Staycation Akhir Tahun? Siapa Takut

0

Akhir tahun hanya tinggal hitungan hari dan liburan menjadi agenda wajib untuk merayakan akhir tahun sambil menyambut tahun baru. Gimana kalau kamu nggak bisa lagi berlibur ke luar kota atau mengambil cuti di akhir tahun ini? Nggak perlu sedih. Kamu tetap bisa kok berlibur di Jakarta dan sekitarnya dengan cara staycation di hotel.

Biasanya di akhir tahun seperti ini banyak hotel atau penginapan yang menawarkan promo menarik yang membuatmu merasa seperti liburan meskipun nggak keluar kota. Kami telah merangkum beberapa hotel di Jakarta yang memiliki promo dan kegiatan menarik selama festive season atau akhir tahun. Hotel apa saja? Simak yuk!

Baca juga: Kebersamaan Umat Kristiani di Bulan Desember

1. Raffles Hotel Jakarta

Bukan hanya menawarkan penginapan yang seru dan berkesan, Raffles Jakarta juga menghadirkan banyak kegiatan yang bisa diikuti oleh seluruh anggota keluarga selama masa liburan akhir tahun 2018. Salah satu yang menjadi andalannya tahun ini adalah mereka menghadirkan Jess Liemantara, chef asal Surabaya, Indonesia yang juga menjadi salah satu peserta Master Chef Australia. Bukan hanya mencicipi masakan yang dibuat langsung oleh Chef Jess, kita bisa menyaksikan proses pembuatan makanan dengan bahan-bahan makanan rahasia yang ada di mistery box.

Untuk kamu yang suka dengan perayaan, akan ada banyak perayaan di Raffles Jakarta selama akhir tahun nanti. Mulai dari makan malam natal, perayaan tahun baru, hingga ikut menghitung mundur pergantian tahun di rooftop lantai 14 Hotel Raffles Jakarta.

Alamat: Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 3-5 Jakarta 12940

2. Hotel Aston Anyer

Kalau kamu ingin keluar dari Jakarta tapi nggak ingin pergi terlalu jauh, Anyer bisa menjadi salah satu pilihanmu lho. Hotel Aston Anyer menawarkan kegiatan menarik selama festive season 2018 ini, yakni Christmas Stay Package dan New Year’s Eve Countdown Party. Selama musim liburan ini kamu bukan hanya melihat panorama pantai yang berada di sekitar hotel, tetapi juga bisa menikmati barbeque di malam hari.

Baca juga: Mengenal Kebaya Encim, si ikon Betawi

Untuk malam pergantian tahun, Aston Anyer mengangkat tema Flight to Outer Space dan menawarkan paket menginap tiga hari dua malam mulai dari Rp8,6 juta. Dalam paket tersebut sudah termasuk acara malam pergantian tahun dan gala dinner untuk dua orang.

Alamat: Jl. Karang Bolong Km 139, Kp.Kosambi, Desa Karang Suraga, Kec. Cinangka, Serang, Banten 42167

3. Hotel The Alana Sentul

Untuk kamu yang ingin menghabiskan waktu dengan staycation di daerah Bogor, Hotel The Alana Sentul bisa jadi salah satu alternatif yang bisa kamu pilih. Bukan hanya menawarkan kamar yang nyaman dengan harga spesial, The Alana Sentul punya banyak kegiatan menarik saat liburan akhir tahun 2018 tiba.

Misalnya makan malam spesial dengan kuliner dari berbagai negara yang dibandrol mulai Rp288 ribu per orang saat malam natal, yakni pada 24 Desember 2018. Ada pula pertunjukkan khusus yang menghadirkan band Cokelat, tarian api, hingga kehadiran santa claus.

Alamat: Jl. Ir. H. Juanda No. 76 Sentul City, Bogor 16810

Baca juga: Kopdar Seru Bareng Generasi Millennial Pekanbaru

4. Hotel Aston Priority Simatupang, Jakarta

Liburan akhir tahun memang waktunya bersama keluarga besar. Selain bisa mengakrabkan diri lagi, jarang-jarang juga kan menghabiskan waktu bersama mereka? Selama libur natal dan tahun baru ini Hotel Aston Priority bisa menjadi pilihanmu. Mengusung tema Candy Land, hotel yang terletak di Jalan Simatupang, Jakarta Selatan ini bukan hanya unik pada dekorasinya. Tetapi juga banyak fasilitas menarik yang hanya bisa dinikmati saat musim liburan. Fasilitas tersebut seperti WII Virtual Boxing, Virtual Reality, XD Fun Panahan, Horse Riding, Playing Ball, Dance Revolution, Mini Golf, Playing Sand, Car Riding dan Coloring Competition.

Jika tidak ingin menginap, kamu bisa menikmati Christmas Buffet Brunch dengan harga mulai dari Rp200 ribu per orang. Untuk harga per kamarnya mulai dari Rp800 ribu per malamnya.

Alamat: Jl. Let. Jend. T.B. Simatupang Kav. 9 Kebagusan, Jakarta Selatan 12520.

Gimana? Sudah menemukan tempat berlibur menjelang tahun baru?

