Sisi Lain dari Sutopo Purwo Nugroho

0

Pria dengan baju dinas BNPB itu duduk terheran ketika dapat melihat langsung sosok idolanya. “Ini mbak Raisa, kan ya? katanya dengan tersipu malu. Dari kursi duduknya, tampak sorot matanya begitu tajam dan asyik menikmati lagu yang dinyanyikan Raisa. Setelah lagu itu selesai, ia pun berdiri dan bersalaman dengan idolanya. “Dengan bertemu Mbak Raisa, mudah-mudahan saya sehat,” doanya yang diamini seluruh hadirin.

Sebuah momen manis ketika Sutopo Purwo Nugroho, penyitas kanker paru-paru stadium 4, bertemu dengan Raisa pada Selasa 6 November 2018 lalu. Kini, setelah hampir dua tahun berjuang melawan kanker, salah satu putra terbaik bangsa yang menjadi sumber informasi kebencanaan itu menghadap Sang Khalik.

Sutopo Purwo Nugroho yang merupakan Kepala Pusat Data dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meninggal dunia pada Minggu dini hari (07/07) pukul 02.00 (waktu Guangzhou) di usia 49 tahun.

Kiprahnya dalam melayani publik dan menyampaikan informasi sungguh menjadi panutan. Betapa tidak, di tengah sakit dan padatnya jadwal berobat, ia tetap gigih dan cepat dalam menyampaikan informasi terbaru tentang kebencanaan baik melalui jumpa pers, wawancara bersama wartawan dan akun twitternya. Itu semua dilakukan sambil menahan sakitnya kanker paru-paru stadium 4B.

Baca juga: Mengenali Kelainan Tulang Belakang bernama Skoliosis

Sutopo Purwo Nugroho

“Bencana tidak mengenal waktu kapan kejadiannya, saya pun juga harus begitu”.

– Sutopo Purwo Nugroho

Menyoal sosok Sutopo Purwo Nugroho sebenarnya tak melulu membagikan info bencana. Selain inspiratif, beliau juga terkenal humoris. Melalui akun Instagram dan Twitter pribadinya, peraih The Most Inspirational ASN 2018 itu juga sering membagikan cerita humor, romansa hingga motivasi untuk segera lulus kuliah.

Barangkali, postingan-postingan semacam ini adalah upayanya untuk lebih dekat dengan generasi muda. Yang pada akhirnya, generasi muda aware tentang edukasi bencana dan melawan hoaks-hoaks yang sering bermunculan.

Pengagum Raisa Andriana itu kerap membuat bait-bait romantis dalam twitter pribadinya (@Sutopo_PN). Betapa apiknya ketika erupsi Gunung Soputan yang sebenarnya menyeramkan justru dijadikan analogi cerita romansa yang mendalam.

Pak Topo, panggilan akbrab dari jurnalis, juga mengajarkan semangat pantang menyerah teruntuk mahasiswa semester tua. Peraih “The First Responders” dari The Straits Times ini memotivasi mahasiswa untuk semangat belajar dan lekas menyelesaikan skripsi.

Baca juga: Dampak Positif Menari bagi Kesehatan

Ia juga berpesan agar tidak besar karena jabatan, tapi besarkan jabatan itu. Itu berarti memicu setiap orang agar berusaha dengan penuh dedikasi apapun jabatan yang dimiliki.

Sadar jika ia tak sendirian, Sutopo Purwo Nugroho membangkitkan optimisme untuk pantang menyerah kapada rekan penyitas kanker. Semangat, ikhtiar, sabar dan berdoa adalah resep berjuang melawan kanker. Dirinya begitu ikhlas dengan takdir itu.

Baca juga: Polusi Udara di Indonesia Masuk dalam 5 Besar

Akhirnya, selamat jalan, Pak Sutopo.

Terima kasih atas segala inspirasi dan dedikasi untuk Indonesia.

Bapak orang baik.

Beauty Bullying Marak di Medsos, Pelakunya Justru Perempuan

0

Beauty bullying merupakan bentuk bullying yang kerap dialami perempuan Indonesia baik secara verbal maupun melalui media sosial. Permasalahan ini kerap menghantui para perempuan, terutama di ruang media sosial, yang biasa kita sebut dengan social beauty bullying.

Maulani Affandi, Head of Skin Cleansing & Baby PT Unilever Indonesia Tbk mengungkapkan, media sosial sudah menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari. Namun, platformini sering kali disalahgunakan, contohnya melontarkan komentar negatif yang menyerang penampilan fisik atau social beauty bullying.

Baca juga: Film Action yang Bikin Tertawa Sepanjang Film: Stuber

Berdasarkan data dari The Cybersmile Foundation, social beauty bullying telah menjadi permasalahan mainstream yang dialami lebih dari 45 juta perempuan di dunia.

Ironisnya, tindakan tersebut kerap datang dari sesama perempuan, baik dari keluarga, kerabat, rekan sekantor. Bahkan teman yang dapat memengaruhi sisi psikologis perempuan tersebut.

Hal ini turut diyakini oleh Nuran Abdat, M.psi, Psikolog Klinis dari Brawijaya Healthcare, mengatakan bahwa perilaku social beauty bullying dilakukan oleh perempuan terhadap perempuan lain secara online. Mengomentari penampilan, seperti makeup, model rambutnya, fitur fisik, dan lain-lain.

“Dampak dari tindakan ini dapat mengganggu kondisi mental pelaku dan korbannya. Untuk itu, seseorang harus menghargai dirinya sendiri agar dapat menghargai orang lain,” kata Nuran.

