seksi, bukan?

gaya rambut

Sismoet yang suka bereksperimen dengan warna, ada yang seru di tahun depan, nih. Pertama, balayage masih bakalan populer banget. Namun, teknik ini dinamakan twisted balayage. Caranya adalah tinggal membagi rambut, ambil ujung rambut dan warnai dengan gerakan memutar – twisting. Mirip kayak rambut Sismoet habis terpapar sinar matahari karena pergi surfing ke pantai berhari-hari, deh!

Baca juga : Bisakah Rambut Kembali Sehat Setelah di Warnai?

Nah, untuk warna dari twisted balayage ini bukan brunette lagi. Warnanya lebih sedikit pirang, seperti warna cinnamon ataupun hazelnut. Atau kalau lebih berani lagi, warna biru, lavender, pink, ataupun turquoise.

Bosan dengan balayage? Sismoet bisa coba color contrasting. Bukan satu warna, tapi dua warna! Jadi, sismoet bisa mewarnai dengan warna yang lebih cerah untuk framing wajah Sismoet dan warna yang lebih kontras lagi untuk warna rambut hingga belakang kepala seperti di bawah ini.

Sumber : Instagram @bleachlondon

Berani?

Without further ado, siap-siap aja untuk makeover rambut Sismoet dan BroGan dan panggil favorit BroGan, ya!

Ruangan Lembab Perlu Diwaspadai

0

Ruangan lembab? hati-hati! Ini bukan berarti Anda tidak boleh bersantai di dalam ruangan tersebut. Namun, ruangan lembab ini dibiarkan terus-menerus perlu diwaspadai, loh. Inilah mengapa rumah yang lembab berbahaya.

Ruangan lembab dan minim ventilasi adalah tempat dimana jamur akan tumbuh dengan cepat. Serpihan jamur atau spora tersebut terhirup, saluran pernafasan Anda bisa terganggu. Anda bisa terkena bersin, batuk, hidung mampet, iritasi tenggorokan hingga yang terparah, asma.  

Ruangan Lembab

Ciri-ciri dari ruangan lembab yang terkena serangan jamur adalah muncul titik-titik berwarna hitam atau hijau, cokelat, ataupun jingga di dinding. Selain jamur, terdapat bau apek, bercak air di dinding ataupun plafon, serta cat dinding atau wallpaper yang mudah retak ataupun mengelupas. Sangat mengganggu sekali, bukan?

Baca juga : Rangka Atap Baja Ringan : Inilah Yang Harus Anda Ketahui

Ruangan yang cenderung lembab di rumah adalah kamar mandi serta ruang cuci pakaian. Untuk kamar mandi, bagi Anda yang sering mandi air hangat akan lebih menghasilkan uap yang lebih banyak daripada air dingin. Maka dari itu, dibutuhkan exhaust fan untuk menghilangkan kelembaban. Untuk ruang cuci pakaian, panas yang terperangkan dari mesin cuci akan membuat kelembaban udara meningkat. Anda juga bisa menggunakan exhaust fan di ruang ini.

ruangan lembab

Selain exhaust fan, Anda bisa membuat tambahan ventilasi. Ventilasi yang terbaik adalah dengan menggunakan sistem cross ventilation. Anda juga bisa menggunakan cat dinding anti-lembab atau perkuat dengan lapisan semen yang lebih kedap air.

Baca juga : Genteng Bocor Saat Hujan Tak Lagi Terjadi

Tak hanya uap, pemilihan materi genteng pun juga dapat menyebabkan kelembaban ruangan naik. Jika pilihan materi genteng jelek, ini akan berakibat plafon di dalam rumah Anda menjadi lembab. Jika Anda biarkan terus-menerus, plafon rumah Anda akan menjadi lapuk dan roboh. Atau malah menjadi makanan rayap. Waduh, berbahaya, bukan?

Maka dari itu, segera pilih materi atap yang berkualitas bagus dan tidak menyebabkan lembab di dalam rumah Anda. Pilihlah terbaik favorit Anda dan segera ganti atap Anda.