Kebersamaan Umat Kristiani di Bulan Desember

0

Bulan Desember selalu hadir membawa kebahagiaan, selalu menjadi bulan yang paling ditunggu oleh banyak orang, terutama umat Kristiani. Sebab di bulan penutup tahun ini, ada Hari Natal yang membawa keceriaan bagi semua orang.

Nggak heran kalau persiapan merayakannya pun sudah dilakukan sejak minggu pertama, mulai dari membeli atau membuka kembali kumpulan hiasan pohon cemara, menghias ruangan dengan nuansa hijau dan merah, serta hawa libur panjang akhir tahun yang sudah terasa.

Sebagai negeri yang kaya budaya serta tradisi, Hari Natal yang khidmat pun dirayakan dengan cara yang beragam, lho! Semua tergantung pada daerah tempat perayaannya. Ini beberapa tradisi Natal unik yang berlangsung di Indonesia.

Baca juga: Tentang Kebaya, Pakaian Adat Indonesia : Dulu dan Kini

  1. Wayang Kulit di Yogjakarta

kristiani

Di Daerah Istimewa Yogyakarta, setiap hari besar keagamaan selalu dirayakan dengan seni tradisional, nggak terkecuali dengan Natal. Pada saat perayaan Natal, Pastur atau Romo akan memimpin ibadah menggunakan bahasa Jawa Kromo Inggil dan mengenakan pakaian khas Yogyakarta seperti beskap atau blangkon.

Lalu untuk memeriahkan hari Natal, ada pementasan wayang kulit yang digelar dengan tema “Kelahiran Yesus Kristus”. Selain itu, para penduduknya pun akan saling berkunjung ke rumah saudara untuk bertemu dan berkumpul bersama menikmati waktu bahagia itu.

  1. Ngejot dan Penjot di Bali
kristiani
Di Pulau Dewata, masyarakat yang merayakan Natal akan melakukan Ngejot, yakni memberi bingkisan pada tetangga terutama pada mereka yang bukan termasuk umat Kristiani. Isi bingkisan umumnya makanan khas tradisional seperti lawar atau sate babi.
Tapi jika yang menerima nggak dapat menyantap sate itu, dapat diganti dengan makanan lainnya. Selain itu, masyarakat Kristiani juga akan memasang Penjor, yaitu hiasan janur kuning, pada gereja dan rumah-rumah. Lalu pada saat merayakan Natal di gereja, masyarakat akan menggunakan pakaian adat Bali berwarna putih-hitam.
  1. Meriam Bambu di Flores

kristiani

Bergeser ke Flores, masyarakat daerah itu yang merayakan Natal akan membunyikan meriam bambu. Pada malam tanggal 24 Desember, malam di Flores akan ramai dengan suara dentuman meriam bambu di seluruh sudut kota. Awalnya menurut budaya Manggarai dan Flores, meriam bambu digunakan sebagai pemberitahuan kabar wafatnya tokoh masyarakat.

Namun belakangan ini, benda itu menjadi ungkapan kegembiraan atas lahirnya Yesus Kristus. Meriam Bambu ini juga akan berdentum selama masa Adven, dan dari Natal sampai tahun baru. Selain itu, pihak Pastoral juga akan mengadakan kompetisi membuat “Kandang Natal”. Kegiatan ini memiliki makna agar masyarakat menggingat kalau Yesus Kristus lahir di kandang yang sangat sederhana.

  1. Barapen di Papua

kristiani

Setelah merayakan ibadah Natal, masyarakat Papua akan melakukan Barapen atau tradisi bakar batu. Ini adalah cara masyarakat setempat untuk memasak saat Natal. Selain itu, Barapen juga menjadi ajang ungkapan rasa syukur dan kebersamaan masyarakat Papua. Selain itu, suasana pun akan terasa lebih ramai karena lagu Natal pun turut diputar selama 24 jam.

Baca juga: Mengenal Kebaya Encim, si ikon Betawi

  1. Lovely December dan Lettoan di Toraja

kristiani

Di Toraja, Sulawesi Selatan, ada acara tahunan bernama Lovely December yang menjadi rangkaian acara perayaan Natal. Dalam acara ini, ada berbagai kegiatan serta perlombaan yang dapat diikuti oleh seluruh masyarakat, baik Kristiani maupun umat agama lain. Dengan kata lain, ini terbuka dan dapat dinikmati khalayak umum! Lovely December dibuka dengan pemotongan kerbau belang pada awal Desember, kemudian ditutup dengan proses Lettoan, yaitu mengarak babi sebagai simbol tiga dimensi kehidupan manusia.

  1. Kunci Taon di Manado

kristiani

Kalau kebanyakan orang merayakan Natal pada tanggal 25 Desember, masyarakat di Manado merayakannya mulai tanggal 1 Desember. Dari awal bulan, masyarakat melaksanakan ibadah pra-natal di berbagai gereja, memutar lagu-lagu Natal di berbagai sudut kota, serta mengadakan pawai sinterklas.

Pada pawai ini, para pemuda akan mengunjungi rumah-rumah untuk memberikan hadiah dan nasihat pada anak-anak yang dijumpai. Puncak acara ini jatuh pada tanggal 25 Desember. Namun setelahnya, perayaan masih berlanjut hingga minggu pertama bulan Januari.