Baca juga: Crawl: Saat Rumahmu Menjadi Sarang Predator Terganas

Lily Puspasari, selaku Programme Management Specialist UN Women, juga turut hadir dalam acara ini turut menyuarakan pendapatnya. Di seluruh dunia, perempuan terus mengalami kekerasan, terlepas dari tingkat pendidikan, status sosial, maupun usia mereka.

Bullying sebagai salah satu bentuk kekerasan terhadap perempuan, termasuk di media sosial, sering kali luput dari perhatian dan dianggap sebagai suatu hal yang biasa,” katanya.

UN Women ingin mengajak seluruh pihak untuk melakukan aksi menghentikan normalisasi atas tindakan kekerasan. Menciptakan ruang aman bagi perempuan dan anak perempuan yang memungkinkan bagi mereka untuk meraih potensi seutuhnya dan berkontribusi bagi kehidupan bermasyarakat.

Baca juga: Spider-Man Far From Home Superhero yang Ingin Hidup Normal

Ramaikan #PlasticFreeJuly untuk Masa Depan Bumi yang Lebih Hijau

Sebagai pengguna media sosial yang taat tentu kalian sudah pada tahu mengenai tagar yang sangat terkenal ini, yaitu #PlasticFreeJuly. Di bulan yang spesial ini, mari kita memulai sebuah kebiasaan baru untuk memupuk masa depan Bumi yang lebih baik dengan mengurangi penggunaan plastik di segala aspek kehidupan kita. Ingin ikut terjun dalam serunya tagar #PlasticFreeJuly? Simak kiat-kiatnya di sini!

Sudah bukan menjadi rahasia lagi bahwa planet yang kita tinggali ini makin terpuruk karena kebiasaan kita yang kurang bijak dalam menggunakan plastik. Keberadaan plastik memang menjadi pedang bermata dua, memudahkan namun juga menghancurkan. Kehidupan kita memang menjadi lebih mudah dengan adanya plastik, namun juga tidak terhitung sudah berapa ekosistem yang tercemar dan perlahan punah karena kedatangan sampah plastik.

Baca Juga : Menggubah Rasa Jadi Kata Dalam Menulis Kuliner Yang Menggiurkan

Tagar #PlasticFreeJuly tidak hanya menjadikan tren di bulan Juli saja, melainkan sebuah komitmen yang tidak lekang waktu agar masa depan semua makhluk hidup yang ada di Bumi bisa sejahtera. Awalnya, kalian akan menghadapi banyak kesulitan, bahkan terkadang ada beberapa orang terdekat yang menatap kalian dengan aneh, namun kalian sebagai agen perubahan bisa mengajak mereka pelan-pelan untuk membuka matanya terhadap situasi planet terkini.

Untuk mengikuti challenge bulan Juli di #PlasticFreeJuly ini tidak sulit kok, simak saja beberapa langkahnya di sini:

Sedotan Reusable

Hilangkan kebasaan untuk menggunakan sedotan plastik dengan menggunakan sedotan-sedotan yang ramah lingkungan. Kini sudah banyak tersedia lo, berbagai alternatif dari sedotan plastik, mereka-mereka adalah sedotan bambu, sedotan stainless, sedotan kaca, dan lain-lain. Sudah enggak ada alasan untuk stop menggunakan sedotan plastik dengan adanya alternatf yang lucu-lucu ini.

Totebag / Eco Bag

Dibandingkan menggunakan tas plastik atau kresek, mestinya sekarang kalian kudu beralih ke yang namanya totebag maupun eco bag. Dengan menggunakan totebag atau eco bag ini kegiatan berbelanja kalian selangkah lebih amah lingkungan dan juga stylish loh.

Drinking Tumblr / Bottle

Kiri kanan kini makin banyak coffee shop kekinian yang menjamur di kota-kota. Suka jajan maupun menyerupu kopi tidak kemudian menjadikan kalian sebagai tukang ‘nyampah’ gelas plastik kan? Jangan lupa untuk selalu membawa botol minum maupun tumblr sendiri ya, menariknya nih ya ada beberapa toko yang gemar memberikan diskon bagi kalian yang punya inisiatif ramah lingkungan seperti ini lo.

Peralatan Makan

Kudu dikurang-kurangin lah ya jajan tanpa membawa peralatan makan sendiri, lebih baik menggunakan sendok garpu plus lunchbox milik kita sendiri. Dengan membawa peralatan makan milik sendiri tentu hati akan terasa lebih nyaman karena bisa kenyang tanpa harus menyumbang sampah.

Baca Juga : Mengenali Kelainan Tulang Belakang Yang Bernama Skoliosis

Nah, mulai dari keempat alternatif tersebut kalian sudah bisa loh memulai hidup sejahtera tanpa plastik. Yuk, tunggu apa lagi, mari ramaikan penggunaan tagar #PlasticFreeJuly untuk masa depan yang lebih cemerlang.

Film Action yang Bikin Tertawa Sepanjang Film: Stuber

0

Setelah Iko uwais memainkan film The Night Comes For Us (2018) genre action sadis yang bikin detak jantung cepat dan bikin sepanjang film mau tutup mata. Ia mendapat tawarkan langsung melalui video call oleh Sutradara Michael Dowse untuk menjadi karakter penjahat dengan tema komedi yaitu Film Stuber. Menceritakan tentang seorang polisi yang memiliki masalah mata katarak dan menyewa Supir Uber (Stu) untuk mengejar penjahat Tedjo (Iko Uwais). 