Genteng Bocor Saat Hujan Tak Lagi Terjadi

0

Genteng Bocor Saat Hujan Tak Lagi Terjadi – Musim hujan akan tiba sebentar lagi. Namun, ini berarti juga masalah-masalah rumah pun akan tiba sebentar lagi. Dari banjir hingga genteng bocor pun ada. Jangan khawatir, kenali penyebabnya dan cara mengatasi genteng bocor!

Genteng bocor karena posisi genteng kurang pas

Penyebab genteng bocor pertama adalah karena posisi genteng yang dipasang kurang pas atau berantakan. Posisi genteng pun bisa kurang pas akibat angin kencang. Untuk mengatasi masalah ini, Anda hanya perlu merapikan letak genteng Anda hingga memiliki posisi yang pas.

Baca juga : Rangka Atap Baja Ringan : Inilah Yang Harus Anda Ketahui

Genteng bocor karena ada bagian genteng yang pecah atau rusak

Kedua, ada beberapa bagian genteng yang pecah atau rusak. Solusi untuk ini adalah tinggal mengganti genteng yang sama bentuknya. Jika Anda kesulitan mencari genteng yang sama, Anda bisa menggunakan potongan serat kassa pada bidang genteng sesuai ukuran dan diolesi dengan larutan waterproof. Pastikan juga sambungan antar-genteng sudah tertutup rapat dan tidak ada celah. Celah pada sambungan akan menyebabkan kebocoran.

Oh ya, cek juga plafon di dalam rumah Anda. Plafon yang lembab dan dibiarkan terus-menerus akan menjadi lapuk dan roboh. Atau yang terburuk, menjadi makanan rayap.

Perhatikan kemiringan atap

Anda juga perlu untuk memerhatikan sudut kemiringan genteng. Kemiringan yang ideal adalah 30 derajat agar air hujan dapat mengalir langsung ke bawah dan tidak tergenang di atap rumah. Namun, ada baiknya juga jika melihat kemiringan sesuai dengan bahan baku pembuatan atap. Untuk genteng keramik, dibutuhkan sudut kemiringan lebih dari 30 derajat. Di sisi lain, asbes adalah 15 derajat. Dengan kemiringan genteng yang pas, air tidak akan merembes ke dalam rumah.

Kemiringan yang berlebihan juga tidak boleh karena genteng pun dapat mudah merosot dan akan memberikan akses air masuk ke dalam rumah yang lebih mudah.

Baca juga : Musim Hujan Tiba, Perhatikan Hal-Hal Ini

Pilihan material yang salah

Pemilihan material juga menjadi faktor kebocoran atap. Pemilihan material yang salah seperti tanah liat, beton, keramik, atau kayu sirap dapat membuat bocor rumah Anda. Apalagi, material ini kurang mampu menahan beban atap yang besar.

Segera ganti atap Anda dengan bahan asbes, semen fiber, dan seng antikarat. Anda juga bisa mengganti konstruksi atap Anda dengan baja ringan agar atap dapat menahan beban atap yang besar. Pilih yang terbaik agar genteng tak lagi bocor saat hujan.

Jadi, sudah tak khawatir lagi saat hujan terjadi, kan?

Rangka Atap Baja Ringan : Inilah Yang Harus Anda Ketahui

0

Rangka atap baja ringan kini sangat populer di Indonesia yang makin sadar lingkungan. Baja ringan menggantikan pilihan material kayu yang akan menyebabkan penebangan hutan berlebihan dan menyebabkan baja ringan menjadi pilihan. Inilah hal-hal yang harus Anda ketahui.

Rangka atap baja ringan : lebih kokoh, tahan lama, dan anti rayap

Jika dibandingkan dengan kayu yang menyerap panas dan air, baja ringan lebih kokoh. Baja ringan tidak membutuhkan perawatan dan kokoh. Apalagi, baja ringan tak mudah diserang rayap.

Rangka Atap Baja Ringan

Baja ringan juga tahan terhadap karat. Jika rangka atap kayu masih butuh coating anti rayap, baja ringan tak memerlukan cat finishing. Sangat sederhana, bukan?