Pada minggu tersebut, masyarakat Manado akan melakukan tradisi Kunci Taon atau Kuncikan. Selama satu minggu penuh, akan berlangsung pawai dengan kostum unik untuk menghibur masyarakat sekitar.

Baca juga: Inilah Kuliner Khas Banyuwangi yang Harus Kamu Coba!

  1. Marbinda di Sumatera Utara

kristiani

Natal di tanah Sumatera Utara dirayakan dengan tradisi Marbinda. Dalam melaksanakan tradisi ini, masyarakat setempat mengumpulkan uang untuk membeli hewan yang akan dikurbankan. Pilihannya bisa berupa sapi atau kerbau, terkadang babi. Setelah melakukan penyembelihan, hasil daging itu akan diberikan sama rata pada warga yang berpartisipasi.

  1. Rabo-rabo di Jakarta

kristiani

Jakarta pun memiliki tradisi unik untuk merayakan Natal, loh! Tepatnya di Kampung Tugu, Cilincing, Jakarta Utara masyarakat Kristiani akan melakukan Natal Rabo Rabo. Konon, perayaaan ini merupakan tradisi yang sudah dilakukan sejak ratusan tahun, diwariskan oleh orang Portugis yang dulu sempat menjejakkan kaki di tanah Batavia.

Pada tradisi ini, masyarakat akan saling berkunjung ke rumah tetangga usai ibadah di gereja. Uniknya, penghuni rumah yang baru saja dikunjungi harus masuk ke dalam rombongan untuk ikut mengunjungi rumah selanjutnya.

Kemudian di penghujung acara, setiap orang akan mendapatkan beda waran-warni yang akan ditorehkan ke wajahnya. Bedak ini diyakini sebagai simbol penebusan dosa dan saling memaafkan di penghujung tahun yang akan berakhir.

Apa daerah tempatmu tinggal memiliki tradisi unik untuk merayakan Natal, sahabat pagi? Perayaan Natal yang meriah di berbagai daerah ini juga menjadi daya tarik untuk berwisata ke sana di akhir tahun, lho. Tertarik menghabiskan malam Natal sampai tahun baru di daerah lain?

Baiq Dinyatakan Bersalah Karena Membuat Keluarga Tersangka Malu?

0
Baiq Nuril, seorang korban dan mantan guru honorer di kota Mataram baru saja dijatuhi hukuman oleh MA lantaran membuat keluarga Haji Muslim (aka tersangka pelecehan seksual secara verbal) malu.
“Akibat perbuatan terdakwa tersebut karier saksi Haji Muslim sebagai kepala sekolah terhenti, keluarga besar malu, dan kehormatannya dilanggar,” isi putusan MA tersebut.
Kuasa Hukum Baiq Nuril, Djoko Jumadi pun menanggapi keputusan MA tersebut dengan mengatakan bahwa, mantan Kepala Sekolah SMA 7 Mataram, Muslim, mempermalukan dirinya sendiri.
Dikutip dari Kompas.com pada Jum’at (14/12) Djoko mengatakan bahwa yang membuat malu, ya dia sendiri. Jadi ia pikir tidak akan ada asap kalau tidak ada api. Dan tidak bisa kemudian sepenuhnya Nuril yang disalahkan.
Hal ini juga untuk mengomentari putusan Mahkamah Agung terhadap kasasi yang diajukan jaksa penuntut umum dalam kasus UU ITE yang melibatkan Nuril. Salah satu hal yang memberatkan Nuril karena dianggap membuat malu keluarga besar Muslim.
Djoko juga mengatakan bahwa ini kasus yang panjang jika diceritakan. Pelecehan verbal yang memalukan itu dimulai dari Muslim sendiri. Selain itu, Djoko juga tidak setuju dengan bagian putusan MA yang menyebut kasus ini membuat karier Muslim terhenti. Menurutnya, hal yang terjadi justru sebaliknya. karier Muslim semakin melesat sampai sekarang. Muslim kini menjabat sebagai Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga kota Mataram.

Baca juga: Nuril, Korban Pelecehan Seksual Yang Dikriminalisasi

Djoko menambahkan bahwa karier Muslim melesat kencang setelah kasus ini dan malah kemungkinan besar kalau tidak ada masalah dalam hal ini, bisa saja jadi kepala dinas.

Wakil ketua MPR RI, Muhaimin Iskandar pun turut memberikan komentar terkait soal putusan MA atas kasus hukum yang menimpa Baiq Nuril. Menurutnya hal tersebut mencederai keadilan di masyarakat. Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pun ikut mendesak agar Nuril dibebaskan dari segala tuntutan hukum.

Dikutip dari Antara, Minggu(18/12) Cak Imin mengatakan bahwa dia(Baiq) merekam semua itu supaya terhindar dari fitnah. Dia punya anak yang masih menyusu, punya suami. Atasannya selalu menggoda, kok malah bu Nuril yang dihukum. Ini mencederai rasa keadilan masyarakat. Dia merekam itu supaya ada bukti bahwa ia tidak selingkuh. Kok malah dihukum.