FIlm ini berhasil bikin satu studio ketawa dengan kencang, terlepas dari itu peran Iko tidak terlalu banyak namun penampilannya sangat memikat hati.

Baca juga: Crawl: Saat Rumahmu Menjadi Sarang Predator Terganas

“Sebenernya ini, awal pertama kali saya bermain di action komedi, biasanya saya main di film yang serius. Tapi nggak masalah sih, mencoba pengalaman baru,” ucap Iko saat Gala Premier Stuber di Epicentrum, Jakarta

Penampilan suami dari Audy ini juga berbeda, dari segi pakaian nyentrik hingga rambut mencolok. Namun hal itu, malah membuat dirinya semakin keren dilihat dari acting-nya yang berkolaborasi dengan Dave Bautista dan Kumail Nanjiani. 

Sebelum menonton film Stuber, simak beberapa review berikut ini ya.

Baca juga: Spider-Man Far From Home Superhero yang Ingin Hidup Normal

Sinopsis: Mengejar penjahat dengan menggunakan uber

Film yang dirilis 24 Juli 2019, Michael Dowse berhasil menggarap action dengan nuansa komedi sehingga skenario sederhana membuat film ini wajib ditonton. 

Cerita dari Stuber ini, tentang seorang polisi, Vic Manning (Dave Bautista) memiliki misi sudah lama untuk mengejar penjahat narkoba (Iko Uwais) namun selalu gagal. Beberapa tahun kemudian, Vic mendapatkan masalah yaitu operasi mata katarak, membuat dirinya makin sulit untuk menyelesaikan tugasnya. 

Anak tunggal Vic, yaitu Nicole (Natalie Morales) membuat akun Uber untuk Vic sehingga mudah untuk bepergian. Setelah menunggu, Vic mendapatkan kabar baik bahwa Tedjo akan melakukan transaksi narkoba nanti malam. Dia memesan Uber dan dijemput oleh Stu (Kumail Nanjiani).

Tidak hanya mengantar, namun Stu juga membantu mencari Tedjo. Ketakutan Stu akan kejahatan membuat ia terpaksa demi rating bintang lima sebagai driver yang memuaskan pelanggan. 

Selama mengantar Vic ke tempat yang menyeramkan, Stu mengalami banyak masalah dan kejadian berbahaya. Mulai dari menembak, dikejar penjahat, meledakan mobil, dilempar pistol, bahkan hampir dibunuh.

Menghidupkan suasana, karakter Stu yang penakut bikin lucu

Seorang pengemudi Uber yang memiliki sikap sopan, bernama Stu (Kumar Nainjani) memiliki karakter penakut. Berbeda dengan Vic, seorang polisi gagah bertato yang gentle, namun hal tersebut malah bikin menarik dan menimbulkan tawa bagi penonton. 

Apalagi ditambah Stu selalu mengeluh dan tidak ingin ikut campur oleh urusan polisi, tapi dipaksa oleh Vic. Seperti adegan, saat Stu mendapat telepon dari perempuan yang sudah lama ia suka untuk bertemu, namun Stu harus tetap menemani.

Untuk kamu yang tidak suka menonton komedi, pasti kamu langsung jatuh cinta, karena sepanjang adegan Stu dan Vic, kamu akan terus tertawa sampai rahang pegel. Siap-siap kamu akan dihibur!

Baca juga: Risiko yang Bisa Timbul dari Pernikahan Sedarah atau Inses

Action nggak sadis, lebih banyak humor

Film yang diangkat oleh Michael Dowse lebih menekankan komedi dibanding action-nya. Walaupun nggak terlalu stand out, tapi aksi keografi dari Iko Uwais masih dibillang lincah dan keren, tapi tidak begitu terasa seperti film The Raid 1 dan 2. Masih cocok untuk ditonton oleh kalangan anak-anak.

Adegan mengerikan juga jarang ditampilkan, hanya berkelahi dengan senjata apalagi penampilan Dave Bautista yang bertato juga tidak terlalu seram, karena beberapa adegan tampil kalah dengan Tedjo. 

Jadi lebih menonjolkan, kehebatan dari Tedjo dibandingkan Vic.

Penampilan Iko Uwais sangat sedikit

Kalau kamu ingin banyak melihat penampilan aksi koreografer keren ala Iko Uwais, mungkin kamu akan sedikit kurang puas, karena selain dari segi genre action yang nggak terlalu sadis tapi tingkat humorisnya tinggi, film ini kurang banyak menampilkan adegan Iko, lebih sering muncul adalah Dave dan Kumar. 

Stuber memang berfokus pada cerita antara supir Uber dan seorang polisi yang mengejar kejahatan jadi hanya sedikit menonjolkan Iko dalam film ini, namun kalian akan lupa hal itu karena dihibur oleh banyak adegan kejutan yang nggak kalah seru. Jadi, tenang aja!

Film action mengandung banyak komedi, wajib banget kamu tonton karena masalah pekerjaan, rumah, atau apapun kamu akan lupa saat itu juga!

Crawl: Saat Rumahmu Menjadi Sarang Predator Terganas

0

Crawl mencoba menampilkan sisi paling buruk dari bencana banjir, yakni menghanyutkan predator terganas di sekitar rumahmu. Bagaimana kisah film ini dan review-nya? Simak yuk!

Musibah banjir mungkin bukan hal yang aneh lagi bagi mereka yang hidup di dataran rendah. Terlebih lagi jika resapan air dan saluran pembuangan air yang kurang memadai. Banjir pasti akan semakin lama dan air akan menggenang semakin tinggi. Namun, apa jadinya jika bencana banjir malah mendatangkan malapetaka lebih dahsyat di sekitar rumahmu tinggal?