Baca juga : Kusen Kayu dan Aluminium : Ini Perbedaannya

Pemasangan yang efisien pada rangka atap baja ringan

Pemasangannya pun sangatlah efisien. Pemasangan akan memakan waktu dari 3-7 hari tergantung kerumitan desain rangka atap. Pemasangan pun tidak terlalu rumit karena bobotnya yang ringan dapat disambung cukup menggunakan las, baut, ataupun keling.

Bagaimana dengan rangka atap kayu? Pemasangannya membutuhkan rangkaian rangka, lalu dilanjut dengan pemasangan genteng, karpus, hingga lisplang. Pemasangannya pun bisa sampai 8-28 hari. Waduh, cukup lama, bukan?

Baca juga : Musim Hujan Tiba, Perhatikan Hal-Hal Ini

Tak hanya itu, ketersediaan baja ringan pun mudah dicari daripada kayu. Kayu yang berkualitas baik, seperti kayu kamper Samarinda, kayu jati, dan kayu ulin kini sangat sulit dicari. Sekalipun ada di pasaran, harga kayu-kayu tersebut sangatlah mahal.

Mudah Dibentuk

Jika Anda merasa bahwa baja ringan bentuknya hanya standar pabrik, kini baja ringan sangat bervariasi. Baja ringan dapat dengan mudah dipotong dan dibentuk sesuai bentuk rangka atap yang Anda inginkan.

Kuat

Baja ringan lebih kuat karena memiliki kemampuan menyimpan energi dalam jumlah besar. Baja ringan dapat diberi beban kejut, geser, hingga kelenturan. Berbeda dengan kayu ataupun baja konvensional, bahan-bahan ini dapat langsung hancur ketika diberi gaya kejut, geser, ataupun kelenturan.

Jadi, apakah masih memilih rangka atap kayu? Segera hubungi terpercaya dan ganti dengan baja ringan yang lebih nyaman dan efisien untuk hunian Anda.

Musim Hujan Tiba, Perhatikan Hal-Hal Ini

0

Musim hujan pun akan segera tiba setelah musim kemarau berkepanjangan. Agar terhindar dari banjir, dinding rembes, rumah kebocoran, dan hal-hal yang tidak nyaman pada hunian Anda, perhatikan hal-hal ini.

Sebelum musim hujan tiba, periksa kondisi saluran air

Selama musim kemarau, kondisi saluran air di luar rumah, talang air, hingga pipa-pipa Anda rentan kotor karena debu dan kotoran kering. Sebelum musim hujan tiba, ada baiknya untuk mengecek saluran-saluran tersebut. Jika saluran-saluran ini tersumbat, rumah Anda akan tergenang air.

Perlu dilakukan pembersihan saluran-saluran tersebut selama dua minggu sekali. Pastikan saluran-saluran air tersebut tidak tersumbat dan tidak ada kotoran sama sekali. Pastikan juga tidak ada pipa air yang bengkok ataupun retak.

Baca juga : Pintu Aluminium Lebih Awet, Benarkah?

Perhatikan atap rumah

Hal kedua yang perlu diperhatikan saat adalah atap rumah. Yang bisa Anda cek dari atap rumah Anda adalah apakah terjadi pergeseran pada genteng. Pergeseran pada genteng sering terjadi karena angin atau hewan yang lewat di genteng Anda serta. Anda juga bisa mengecek apakah ada keretakan, apalagi jika genteng Anda terbuat dari asbes.

Baca juga : Permasalahan Pintu Kayu Ini Kerap Anda Temui?

Perhatikan kabel listrik

Hawa lembap dan panas pada saat musim hujan akan menyebabkan kabel listrik dapat terkelupas. Ini dapat menyebabkan korsleting, dan lebih parah lagi, kebakaran. Hal yang bisa Anda lakukan untuk mengantisipasi ini adalah memeriksa seluruh kabel dan setop kontak. Jika dapat kerusakan, segera perbaiki dengan mengganti kabel baru. Anda juga dapat mempersiapkan alat penerangan alternatif.

Cek sistem ventilasi Anda

Ventilasi memang tampak remeh. Namun, aliran udara yang dingin saat hujan dapat menimbulkan hawa lembap dan akan memicu berkembang biaknya bakteri. Cek sistem ventilasi Anda dan pasang yang terbaik. Anda dapat menutup ventilasi Anda sementara saat hujan dan membuka kembali untuk pergantian udara.