Baca juga: Ragam Kebaya di Indonesia

Putusan sidang yang  dianggap tak adil itu pun memantik respons masyarakat luas. Mulai dari masyarakat biasa hingga figur publik pun turut menyuarakan dukungannya terhadap perempuan yang berprofesi sebagai guru tersebut. Bahkan, telah beredar pula petisi di laman Change.org yang ditujukan kepada Jaksa Agung RI untuk Menangguhkan Eksekusi Ibu Baiq Nuril Maknun.

Petisi yang dibuat oleh Anggota DPD RI sekaligus Ketua Umum Perempuan Peduli Keadilan, Fahira Idris itu pun telah ditandatangani lebih dari 2.000 orang. Dia pun berharap tak ada perempuan lain yang mendapat kasus seperti ini.

Baca juga: Kopdar Seru Bareng Generasi Millennial Pekanbaru

“Jangan sampai kasus ini mengakibatkan, banyak perempuan-perempuan lain yang mungkin mengalami pelecehan seksual terutama verbal, lebih memilih diam dan bungkam,” tulisnya di laman Change.org.

Rahasia Susu Beruang untuk Kecantikan

Susu beruang, tentunya produk susu satu ini telah cukup dikenal oleh masyarakat. Di samping dapat memberikan manfaat pada aspek kesehatan, ternyata produk ini juga berguna dalam menunjang kecantikan seorang wanita. Mengapa demikian? Hal ini disebabkan kandungan alamiah yang dimiliki oleh susu tersebut. Sehingga penggunaan secara tepat, akan memberikan manfaat bagi penampilan seseorang. Lalu apa saja manfaat susu beruang bagi kecantikan? Simak informasinya berikut.

Baca Juga : Ingin Tampil Cantik Ala Korea? Berikut 4 Tipsnya

Manfaat susu beruang untuk kecantikan yang patut kamu ketahui.

Pertama, susu beruang dapat membantu memutihkan wajah secara alami. Beberapa orang telah membuktikan bahwa produk susu ini mampu digunakan sebagai masker alami wajah. Kandungan alami yang dimilikinya diketahui efektif untuk membuat wajah terlihat lebih putih dan cerah secara alami.

Kedua, susu ini juga dapat memberikan nutrisi bagi kulit wajah. Nutrisi pada wajah menjadi poin penting untuk diperhatikan, terutama oleh kaum hawa yang notabene ingin selalu tampi cantik. Semakin tercukup nutrisi pada wajah, maka hal itu akan semakin menunjang aspek kesehatan wajah.

Manfaat susu beruang juga bisa untuk hal-hal berikut, ladies!

Selain memutihkan dan menutrisi wajah, susu beruang juga mampu mengatasi persoalan penyakit pada pada wajah, contohnya jerawat. Kehadiran jerawat di wajah memang menjadi problema yang menjengkelkan, sebab hal itu dapat merusak penampilan seseorang.

Jika beberapa produk telah dicoba untuk mengatasi persoalan jerawat ini namun belum menuai hasil yang maksimal, bagaimana jika Anda mencoba produk susu satu ini. Kandungan zat aktif di dalamnya akan membantu mengatasi permasalahan jerawat. Bahkan tidak hanya jerawat, noda bekas jerawat pun juga dapat diatasi dengan susu beruang ini.

Baca Juga : Keuntungan Traveling Saat Ramadhan

Manfaat susu beruang selanjutnya bagi kecantikan adalah dapat membantu melembabkan kulit. Kelembaban kulit ini memang patut untuk dijaga, sebab kulit yang kering akan terlihat kurang menarik.

Pengaplikasian susu beruang secara tepat akan membantu untuk seseorang tampil cantik dengan kulit wajah yang lembab. Jika Anda memiliki persoalan dengan kulit wajah yang selalu kering, maka cobalah untuk menggunakan susu beruang ini.

Terakhir, susu beruang juga dapat digunakan sebagai pembersih wajah. Apabila pada umumnya orang-orang membersihkan wajah dengan sabun, maka kali ini cukup dengan menggunakan produk susu beruang saja. Kandungan vitamin dan zat aktif di dalam susu akan mampu mengangkat kotoran yang menempel pada wajah. Sehingga wajah akan bersih dari kotoran dan debu, serta terlihat lebih fresh dan cerah.

Baca Juga : Cantik Jaman Now Ala Maxine Dengan Galactomyces

Bagaimana, cukup banyak bukan manfaat susu beruang bagi kecantikan? Setelah mengetahui rahasia kecantikan dari susu ini, maka segeralah untuk mencoba menggunakan susu tersebut. Susu beruang ini dapat dijumpai dengan mudah di supermarket, mall, hingga warung-warung kecil sekali pun. Ada beragam informasi seputar kecantikan yang disediakan secara gratis di sini.

Inilah Kuliner Khas Banyuwangi yang Harus Kamu Coba!