Baca juga: Buku Manual Apple-1 Dilelang, Harganya Ratusan Juta Rupiah

Sinopsis: Banjir yang Mendatangkan Malapetaka

Badai yang melanda Florida, Amerika Serikat selalu menjadi badai terekstrem di negara tersebut. Semua penduduk berusaha menyelamatkan diri sebelum badai semakin hebat dan membawa banjir. Namun di tengah proses evakuasi Hailey Keller (Kaya Scodelario) malah mengunjungi daerah yang terkena badai parah untuk mencari keberadaan sang ayah, Dave Keller (Barry Pepper).

Hailey terpaksa datang ke rumah sang ayah karena ayahnya tidak menjawab telepon atau membalas pesannya. Ternyata sang ayah sedang sekarat di rubanah rumah mereka lantaran kakinya patah diserang buaya.

Hailey yang mengetahui hal tersebut langsung mencoba menyelamatkan sang ayah. Namun sayangnya, mereka terperangkap di rubanah dengan dua buaya besar di sana dan badai besar yang akan menenggelamkan rumah mereka. Malapetaka semakin bertambah, tanpa sepengetahuan Hailey dan Dave, rumah mereka sudah menjadi sarang bagi buaya-buaya tersebut.

Minim Jumlah Pemain Namun Tegangnya Maksimal

Satu hal yang saya sadari saat menonton film ini adalah minimnya aktor dan aktris yang membintangi film ini. Sepanjang film, kisah dalam film Crawl hanya berkutat pada sosok Hailey dan ayahnya yang dikepung oleh buaya.

Film yang disutradarai oleh Alexandre Aja ini memang menampilkan pemeran lain namun porsinya sangat sedikit dibandingkan Kaya dan Barry. Meski begitu, hasil dari film crawl ini tetap menghadirkan ketegangan yang luar biasa yang bahkan membuat kita sulit bernapas.

Baca juga: Risiko yang Bisa Timbul dari Pernikahan Sedarah atau Inses

Akhir film yang kurang memuaskan

Setelah merasakan ketegangan selama kurang lebih 70 menit, sayangnya kita tidak dipuaskan dengan akhir dari filmnya. Menurut saya, film ini sengaja dipanjangkan durasinya sebab penyelesaian masalah yang bisa dibuat sederhana malah berbelit, seolah ingin terus membuat kita tegang.

Padahal tanpa diperpanjang pun seharusnya film bisa selesai tanpa menghilangkan kesan ketegangan yang sudah dibangun sepanjang film. Karena perpanjangan ini, saya merasa sedikit bosan saat film memasuki babak akhirnya.

Namun, jika kamu memang ingin menyaksikan film dengan menantang adrenalin dan dengan jalan cerita yang sulit tertebak, film satu ini bisa menjadi rekomendasi untuk kamu tonton minggu ini.

Baca juga: Ribuan Turis ‘Berburu’ Embun Upas di Gunung Bromo

Bottle Cap Challenge Lagi Hits Nih! Mau Coba?

0

Jika Flip Bottle Challenge terlalu mainstream dan telah basi, kini bermunculan challenge baru yang dapat sahabat pagi coba, bernama Bottle Cap Challenge. Sebuah tantangan membuka tutup botol dengan sebuah tendangan sehingga membuat tutup botol berputar. Ya, Bottle Cap Challenge ini berusaha untuk keluar dari kebiasaan dalam hal membuka tutup botol.

Bottle Cap Challenge

Bottle Cap Challenge ini bermula dari unggahan pakar Taekwondo bernama Master Fa pada 25 Juni 2019 lalu pada akun instagram @farakicks. Master Fa berhasil membuka tutup botol dengan sekali tendangan. Dalam captionnya, ia pun menantang selebritis lain untuk mengikuti aksinya seperti Jason Statham, Jean-Claude, Conor McGregor hingga Jackie Chan.

Jason Statham pun akhirnya tak ketinggalan untuk mengunggah aksinya di akun Instagramnya. Aktor Hollywood itu sukses menjawab tantangan dari Master Fah dan John Mayer. Terlihat tutup botol kaca itu berputar perlahan hanya dengan sekali tendangan kaki Jason Statham.

Baca Juga: Kuliah Sambil Kerja? Inilah 10 Pekerjaan Fleksibel Untuk Mahasiswa

Bagaimana dengan di Indonesia? Setidaknya sudah ada Babe Cabita yang berhasil menaklukan tantangan ini. Menariknya, aksi stand up comedian tersebut mendapat beragam tanggapan dari warganet. Ada yang bertanya-tanya siapa yang memegangi botol tersebut karena tak terlihat apakah botol itu dipegang atau tidak. Warganet juga menaruh curiga jika botol itu sudah dikendurin dulu sehingga lebih mudah berputar.

Baca Juga: Review Spider-Man Far From Home : Suguhkan Sisi Manusia sang Superhero

Besar kemungkinan jika challenge ini akan viral di Indonesia sebagaimana yang sudah-sudah. Nah, apakah sahabat pagi tertarik untuk mencobanya?

Jangan lupa upload di Instagram dengan hastag #bottlecapchallenge untuk turut meramaikan tantangan ini. Jangan hanya video yang berhasil. Tayangkan juga aksi behind the scene. Sepertinya sulit dipercaya jika langsung berhasil dalam sekali percobaan.

Baca Juga: Risiko yang Bisa Timbul dari Pernikahan Sedarah atau Inses

Jangan lupa, pastikan efek slow motion telah ditambahkan terlebih dulu sebelum di-upload untuk memberikan efek dramatis!