Agar kebocoran ataupun dinding merembes tidak terjadi, ada baiknya mengganti dengan baja ringan sebagai bahan baku rumah. Baja ringan tidak mudah berkarat ataupun rembes dan sangat pas untuk hunian di daerah tropis. Segera kontak terpercaya dan ganti dinding Anda dengan baja ringan.

Pintu Aluminium Lebih Awet, Benarkah?

0

Pintu kayu memang tampak indah dan memberikan kesan natural. Jangan salah, pintu aluminium kini lebih banyak model yang pas untuk desain rumah Anda, loh! Namun, apakah pintu aluminium lebih awet daripada pintu kayu? Tentu! Berikut adalah jawabannya! 

Pintu aluminium kini sangat populer karena tahan lama dan dapat didesain sesuai permintaan Anda. Tak seperti dulu yang hanya mengikuti standar pabrik, aluminium kini memiliki banyak model dan dapat dicat mirip ala kayu. Tak hanya itu, berbeda dengan kayu yang rentan terkena gaya puntir, aluminium lebih tahan keropos. Selain itu, kayu mudah termakan rayap, dan aluminium tidak.

Baca juga : Kusen Kayu dan Aluminium : Ini Perbedaannya

Kedua, yang membuat pintu aluminium lebih awet adalah tidak akan menyusut ataupun memuai karena cuaca seperti kayu. Pintu kayu akan menyusut saat musim panas dan memuai dan mengembang saat musim hujan. Namun, ini akan tidak terjadi pada aluminium. Aluminium akan tetap seperti bentuk awal karena tidak menyerap panas ataupun air.

Baca juga : Permasalahan Pintu Kayu Ini Kerap Anda Temui?

Perawatan agar tetap awet juga tak terlalu sulit jika dibandingkan dengan pintu kayu. Perawatan aluminium hanya cukup dengan sering dibersihkan, diberi coating anti bocor. Lagipula, perawatan ini tak perlu dilakukan secara berkala. Namun, bagaimana dengan pintu kayu? Dari pemberian anti rayap, cat anti rayap, coating lagi.. ribet sekali, bukan? 

Terakhir, pembuatan pintu memang harus sedikit kompleks dengan memperhatikan sambungannya. Sambungan pada siku atau kaca yang kurang baik akan menyebabkan air hujan dapat masuk atau bocor. Namun, jangan khawatir! Dengan penyambungan dan karet penyekat (sealant) antara kaca dan aluminium yang rapi dan dengan bahan berkualitas, aluminium akan lebih awet. Tidak terlalu susah, bukan?


Agar tidak salah pilih untuk memasang ataupun menyambung pintu, diperlukan profesional. Mereka akan memasang ataupun menyambung pintu Anda dengan pilihan aluminium berkualitas tinggi serta lebih hati-hati agar air hujan tidak masuk dan lebih awet. Jadi, apakah masih ingin pakai pintu kayu?

Permasalahan Pintu Kayu Ini Kerap Anda Temui?

0

Pintu kayu akan dapat memberikan kesan klasik untuk rumah Anda. Namun, apakah Anda memiliki permasalahan pintu kayu yang kerap Anda Temui? Kenali penyebab permasalahan tersebut! 

Permasalahan pintu kayu menyusut dan memuai

Permasalahan pintu kayu pertama yang paling sering ditemui adalah pintu kayu yang menyusut. Masalah ini sering muncul karena kayu dapat memuai dan menyusut akibat cuaca. 

Pada saat panas, permasalahan pintu kayu akan bertambah. Tak hanya menyusut, sambungan kayu yang awalnya rapat akan menjadi renggang. Ditambah lagi cat pintu kayu menjadi retak dan pintu akan menjadi sangat-sangat rapuh. Ini disebabkan karena kadar air pada pintu sangat tinggi.  