Apakah Sahabat Pagi telah berencana untuk bepergian saat liburan ini? Pergi ke Banyuwangi aja, yuk! Tak hanya memiliki wisata alam yang menarik dan sering dijadikan tempat untuk syuting film maupun wisata budaya seperti festival-festival fesyen dari batik hingga kebaya, Banyuwangi juga memiliki kuliner khas yang unik dan tentunya enak, dong! Kalau kamu belum coba kuliner-kuliner ini, kamu belum sepenuhnya ke Banyuwangi nih. Harus coba!

Sego Cawuk

Pas banget buat Sahabat Pagi yang saat bangun tidur, yang dicari pertama langsung makanan nih. Sego cawuk ini pas banget buat sarapan pagi. Bagaimana tidak? Satu porsinya berisi nasi putih, gecok – campuran parutan kelapa dan pipilan jagung bakar yang pedas dan segar, kuah pindang, sambal serai dengan daun semanggi yang sudah dikukus. Untuk lauk, Sahabat Pagi bisa pilih telur pindang atau pepes ikan laut. Hmmm pas banget buat isi perut sebelum berpetualang keliling Banyuwangi kan?

banyuwangi
sumber

Nggak usah khawatir, Sego Cawuk ini bisa Sahabat Pagi temukan dimana-mana dan merupakan makanan sarapan favorit orang Banyuwangi. Orang-orang Banyuwangi sering menyebutnya dengan Sego Janganan.

 

Rujak Soto

banyuwangi
Sumber

Setelah dapat sarapan, terbitlah perut lapar di siang hari saat berpetualang di Banyuwangi. Makanan asli Banyuwangi yang harus Sahabat Pagi coba adalah rujak soto. Waduh, gimana tuh? Udah ada rujak, soto lagi? Benar, makanan ini adalah peleburan dari rujak sayur yang disiram dengan kuah soto dengan irisan daging dan babat. Kalau mau pedas, tinggal tambah sambal. Kalau masih lapar, tinggal tambah potongan lontong. Hmmm enak, kan?

 

Baca juga : Kebaya dan Batik: Hati-Hati, Ada Pakemnya, loh!

 

Sego Tempong

banyuwangi
sumber

Calling all Sahabat Pagi yang nggak takut sama pedas, harus coba ini nih! Sego Tempong ini adalah nasi putih yang masih panas, lengkap dengan sayur-sayuran rebus dengan sambel mentah yang dikenal dengan “Sambal Tempong”, alias “Sambal yang Menampar”. Wih, kedengaran pas buat Sahabat Pagi yang suka sambal, nih?

Untuk lauknya,  Sahabat Pagi bisa pilih dari gimbal jagung, ikan asin, pepes ikan laut, ayam goreng, telur dadar. Sego Tempong ini pas banget buat dinikmati sebagai makan malam, maupun makan siang. Ada di semua warung, kok! Siap untuk kepedesan?

 

Baca juga : Tentang Kebaya, Pakaian Adat Indonesia : Dulu dan Kini

 

Pecel Pitik

banyuwangi
sumber

Biasanya, ketika ada acara selamatan di desa-desa, Pecel Pitik merupakan makanan yang wajib ada dalam acara tersebut. Namun, sekarang, Pecel Pitik mudah ditemukan di semua warung makanan, kok. Yang bikin kangen dari Pecel Pitik ini adalah parutan kelapa muda yang dibumbui lalu dicampur dengan potongan ayam kampung suwir. Sounds great, right?

 

Baca juga : Ragam Kebaya di Indonesia

 

Bagaimana, Sahabat Pagi? Siap untuk terlena dengan menu makanan khas Banyuwangi yang pedas, unik, enak, dan ngangenin? Jangan salahkan kita kalau sampai kangen dengan makanan khas Banyuwangi ya, hehehe.

Mengenal Kebaya Encim, si ikon Betawi

Sahabat Pagi pasti sering sekali mengenakan kebaya. Kebaya sangatlah anggun, klasik, dan membuat Sahabat Pagi terlihat langsing juga. Apalagi kalau dipadukan dengan batik, pas banget untuk digunakan saat acara formal. Namun, dari koleksi-koleksi kebaya Sahabat Pagi, apakah Sahabat Pagi memiliki kebaya encim? Yuk, mari mengenal kebaya Encim, si ikon yang identik dengan Betawi!

 

Kebaya encim ini merupakan bukti peleburan budaya. Kebaya yang memang identik dengan Betawi ini merupakan ciri khas dari peranakan Tionghoa. Kebaya ini awalnya berasal dari perempuan Tionghoa yang masuk ke Jakarta. Para perempuan Tionghoa yang akrab dipanggil encim, panggilan untuk bibi, sering mengenakan kebaya dengan khas bordir. Namun, kisah kebaya encim tak hanya itu itu.

kebaya encim.
Sumber : CNN Indonesia/Safir Makki

Baca juga : Tentang Kebaya, Pakaian Adat Indonesia : Dulu dan Kini

 

Awalnya, kebaya encim ini digunakan oleh para wanita-wanita Belanda. Wanita-wanita Belanda ini awalnya menganakan busana dari bahan krinolin khas Victorian yang cukup rapat dan tebal. Namun, karena bahan krinolin ini tak sesuai dengan iklim tropis Indonesia, mereka mulai mengadopsi kebaya yang biasanya dikenakan oleh perempuan pribumi. Lalu, adopsi kebaya ini juga memicu kalangan Tionghoa untuk membuat busanan kebaya pribumi untuk menjadi pakaian mereka. Agar membedakan buatan nyonya Belanda, para perempuan Tionghoa ini membuat kebaya dengan warna lebih terang dan beragam.