Bottle Cap Challenge ini memang terlihat seru. Namun, jangan sampai menghabiskan botol plastik demi aksi ini. Kamu bisa menambahkan ajakan kepada orang lain untuk mengurangi sampah botol plastik, salah satunya dengan memakai tumblr. Setuju?

Review Spider-Man Far From Home : Suguhkan Sisi Manusia sang Superhero

Dalam review Spider-Man : Far From Home, penonton diberikan refreshment dengan kisah masa SMA Peter bersama kawan-kawannya, yakni, study tour keliling Eropa! Jadi, kalau masih tersiksa dengan Avengers : Endgame (2019) beberapa bulan yang lalu, film ini pas banget buat kalian, penggemar setia Marvel Cinematic Universe untuk santai, tanpa perlu mengobrak-abrik teori apa yang akan terjadi nanti hehehe.

Far From Home berkisah tentang perjalanan Peter Parker (Tom Holland) yang berusaha mengimbangi kehidupan superhero dan kehidupan sehari-harinya menjadi murid SMA Midtown setelah kisah haru di dua film Avengers terakhir. Karena Peter sudah “lelah” dengan kehidupan superhero-nya, ia memutuskan untuk berlibur dan meninggalkan baju zirahnya di rumah. Namun, trouble still follows him kemanapun dan ia pun tetap harus berperang melawan The Elementals yang mengancam keselamatan teman-teman SMAnya, termasuk gadis kesayangannya, MJ (Zendaya).

Review Spider-Man Far From
Nick Fury dan Maria Hill, selalu membuat trip Peter terganggu. Sumber : Marvel/Sony

Walaupun Peter sedikit lega dengan adanya Mysterio (Jake Gyllenhaal) yang bertugas menyelamatkan dunia, tapi, tetap saja, Nick Fury (Samuel L Jackson) meminta Peter harus tetap ikut misi memerangi The Elementals! Haduh, repot banget, ya?

Baca juga : SpiderMan : Far From Home, Inilah Yang Harus Kamu Ketahui!

Kisah Peter Parker ini sangatlah ringan. Tak seperti film-film superhero lainnya yang harus fully packed of action, film ini dikemas untuk menyuguhkan “sisi manusia” sang superhero. Film ini pas banget buat kalian yang merindukan film keluarga ataupun film ringan yang mengisahkan kisah cinta, pertemanan, orang tua, belajar tanggung jawab (coba deh hitung berapa banyak kesalahan yang dia buat, baik dari sisi superhero sampai di sisi kehidupan biasanya!).

Review Spider-Man Far From
Mysterio dan Spider-Man. Sumber : Sony/Marvel

Review Spider-Man : Far From Home menuai respon yang bagus, bahkan Rotten Tomatoes pun tak segan memberi 92%.

Baca juga : Inilah Tanggal Rilis Film-Film Marvel Fase 4 selama Tiga Tahun Ke depan!

Review Spider-Man Far From Home : Tom Holland Hidupkan Peter Parker dalam Komik

Tom Holland sukses menghidupkan Peter Parker yang selama ini saya kenal dari komik : ceroboh, cerewet, anak SMA yang awkward, culun namun jenius. Dalam film ini, Peter harus mengimbangi tanggung jawabnya sebagai manusia biasa; dari membantu bibi May (Marisa Tomei), bekerja sama dengan the guy in the chair-nya, Ned (Jacob Batalon); menghadapi Flash (Tony Revolori), sang bully yang sibuk main Instagram live, sampai merebut hati MJ yang harus dihalang-halangi Brad Davis (Remy Hii). Di sisi lain, ia harus mengimbangi tanggung jawabnya sebagai superhero.

Baca juga : Review Film Captain Marvel : Seorang Woman yang Tanpa Wonder

Review Spider-Man Far From
Tuh kan, naksir beneran? Sumber : Marvel/Sony

MJ, yang selalu kita kenal sebagai love interest Peter Parker (yang kini bukan Mary Jane, melainkan Michelle Jones) dan selalu digambarkan sebagai damsel in distress. Dalam film ini, Zendaya benar-benar menyuguhkan MJ dalam komik yang tajam, snarky, dan cerdas. Bahkan di saat-saat yang sulit, ia pun juga sibuk ikut dalam perang, loh. Chemistry yang dibuat oleh Zendaya dan Tom benar-benar bagus sampai lihat dua anak sekolah ini lagi dimabuk cinta monyet, bukan pasangan kekasih dewasa (seperti halnya The Amazing Spider-Man yang sukses membuat chemistry pasangan SMA jadi terasa banget).

Review Spider-Man Far From

Film ini juga memiliki plot yang benar-benar mengejutkan dan CGI-nya benar-benar life-like sekali. Film sekuel ini worth wait banget, berani, humoris, dan pembuka fase empat yang sempurna. Selamat menonton!

Spider-Man Far From Home Superhero yang Ingin Hidup Normal

0

Setelah membut heboh para penggemar Marvel karena trailernya berisi spoiler akhir dari film Avengers: Endgame, pada 3 Juli 2019 Spider-Man: Far From Home akhirnya rilis secara resmi. Mengambil latar waktu setelah Endgame, Marvel Cinematic Universe fase ketiga ini menyajikan film remaja yang ringan, penuh kisah cinta dan aksi khas film Marvel lainnya.

Kamu yang ingin menontonnya, simak dulu yuk review film Spider-Man: Far From Home berikut ini. Tapi, bacanya hati-hati ya sebab artikel ini mengandung spoiler.