Baca juga : Kusen Kayu dan Aluminium : Ini Perbedaannya

Di sisi lain, pada saat musim hujan, biasanya kayu akan memuai karena kandungan air dalam kayu meningkat. Pintu pasti akan mengembang lagi seperti bentuk awal. Namun, permasalahan pintu kayu terletak pada sesaknya pintu pada kusennya. Akan memakan dua hingga tiga musim untuk pintu tersebut menjadi normal kembali. 

Sebenarnya, terdapat kandungan air dalam kayu yang harus dipenuhi agar pemuaian dan penyusutan masih dapat diterima pintu. Pintu yang mudah memuai dan menyusut ini terjadi karena proses ovennya kurang sempurna. 

Baca juga : Kekurangan Kusen Kayu Ini Perlu Anda Ketahui

Melamik terkelupas

Melamik, atau cat finishing pada kayu agar tekstur alami kayu tetap terlihat, akan terkelupas seiring perubahan cuaca. Sama seperti permasalahan pintu kayu pertama, melamik akan terkelupas jika sering terpapar sinar matahari maupun air hujan. 

Lapuk dan berjamur

Permasalahan ini sering diabaikan. Namun, akan sangat menganggu jika Anda benar-benar menjaga rumah Anda tetap bersih dan nyaman untuk dilihat. Pintu kayu yang lapuk dan berjamur ini juga berakibat karena sering terpapar panas dan air hujan. 

Jika pintu baru saja ditumbuhi jamur, Anda cukup membersihkannya dengan menggerus jamur tersebut dan mengecat ulang. Namun, kalau lapuk? Sayang sekali Anda harus mengganti pintu itu dengan segera daripada pintu akan roboh dan melukai anggota keluarga Anda di rumah. 

Ribet sekali dalam perawatan pintu kayu ini, bukan? Ada baiknya jika mengganti pintu Anda dengan pintu aluminium yang lebih awet dan perawatannya pun lebih sederhana. Segera cari dan ganti pintu kayu Anda.

Kusen Kayu dan Aluminium : Ini Perbedaannya

0

Kusen, atau bingkai yang menjadi tumpuan agar pintu atau jendela dapat dibuka dan ditutup. Terdapat berbagai bahan dasar kusen, seperti kayu dan aluminium. Masing-masing memiliki kelebihan dan kelemahan. Inilah perbedaan kusen kayu dan aluminium agar dapat memilih kusen yang tepat untuk rumah Anda.

kusen kayu dan aluminium
Kusen kayu. Sumber : http://www.astrein-holz.com/

Baca juga : Kekurangan Kusen Kayu Ini Perlu Anda Ketahui

Kusen Kayu dan Aluminium : Estetika

Mari membahas dari sisi estetika terlebih dahulu. Kusen kayu sangatlah populer karena kemampuannya untuk melengkapi berbagai gaya rumah, baik tradisional, modern, atau klasik. Kusen kayu dapat memberikan penampilan natural untuk sudut-sudut estetika rumah. 

Di sisi lain, kusen aluminium tak memiliki variasi bentuk yang bermacam-macam daripada kusen kayu. Model kusen aluminium sangatlah terbatas karena sudah merupakan standar pabrik. 

Kusen Kayu dan Aluminium : Cuaca 

Selanjutnya, perbedaan dari bagaimana cuaca mempengaruhi kusen. Kusen kayu memang mampu menahan panas atau dingin luar ruangan dan memberikan suhu di dalam ruangan yang pas secara alami. Namun, kayu dapat menyerap air hingga panas secara menyeluruh dan mampu menyebabkan volume kayu dapat berubah. Ini akan membuat pintu ataupun jendela menjadi sulit dibuka. 

kusen kayu dan aluminium
Kusen aluminium. Sumber : https://www.hedgehogaluminium.com/

Kusen aluminium, tidak akan menyusut ataupun melengkung akibat perubahan cuaca seperti kusen kayu. Namun, jika kualitasnya rendah, kusen akan dapat memuai saat terjadi perubahan suhu drastis yang akan membuat kaca mudah lepas. 

Baca juga : Permasalahan Pintu Kayu Ini Kerap Anda Temui?

Kualitas di Pasaran  

Saat ini, kusen kayu berkualitas tinggi sangat sulit di dapat. Perlu Anda ketahui, kualitas kusen kayu dapat dinilai dari proses oven. Jika kayu tersebut melewati proses oven yang baik, maka kualitas tersebut akan baik. 