kebaya encim
Kebaya encim. Sumber: Hipwee

Namun, kebaya yang dikenakan para Nyonya Belanda ini tidak bertahan lama setelah Ratu Belanda membuat perintah untuk melarang rakyatnya memakai kebaya agar dapat membedakan kelas kaum Tionghoa maupun pribumi. Ini malah tidak membuat kalangan Tionghoa berhenti memakai. Mereka masih mengenakan kebaya khas ini dan lambat laun menjadi kebaya encim.

 

Baca juga : Ragam Kebaya di Indonesia

 

Kebaya ini memiliki ciri khas dari detail bordir, lipatan sisi baju, bahan tenun, dan sebagainya. Kebaya ini berujung runcing, panjangnya berakhir pada panggul. Pada lipatan di leher lebih sempit dibandingkan dengan kebaya lainnya. Pola bagian pinggang menyempit, lalu melebar di area panggul. Biasanya, dikenakan dengan dikaitkan peniti saja. Pada bordir, biasanya, kebaya encim memiliki bordir samping dan tengah polos. Detail bordir pun memiliki motif yang beragam, dari flora hingga fauna. Motif bunganya pun kas Tiongkok, yakni bunga peoni dan menggunakan warna kontras seperti merah dan kuning karena melambangkan kebahagiaan dan kemakmuran.

 

Baca juga : Kebaya dan Batik: Hati-Hati, Ada Pakemnya, loh!

 

Bahan kebaya ini biasanya renda, bordir, kerancang, maupun brokat. Biasanya, di daerah Jawa Barat, kebaya encim ini menggunakan warna muda ataupun pastel, tak hanya warna putih saja.

 

Nah, apakah ada kebaya encim di lemari Sahabat Pagi?

Kopdar Seru Bareng Generasi Millennial Pekanbaru

0

Pasca suksesnya acara Indonesia Millennial Movement 2018 lalu di Jakarta pada bulan November.

Akhir tahun ini Maarif Institue kembali mengadakan Kopdar atau Kopi Darat Generasi Millennial di Pekanbaru.

Baca Juga : Ternyata Pakai Batik Ada Pakemnya Loh!

Anak muda pekanbaru juga tak kalah antusias mengikuti Kopdar ini (17 Desember 2018) yang bertempat di UIN Sultan Syarif Kasyim Pekanbaru. ada kurang lebih 50 anak muda Pekanbaru yang hadir dalam kopdar ini.

Direktur Maarif Institue Abdullah Darraz juga menyatakan bahwa Kopdar Generasi Millennial ini merupakan salah satu bentuk aksi nyata dan sosialisasi kepada pemuda daerah untuk lebih menyuarakan suara perdamaian.

(Direktur Maarif Institue – Abdullah Darraz)

Baca Juga : Kebaya Pakaian Adat Dulu Dan Kini

Selain berbincang bincang mengenai buku perdamaian, vlog dan sharing session seputar acara Indonesia Millennial Movement lalu.

Kopdar Generasi Millennial ini juga diselingi dengan permainan yang seru di sela sela acara, pembagian hadiah dan penampilan hiburan lainnya.

(Peserta Kopdar Generasi Millennial Pekanbaru)

Pekanbaru ini menjadi kota pertama dalam roadshow Kopdar Generasi Millennial. Rencananya akan berkeliling ke beberapa kota lainya seperti Bandung, Makassar dan Banjarmasin.

Baca Juga : Ragam Kebaya Indonesia Simak Disini!

Acara ini terlaksana atas kerjasama dengan Convey Indonesia, PPIM UIN Jakarta, UNDP Indonesia serta HIMA Manajemen Dakwah UIN SUSKA sebagai mitra lokal.

Mengusung hastag #PercayaIndonesia dan #MeyakiniMenghargai hasil akhir yang diharapkan dari acara ini adalah anak muda lebih peduli terhadap isu perdamaian dan Indonesia tidak lagi terpecah karena keberagaman.

Salam Inspirasi Pagi

Ingin Tampil Cantik Ala Korea? Berikut 4 Tipsnya

Tampil cantik memang menjadi dambaan setiap wanita, mulai dari kalangan remaja hingga wanita dewasa. Seiring dengan kemajuan zaman, tren kecantikan bagi wanita juga ikut berkembang, salah satunya adalah tren kecantikan ala Korea. Penampilan artis-artis Korea yang terlihat sempurna, menjadikan alasan mengapa kini banyak para wanita yang ingin tampil cantik seperti mereka. Lantas langkah apa yang dapat dilakukan untuk memperoleh kecantikan ala Korea ini?

Pada dasarnya kunci dari setiap tren kecantikan adalah melakukan perawatan wajah. Demikian pula halnya pada tren kecantikan dari negeri K-Pop ini. Agar dapat terlihat sempurna bak wanita Korea, maka perawatan wajah ala Korea harus dilakukan. Bagaimana cara melakukannya? Berikut beberapa tipsnya yang dapat dicoba.