Baca juga: Risiko yang Bisa Timbul dari Pernikahan Sedarah atau Inses

Sinopsis: Saat Spidey Remaja Menginginkan Kehidupan Normal

Setelah Endgame berakhir dan semua orang yang sempat dimusnahkan oleh Thanos kembali ke bumi, masing-masing superhero kembali menjalani kehidupan normalnya. Tak terkecuali Peter Parker (Tom Holland). Ia kembali ke sekolah dan bertemu kembali dengan teman-temannya, yakni Ned Leeds (Jacob Batalon), Flash Thompson (Tony Revolori) dan tentu gadis yang disukainya, MJ (Zendaya).

Di liburan musim panas, Parker memutuskan untuk istirahat sejenak dari tugasnya sebagai pahlawan super dan ikut berlibur dengan rombongan teman-teman sekolahnya ke Eropa. Sayangnya, tugas sebagai pahlawan super nggak mengenal hari libur.

Ada sosok alien bernama Elemntal tiba-tiba muncul di berbagai negara dengan tujuan untuk menghancurkan bumi. Dibantu oleh Quentin Beck atau yang dikenal dengan nama Mysterio (Jake Gyllenhaal), Parker bisa melawan alien tersebut. Namun ternyata, masalah belum selesai. Mysterio mengkhianati Parker yang membuatnya kehilangan benda pemberian Tony Stark.

Pembuka yang Manis dengan Banyak Cameo Tak Terduga

Berbicara soal film-film Marvel, bayangan kita pasti nggak lepas dari berbagai sosok superhero yang terlibat di dalam kisahnya. Kalau kamu rindu dengan sosok superhero lain selain Spider-Man, tenang saja, kamu juga akan melihat mereka di lima menit pertama saat film mulai. Bahkan kemunculan para superhero tersebut diiringi dengan lagu I Will Always Love You yang dibawakan oleh Whitney Houston. Penasaran nggak sih adegannya seperti apa jika lagunya sendu seperti itu?

Baca juga: Ribuan Turis ‘Berburu’ Embun Upas di Gunung Bromo

Kisah Cinta Khas Anak Remaja SMA

Meski Peter Parker merupakan sosok superhero yang tangguh, bagaimana pun juga ia tetap masih remaja SMA yang labil dan banyak konflik yang khas remaja SMA kebanyakan. Selain menghadapi masalah dan melawan alien, Peter Parker juga harus menghadapi perasaannya sendiri. Ia menyimpan rasa suka kepada teman sekelasnya, MJ, yang bahkan ia sendiri tak bisa menebak bagaimana perasaan MJ kepadanya. Kisah cinta khas anak remaja SMA semakin terasa kala Parker harus menjadi third wheel bagi temannya yang sedang kasmaran.

Emosi inilah yang membuat Parker bimbang dan emosinya meledak-ledak. Sebab, di satu sisi ia ingin merasakan kehidupan normal layaknya remaja seusianya. Tapi di sisi lain, ia bertanggung jawab terhadap keselamatan manusia dari ancaman bahaya.

After credit yang tak boleh terlewat

Bukan Marvel namanya kalau tidak memberikan kejutan di akhir film. Sama seperti film sebelumnya, Marvel sudah menyiapkan kejutan dua after credit di akhir film Spider-Man: Far From Home. After credit yang pertama menunjukan bagaimana kelanjutan film Spider-Man dan after credit kedua menghantarkan kita ke fase MCU selanjutnya. Semakin membuat penasaran bukan?

Baca juga: KLB Hepatitis A di Pacitan, Cincau dan Air Diduga Jadi Sumber Penularan

Risiko yang Bisa Timbul dari Pernikahan Sedarah atau Inses

0

Inses atau pernikahan sedarah merupakan perkawinan yang dilakukan oleh dua orang yang masih terikat erat secara genetik atau memiliki ikatan keluarga. Praktik inses sebenarnya pernah dilakukan oleh para bangsawan zaman dulu untuk mempertahankan takhta sekaligus melindungi aset kerajaan.

National Geographic mencatat, praktik inses ini antara lain pernah dilakukan oleh para bangsawan di peradaban Mesir Kuno dan Inca Peru.

Namun kini, perkawinan antara dua saudara kandung atau antara orang tua dan anak adalah hal yang dianggap tabu di hampir semua negara dan kebudayaan di dunia. Bahkan sebagian orang menganggap sebagai sesuatu yang menjijikkan. Psikolog Jonathan Haidt, menemukan bahwa hampir setiap orang di dunia saat ini menolak keras prospek hubungan seksual antara kakak dan adik. Bahkan dalam situasi yang memungkinkan tidak terjadi kehamilan.

Baca juga: Ribuan Turis ‘Berburu’ Embun Upas di Gunung Bromo

Pertanyaannya mengapa manusia menghindari perkawinan sedarah? Adakah dampak tertentu yang bisa ditimbulkan dari pernikahan sedarah?
Perkawinan sedarah dianggap bisa menimbulkan masalah besar. Terutama adanya kemungkinan yang sangat tinggi bahwa anak dari hasil hubungan inses akan dilahirkan dalam kondisi cacat lahir yang serius.
Menurut psikolog evolusi dari University of Hawaii, Debra Lieberman, perkawinan sedarah dinilai bisa meningkatkan kemungkinan seseorang mendapatkan dua gen “jahat”.

Pernikahan antara “kerabat yang dekat secara genetik menimbulkan risiko memiliki keturunan yang memiliki peluang lebih kecil untuk bertahan hidup.”