Tak hanya itu, jenis kayu pun mempengaruhi kualitasnya. Kualitas yang baik merupakan kayu kamper Samarinda dan kayu jati. Di sisi lain, kualitas di bawahnya adalah kayu kamper Medan, Singkil, dan Meranti. 

Kusen aluminium lebih mudah ditemukan di pasar. Apalagi, kusen aluminium ini lebih tahan keropos. 

Perawatan 

Perawatan kusen aluminium lebih mudah dan sederhana dibandingkan kusen kayu. Hanya perlu dibersihkan setiap hari dengan cairan pembersih piring dan spon ataupun sabut kelapa. 

Namun, perawatan kusen kayu sedikit lebih ribet dengan coating lapisan tahan jamur agar tetap awet secara berkala. Anti-rayap juga perlu dipasang di rumah agar kusen kayu tak termakan rayap. 

Ketika warna kayu mulai kusam, perlu dilakukan pengecatan ulang. Namun, cat yang digunakan tidak bisa menggunakan cat sembarangan. Perlu cat kayu yang tahan terhadap segala cuaca untuk melapisi cat kayu tersebut. 

Nah, setelah tahu perbedaan kusen kayu dan aluminium, manakah yang menjadi favorit Anda? Kusen aluminium, bukan? Karena telah memasuki musim hujan, segera panggil untuk mengganti kusen Anda agar rumah Anda tidak bocor. 

Kekurangan Kusen Kayu Ini Perlu Anda Ketahui

0

Kusen kayu adalah favorit pecinta desain rumah tema classic maupun vintage. Tak hanya itu, kusen kayu akan memberikan kesan estetika pada desain rumah tipe apa saja. Apalagi, bentuknya dapat diubah, dari bentuk lurus hingga melengkung. Namun, sebelum memilih kusen kayu untuk rumah, berikut adalah kekurangan kusen kayu yang perlu Anda ketahui. 

Baca juga : Permasalahan Pintu Kayu Ini Kerap Anda Temui?

Kusen kayu memang tampak indah. Namun, terdapat macam-macam jenis kayu dan kualitasnya pun beragam. Kekurangan kusen kayu yang pertama adalah kayu dengan kualitas yang baik sangatlah sulit untuk dicari. Terdapat macam-macam jenis kusen kayu, dari kayu kamper, kayu ulin, hingga kayu jati. Kayu jati yang bagus adalah bukan kayu yang muda. Namun, banyak kayu muda yang ada di pasaran dan harga jualnya sangat tinggi. Padahal, yang dicari merupakan kayu yang cukup tua dan kokoh, bukan?

Baca juga : Kusen Kayu dan Aluminium : Ini Perbedaannya

Kekurangan kusen kayu kedua adalah karena mudah dimakan rayap, dibutuhkan perawatan secara berkala. Perawatan ini berguna untuk memperpanjang umur cat atau coating anti jamur yang akan membuat kusen kayu semakin awet. 

Kusen kayu mampu menahan panas atau dingin dari luar ruangan dan membuat ruangan memiliki suhu ruangan yang sesuai secara alami, tak terlalu panas maupun dingin. Namun, kusen kayu dapat menyerap air dan terkena panas matahari juga. Kekurangan kusen kayu adalah volume kusen dapat berubah-ubah karena kemampuannya menyerap air dan panas. Ini menyebabkan pintu ataupun jendela menjadi sulit dibuka karena salah satu sudutnya memuai. Sangat repot, bukan? 

Kusen kayu memanglah akan membuat rumah semakin indah dan tampak kokoh secara alami. Namun, apakah sebanding dengan kenyamanan dan perawatannya? Belum lagi jika kayu yang dipasang berkualitas buruk dan menyebabkan gaya puntir akibat beban yang bekerja.

 
Tentu saja harga pembuatan, pemasangan, hingga perawatan kusen kayu sangatlah mahal jika dibandingkan dengan kusen aluminium. Maka dari itu, pilih yang tepat agar rumah tampak nyaman dan indah walaupun tidak merogoh kocek lumayan dalam.