Baca Juga : Cara Atasi Pipi Chubby

Kecantikan ala Korea bisa kamu dapatkan dengan tips berikut.

  1. Bersihkan Wajah Secara Rutin

Tips pertama untuk dapat tampil cantik seperti wanita korea adalah membersihkan wajah secara rutin. Tujuannya adalah untuk menghilangkan semua kotoran yang melekat pada wajah setelah seharian beraktivitas. Membersihkan wajah ini dapat dilakukan dengan berbagai cairan pembersih khusus wajah, seperti Pre-Cleanse, Re-Cleanse, maupun pembersih dari bahan alami.

  1. Gunakan Serum Wajah Setelah Dibersihkan

Setelah wajah dibersihkan, maka gunakanlah serum wajah dengan kadar yang cukup. Serum wajah ini bertujuan untuk memberikan nutrisi tambahan bagi wajah, sehingga mampu menunjang aspek kesehatan wajah. Saat ini telah tersedia berbagai jenis serum yang memiliki sejuta manfaat bagi kesehatan dan kecantikan wajah.

  1. Sesekali Luangkan Waktu untuk Menggunakan Masker Wajah

Tips perawatan wajah ala korea berikutnya adalah luangkan waktu untuk menggunakan masker wajah. Hal ini perlu dilakukan untuk membersihkan wajah dari komedo, jerawat, maupun sekadar memberikan vitamin tambahan bagi wajah. Sebaiknya masker wajah yang digunakan merupakan masker yang terbuat dari bahan alami. Sebab masker jenis ini akan lebih minim dari resiko efek samping. Pemakaian yang tepat dan teratur akan membuat wajah dapat terlihat bersih, fresh, dan cantik seperti wanita Korea.

Baca Juga : 3 Fakta Soal Komedo Yang Gak Banyak Orang Tau

  1. Konsultasi Bersama Dokter Kecantikan yang Handal

Terakhir agar usaha dalam melakukan perawatan kecantikan ala Korea ini membuahkan hasil yang maksimal, maka sebaiknya dikonsultasikan bersama dokter kecantikan. Hal ini bertujuan untuk memastikan setiap langkah perawatan yang ditempuh telah sesuai degan kriteria kulit wajah. Biasanya dokter spesialis kecantikan ini akan membuka prakteknya dalam bentuk klinik kecantikan.

Cukup mudah bukan untuk tampil cantik seperti wanita Korea? Usahakan perawatan wajah ala Korea dilakukan secara rutin dan teratur. Selain itu ada baiknya pula untuk memperhatikan produk yang digunakan pada saat melalukan perawatan tersebut. Pastikan produk tersebut bebas dari zat-zat berbahaya yang berpotensi memberikan dampak buruk bagi wajahmu, ladies!

Baca Juga : Cara Hemat Budget Untuk Perawatan Kulit

Tentang Kebaya, Pakaian Adat Indonesia : Dulu dan Kini

Sahabat Pagi mungkin sering sekali mengenakan Kebaya. Kebaya telah melewati sejarah yang sangat panjang hingga menjadi Kebaya favorit kita sekarang. Apakah Sahabat Pagi tahu sejarah Kebaya? Simak tentang kebaya, pakain adat Indonesia; dari masa dulu hingga kini.

 

Sejarah Kebaya

kebaya pakaian adat indonesia
Kebaya di masa Belanda

“Kebaya”, berasal dari bahasa Arab “Abaya”, yang berarti pakaian. Kebaya ini dipercaya berasal dari daerah Tiongkok yang telah berusia ratusan tahun yang lalu. Lalu, Kebaya ini mulai menyebar dari Malaka, Jawa, Bali, Sumatera, hingga Sulawesi.

 

Sebelum tahun 1600, kebaya merupakan busana yang sering dipakai wanita Jawa, terutama Yogyakarta, Surakarta, dan Jawa Tengah.

 

Baca juga : Ragam Kebaya di Indonesia

 

Pemakaian Kebaya jaman Dahulu

kebaya pakaian adat indonesia

Kebaya biasanya digunakan sebagai busana sehari-hari dan oleh semua kalangan, baik wanita bangsawan hingga rakyat biasa. Kebaya untuk busana sehari-hari ini biasanya lebih sederhana, cukup mengenakan kemben, stagen, serta kain panjang sebagai bawahan

 

Walaupun merupakan busana sehari-hari, kebaya juga digunakan saat acara-acara tertentu. Pada saat acara tersebut, kebaya dipadukan dengan kain panjang bercorak batik. Lalu, rambut harus digelung atau disanggul. Sebagai aksesoris, biasanya menggunakan anting, cincing, kalung, gelang, maupun kipas tangan.

 

Lalu, saat masa penjajahan Belanda di Jawa, wanita-wanita Eropa ini mulai mengenakan kebaya juga sebagai pakaian resmi.

 

Baca juga : Kebaya dan Batik: Hati-Hati, Ada Pakemnya, loh!