Baca juga: Petualang di Ranah Minang, Siapa Takut!

Untuk memahaminya, perlu diketahui lebih dulu bahwa setiap orang memiliki dua set 23 kromosom dengan total 46. Satu set 23 kromosom berasal dari ayah, sementara yang lainnya berasal dari ibu.

“Katakanlah Anda mendapatkan gen buruk, yang oleh para ilmuwan disebut merusak, dari ibumu. Tapi salinan ayahmu dari gen yang sama berfungsi secara normal,” kata Lieberman. “Versi yang baik bertindak seperti cadangan, secara efektif mencegah penyakit yang mungkin disebabkan oleh gen jahat.”

Tapi, pernikahan sedarah atau inses bakal meningkatkan secara drastis kemungkinan seseorang akan mendapatkan dua salinan gen yang rusak. “Inses memungkinkan seseorang akan memiliki salinan gen jahat. Jadi ada kemungkinan orang itu tidak akan mendapatkan salinan normal untuk mencegah penyakit yang mungkin disebabkan oleh gen jahat,” ujar Lieberman.

Sebuah studi yang meneliti anak-anak hasil hubungan inses di Cekoslowakia menunjukkan bahwa hanya kurang dari setengah anak-anak hasil inses itu yang benar-benar sehat. Sebanyak 42 persen dari mereka dilahirkan dengan cacat lahir yang parah atau menderita kematian dini, dan 11 persen lainnya mengalami gangguan mental.

Baca juga: Postpartum Depression: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi

Pada dasarnya, anak-anak yang dihasilkan dari pernikahan sedarah atau inses memiliki risiko kelainan resesif autosom, kelainan fisik bawaan. Bahkan penurunan fungsi intelektual yang parah. Timbulnya kelainan fisik dan mental ini akan semakin meningkat dari keturunan selanjutnya jika anak-anak yang merupakan hasil inses juga melakukan perkawinan sedarah.

Kuliah Sambil Kerja? Inilah 10 Pekerjaan Fleksibel Untuk Mahasiswa

Mau fokus kuliah atau kuliah sambil kerja?

Yap, itulah dilema yang muncul dibenak mahasiswa terutama mahasiswa baru. Sebenarnya kuliah sambil kerja bukan sesuatu yang sulit lho selama punya manajemen waktu yang baik dan memilih pekerjaan yang tepat.

Kuliah sambil kerja juga bukan sesuatu aib yang harus ditutupi kok. Selain mendapatkan uang/gaji, manfaat kuliah sambil kerja diantaranya menambah pengalaman, menciptakan personal branding, memperluas relasi, dan memperbagus CV.

Memang sih ada banyak info lowongan pekerjaan yang terbuka, tapi tidak semuanya cocok dijalankan saat kuliah. Oleh karena itu, sahabat pagi perlu selektif dalam memilih pekerjaan berdasar pertimbangan hobi, passion, skill dan waktu.

Nah, berikut adalah 10 pekerjaan yang bisa dipilih jika kamu memutuskan kuliah sambil kerja.

10 Pekerjaan Untuk Kuliah Sambil Kerja

#1. Desainer Grafis

sumber: karirpad.com

Mahasiswa zaman now rasanya cukup familiar desain grafis. Apalagi banyak aplikasi desain grafis gratis yang bisa digunakan. Skill desain grafis ini dapat dijadikan modal untuk mendapatkan uang dengan catatan terhindar dari “harga teman” atau “desain gratis”. Posting karya desain grafis terbaikmu di media sosial untuk memberikan branding jika kamu adalah seorang desainer grafis. Tak lupa juga bergabung ke situs freelancer agar rutin mendapatkan job.

#2. Copywriter

Jika tidak punya skill desain, maka copwriter bisa kamu pertimbangkan. Ya, dengan modal membuat tulisan saja sudah dapat bayaran. Tinggal bagaimana caranya bisa mendapatkan tawaran job menulis yang kontinu. Untuk memulai menjadi copywriter pastikan sudah mempunyai portofilio karya agar menyakinkan klien.

#3. Jurnalis Kampus

Meskipun masih berstatus mahasiswa bukan berarti tidak bisa menjadi jurnalis. Mahasiswa bisa lho menjadi jurnalis kampus. Beberapa kampus membutuhkan mahasiswanya untuk menjadi jurnalis guna mengisi konten website kampus. Cara kerjanya pun juga tidak terlalu ribet. Cukup hadir di event kampus yang diminta, ambil foto kegiatan, tulis berita dan posting.

#4. Social Media Specialist

Mengelola media sosial sebuah perusahaan ternyata bisa dijadikan sebuah pekerjaan. Tugas yang dilakukan admin media sosial meliputi pembuatan konten, upload konten, melaporkan perkembangan media sosial dan sebagainya. Dalam mengelola media sosial sebuah perusahaan harus menyesuaikan dengan visi, misi, value atau corporate culture perusahaan tersebut.

Baca juga: Tips Anti Galau Menerima Pengumuman SBMPTN 2019

#5. Jasa Penerjemah

Jika kamu seorang mahasiswa dari jurusan bahasa asing seperti bahasa Inggris, Jerman, Belanda, Jepang atau sebagainya maka gunakan itu sebagai modal membuka jasa penerjemah. Jasa penerjemah ini banyak dibutuhkan terutama untuk menerjemahkan referensi bahasa asing atau men-translate ke bahasa asing. Jasa penerjemah termasuk fleksibel sehingga kuliah sambil kerja tak masalah.

#6. Freelancer Fotografi & Videografi

Punya kamera DSLR atau mirorless? Jangan dianggurin. Skill fotografi dan videografi ini banyak dibutuhkan lho saat ini. Misalnya untuk foto produk, foto wisuda, video company profile, dan sebagainya. Dibandingkan pekerjaan lain, freelancer fotografi dan videografi ini memang butuh modal yang tak sedikit untuk membeli alat-alat. Namun, bayaran yang ditawarkan juga tidak sembarangan.

#7. Kuliah Sambil Kerja Buka Jasa Website

Era digital meniscayakan adanya pemasaran digital. Untuk itu dalam memasarkan suatu produk atau jasa membutuhkan sebuah website. Nah, membuka jasa pembuatan website adalah langkah yang tepat terutama jika kamu kuliah dibidang Teknik Informatika. Pasalnya, banyak perusahaan ingin memiliki website baik untuk website resmi atau promosi.

#8. Menjadi Blogger

Meski tidak instan, blogger bisa menghasilkan uang. Agar punya blog yang berkualitas dan ramai pembaca tentu harus update postingan blog secara berkala. Konsistensi adalah kunci. Untuk itu, sebaiknya fokus konten dan jangan memikirkan uang dulu. Jika pembaca blog sudah banyak, para agency dan advertiser akan datang dengan sendirinya. Perlu diketahui ragam cara monetize blog sesungguhnya cukup beragam mulai dari iklan, artikel review, ikut lomba blog dan sebagainya.

Baca juga: Bottle Cap Challenge Lagi Hits Nih!

#9. Vlogger (Youtubers)

Buat kamu yang percaya diri depan layar tak ada salahnya mencoba menekuni dunia vlogger atau acap kali disebut Youtubers. Apalagi kamera smartphone sekarang sudah mumpuni untuk membuat video. Oleh sebab itu, tidak ada alasan untuk tidak bekarya.

#10. Merintis Jadi Influencer

Mempunyai followers banyak belum tentu menjadi influencer, sedangkan influencer pasti punya followers yang banyak. Perlu diketahui jika Influencer terkadang tidak mendapatkan uang saja tapi juga bisa dalam benefit lain seperti free product, voucher, dan invitation. Selain memikirkan jumlah followers, feed Instagram juga perlu diperhatikan jika memutuskan menjadi influencer. Jadilah influencer yang beretika sehingga klien tak kapok untuk menjalin kerja sama lagi.

View this post on Instagram

Pilihan hidup sebagai seorang Travel Photographer menjadikan saya selalu berusaha untuk mempelajari kearifan lokal, akulturasi budaya sekitar dari berbagai sudut pandang yang berbeda. Begitu juga ketika menikmati keindahan pemandangan alam maupun hasil cipta karya manusia selalu saya abadikan dalam bingkai potret kamera. Semuanya saya coba sederhanakan dalam karya fotografi perjalanan yang bisa saya kenang nantinya. Kecintaan saya terhadap pekerjaan dan aktivitas ini adalah bisa merasakan suatu hal yang sangat personal bagi diri saya sendiri. Apalagi traveling terutama hiking membuat saya bisa merasakan bagaimana belajar dengan berkoneksi dengan diri sendiri, orang sekitar dan alam semesta. Disini saya belajar untuk peduli terhadap setiap apa yang ada didepan saya, mencoba belajar mensyukuri segala nikmat Tuhan hingga detik ini, hingga belajar bagaimana rasanya berjuang untuk cita-cita dimasa yang akan datang. Ketika berinteraksi dengan penduduk sekitar membuat saya lebih peka terhadap apa yang ada disekitar saya, seperti mengenal bahasa tradisi masyarakat lokal. Untungnya dalam setiap perjalanannya saya selalu ditemani @listerineid untuk mencegah bau mulut yang mengganggu rasa percaya diri. @listerineid dilengkapi dengan kandungan zink, flouride, dan empat essentials oil, terbukti dapat  membantu mengurangi plak, menjaga kesehatan gusi, mencegah gigi berlubang, dan membuat napas lebih segar. Dengan antiseptic mouthwash di pagi hari, yang bisa mengubah hidup saya karena : – Membuat Napas Lebih Segar – Semakin Percaya Diri di Depan Klien – Menjaga Mood Tetap Oke Saya selalu melakukan kebiasaan berkumur setiap pagi dengan mouthwash terbaik, untuk menjaga kesehatan gigi, mulut, dan membantumu lebih siap menghadapi hari! Bahkan ukurannya juga travelable banget, tersedia berbagai ukuran, varian rasa dan yang terpenting adalah anti tumpah. Sangat mendukung aktivitas saya yang memiliki passion berpetualang bebas berkeliling Indonesia bahkan kemarin aku bawa mudik lebaran Road Trip Bromo, Lumajang, Lombok hingga Bali. Because dreams do come true, I believe, I can start chasing my dreams with @listerineid and @farmersmarket99id #HidupBersihHakiki

A post shared by Fahmi Adimara (@fahmiadimara) on

Baca juga: Pendidikan atau Pengalaman Kerja?

Era digital memang banyak membuka lapangan pekerjaan baru yang menggiurkan. Menyoal jadwal kerjanya pun fleksibel tak seperti pekerja kantoran sehingga dapat dilakukan mahasiswa. Untuk itu, untuk kamu mahasiswa yang ingin memutuskan kuliah sambil kerja, bijak-bijaklah memilih pekerjaan. Anggaplah belajar manajemen waktu.

Percayalah, pengalaman kerja sambil kuliah akan menjadi nilai tambah ketika sahabat pagi sudah lulus nanti.