 

Makna Kebaya

Sebagai pakaian tradisional, seperti Batik, kebaya juga memiliki makna tersendiri. Bentuknya yang sederhana merupakan cerminan kesederhanaan masyarakat Indonesia.

 

Tak hanya itu, kebaya juga memiliki nilai kepatuhan, kehalusan, dan sikap lemah lembut. Kain yang ketat dan membuat pergerakan wanita menjadi terbatas mencerminkan bahwa pribadi wanita harus lemah gemulai.

 

Baca juga : Inilah Teknik-Teknik Membatik yang Harus Sahabat Ketahui!

 

Kebaya masa kini

kebaya pakaian adat indonesia

Kebaya masih banyak digunakan oleh wanita Indonesia masa kini. Kini, tak lagi sebagai pakaian sehari-hari namun pada perayaan acara tertentu. Model dan bahannya pun juga sudah semakin bervariasi. Dari kebaya kutubaru biasa, kebaya yang dipadukan dengan batik, kebaya yang panjang untuk mereka yang berjilbab, ditambah kain tambahan di depan kebaya, dan sebagainya.

 

Keindahan kebaya yang sangat anggun tak akan pernah termakan waktu. Tak hanya dari nilai filosofisnya, kebaya juga sangat mendunia. Yuk, cintai kebaya!

 

Ragam Kebaya di Indonesia

Sahabat Pagi tentunya suka mengenakan kebaya untuk ke acara-acara formal. Tak hanya karena tampak anggun saat dikenakan dengan batik, juga tampak terlihat klasik serta tradisional, Kebaya merupakan harta karun Indonesia. Kebaya memang terlihat identik dengan bahan brokat, namun tahukah Sahabat Pagi bahwa terdapat banyak macam Kebaya? Berikut adalah ragam kebaya di Indonesia!

 

Kebaya sebenarnya melewati sejarah yang sangat panjang. Tak hanya itu, kebaya juga memiliki filosofi tersendiri.

 

Kebaya Kartini

ragam kebaya
Kebaya Kartini. Sumber : Damn! I Love Indonesia

Seperti namanya, kebaya ini menjadi populer karena pahlawan kita, ibu R.A. Kartini tampak sering mengenakan kebaya jenis ini. Kebaya ini memiliki ciri khas dengan kerah setali hingga ke bawah, dan bagian bawah dari depan hingga ke belakang memiliki panjang yang sama, atau rata. Kebaya ini biasanya dihiasi dengan karpatu mulai dari bagian leher melalui dada hingga tepi bagian bawah.

 

Baca juga : Kebaya dan Batik: Hati-Hati, Ada Pakemnya, loh!

 

Kebaya Nyonya

ragam kebaya

Berawal dari istilah “Nyonya” yang berarti wanita Malaysia yang menikah dengan laki-laki berdarah Cina di Malaysia. Biasanya, kebaya ini dipakai oleh mereka. Kebaya ini awalnya merupakan baju panjang yang berasal dari Sumatera lalu berkembang karena terpengaruh oleh kebaya Jawa, kebaya ini berubah dengan kerah setali berbentuk garis leher V. Kebaya ini berlengan panjang dan tidak terlalu lebar di bagian pergelangan tangan.

 

Baca juga: Avengers 4 Trailer : Siap-siap buat Kehilangan dan Ketemu Karakter Ini!

 

 

Kebaya Kutubaru

ragam kebaya
Kebaya Kutubaru modern. Sumber : Zalora

Kebaya yang kini tengah populer ini sebenarnya berasal dari zaman Kerajaan Majapahit. Kebaya ini memiliki ciri khas dengan tambahan kain di bagian tengah sebagai penghubung sisi kiri dan kanan bagian dada kebaya kebaya.

 

Kebaya Bandung

Sesuai dengan namanya, kebaya berasal dari kota Bandung. Desain kebaya ini sangat pendek, panjangnya hanya sampai pinggang atau beberapa cm dibawah pinggang sehingga terlihat menggantung. Ciri khas kebaya ini adalah dengan kerah setali yang lipatannya sampai dada, lalu pada bagian belakang kebaya lebih pendek dan sisi depannya lebih panjang. Kebaya Bandung biasanya menggunakan kerah setali yang membentuk garis leher V, menggunakan bahan brokat yang dipasangkan dengan kain panjang batik.

 

Baca juga : Start Up Series : Chocolate Pallete, Cokelat itu Bisa Jadi Apapun!

 

Kebaya Keraton

Ragam Kebaya
Sumber : Tribun

Kebaya ini panjangnya sampai dibawah panggul ataupun hingga lutut. Kebaya yang berasal dari kalangan Kraton atau bangsawan ini memiliki ciri khas yang menggunakan bahan dari kain beludru hitam dengan pinggiran pita emas dari tepi jahitan. Namun, sekrang, kebaya ini sering digunakan sebagai busana pengantin wanita di Jawa.

 

Kebaya Bali

ragam kebaya

Kebaya Bali memiliki ciri khas yang sama dengan kebaya Jawa. Namun, kebaya Bali lebih memiliki selendang sejenis obi tipis yang diikatkan pada pinggang wanita agar pemakainya terlihat lebih langsing.